Moisturizer: Fungsi, Manfaat, dan Jenisnya - Pinhome

Pinhome

Moisturizer: Fungsi, Manfaat, dan Jenisnya

Dipublikasikan oleh Rhaniyah Ulfa ∙ 1 November 2021 ∙ 6 menit membaca

Untuk topik yang satu ini, pasti kamu udah nggak asing ya. Karena pasti sudah tahu bahwa moisturizer atau pelembap adalah sebuah produk yang bermanfaat untuk mencegah kulit menjadi kering dan mengembalikan protein keratin pada kulit.

Moisturizer merupakan salah satu produk yang nggak boleh kelewat untuk dipakai. Jika kamu masih pemula dalam dunia skincare, maka kamu harus tahu tentang apa itu basic skincare.

Basic skincare berfokus pada kuncian utama rangkaian produk perawatan wajah yaitu cleanser – toner – moisturizer – sunscreen.

Nah, moisturizer ini tidak boleh dilewatkan karena memiliki segudang manfaat untuk kulit. Kamu tidak perlu khawatir karena kita akan membahasnya di bawah.

Baca juga: 6 Jenis Produk Emina yang Cocok Untuk Remaja!

Manfaat Moisturizer

moisturizer

Pada dasarnya kulit memiliki kemampuan sendiri untuk bisa menjaga setiap bagiannya agar tetap ternutrisi dan lembap. Namun beberapa hal dapat mengakibatkan kemampuan-kemampuan ini tidak bekerja secara efektif. Untuk itulah moisturizer dan skincare lain dibutuhkan.

Berikut ini berbagai fungsi dan manfaat moisturizer:

Baca juga: 20 Rekomendasi Pelembab Wajah Terbaik

Meminimalisir Masalah Kulit

Terkadang, tanpa kita sadari, penyebab utama permasalahan kulit kita itu dikarenakan kulit sudah terlalu kering. Sehingga, kulit bereaksi dengan cara mengeluarkan signal berupa bagian-bagian menjadi patchy dan mengelupas, bahkan berjerawat.

Tanda lain selain itu juga dapat dilihat dengan cara memperhatikan seberapa tingkat produksi sebum yang diproduksi kulitmu. Jika sebum melebihi kondisi normal, maka kamu perlu curiga.

Inilah manfaat yang dimiliki oleh moisturizer. Dengan pemakaian moisturizer secara rutin, dapat menghindarkan kulit dari kondisi-kondisi seperti di atas.

Baca juga: 15 Rekomendasi Pelembab Wajah Untuk Kulit Sensitif

Merangsang Proses Penyembuhan Kulit

Salah satu jurnal dengan judul “Clinical Impact Upon Wound Healing and Inflammation in Moist, Wet, and Dry Environments”.

Diterbitkan oleh National Center for Biotechnology Information (NCBI) pada September 2013 menyebutkan bahwa dengan menjaga permukaan kulit tetap lembab, membuat luka menjadi lebih cepat pulih dan meminimalisir adanya scar atau bekas luka berupa bopeng pada kulit.

Kondisi yang tetap terhidrasi dapat mempercepat proses penyembuhan kulit dengan cara meningkatkan sintesis kolagen dan angiogenesis.

Baca juga: 19 Rekomendasi Pelembab Wajah Untuk Kulit Berminyak

Membantu Menjaga Stabilitas Fungsional Epidermis

Moisturizer membantu epidermis menjalankan fungsinya secara maksimal sebagai lapisan terluar dari kulit, yaitu untuk menjaga lapisan kulit di dalamnya.

Ketika kulit terhidrasi dengan baik, kebutuhan kulit akan hidrasi tetap terpenuhi sehingga proses-proses biologis dan fisiologis dapat berlangsung secara normal.

Baca juga: 15 Rekomendasi Pelembab Wajah Untuk Kulit Berjerawat

Menutrisi Kulit

Dalam sebuah moisturizer, biasanya terdapat beberapa kandungan yang tidak hanya dapat melembapkan, tetapi juga menutrisi kulit. Nutrisi dalam hal ini adalah vitamin atau kandungan yang bermanfaat bagi kulit.

Seperti misalnya vitamin B3 atau Niacinamide yang biasanya disebut-sebut sebagai active ingredients yang dapat mencerahkan kulit. 

Pada nyatanya, Niacinamide tidak hanya bermanfaat untuk mencerahkan tetapi juga sebagai antioksidan. Ia juga bermanfaat memperkuat lapisan epidermis kulit dengan cara merangsang pembentukan Keratin.

Niacinamide sejauh ini juga dianggap mampu mencegah adanya hiperpigmentasi pada kulit.

Baca juga: Rekomendasi Body Lotion untuk Memutihkan Kulit Terampuh

Menyamarkan Pori-Pori atau Tekstur

Beberapa moisturizer memang dilengkapi dengan kandungan tertentu yang secara estetis mengurangi penampakan tekstur kulit. Sehingga kulit terlihat lebih rata, halus, dan sehat.

Selain itu, ketika kulit terhidrasi dengan cukup baik, maka otot-otot kulit ikut mengencang, sehingga pori-pori terlihat lebih samara tau biasanya seperti mengecil.

Jadi jika kamu ingin menyamarkan pori-porimu, selain rutin eksfoliasi, cukupilah kebutuhan kulitmu akan hidrasi.

Baca juga: Cara Menghilangkan Kulit Bertekstur dengan Skincare

Apa Aja Sih Moisturizer Itu?

moisturizer

Pada dasarnya, moisturizer dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan komponen penyusun dan fungsinya. Ketiga jenis itu adalah :

Emollients

Emolien umumnya tersusun dari lipid, yang mengisi celah antar sel kulit dan juga mengunci air dalam kulit. Sehingga kulit menjadi lebih lembap dan lembut.

Humectan

Humektan berfungsi untuk membantu stratum corneum menyerap air dengan cara menyerapnya dari dermis dan lingkungan sekitar yang lembap, ke epidermis. Sehingga kulit tetap lembap secara keseluruhan.

Occlusive

Yang terakhir adalah Occlusive, umumnya berbahan dasar oil atau minyak. Ia memiliki peran penting untuk tetap menjaga kelembapan kulit dengan cara membentuk lapisan hidrofobik di luar lapisan kulit.

Baca juga: 8 Rekomendasi Toner Untuk Remaja

Apa Saja Produk-Produk yang Bisa Tergolong Moisturizer

Beberapa produk terkadang tidak mencantumkan keterangan “moisturizer” pada nama atau kemasannya. Apalagi pada era sekarang ini, produk-produk perawatan kulit semakin beragam dan inovatif.

Sehingga, sering kali sebuah produk dinamakan lain, padahal pada intinya itu adalah sebuah moisturizer. Berikut ini beberapa jenis produk yang dapat tergolong dalam moisturizer:

Hydrating Lotion/Cream/Gel

Moisturizer yang umumdijumpai adalah hydrating lotion, gel, atau cream. Pada dasarnya mereka merupakan produk-produk yang tergolong ke dalam jenis moisturizer.

Namun, untuk menarik konsumen, biasanya mereka menggunakan selipan nama yang lebih menarik, yang membedakan biasanya hanyalah tekstur atau kandungan.

Baca juga: Rekomendasi Pelembab yang Tepat Untukmu

Day/Night Cream/Sleeping Mask

Ini juga tak kalah umum. Meskipun biasanya day cream sudah mengandung spf dan juga dapat tergolong menjadi sunscreen, pada dasarnya beberapa dari mereka memiliki fungsi sebagai pelembab yang dapat kamu gunakan pada step terakhir skincare routines milikmu.

Kandungan spf di dalamnya biasanya diformulasikan agar konsumen mendapatkan produk yang lebih praktis dan efisien tanpa harus melakukan banyak layering skincare.

Begitu juga dengan night cream yang biasanya juga bisa termasuk sleeping mask. Pada dasarnya memiliki kegunaan dan cara pakai yang sama.

Bedanya hanya pada sleeping mask, beberapa produk dari brand-brand tertentu mengharuskan konsumen untuk membilasnya di pagi hari ketika bangun tidur.

Baca juga:15 Rekomendasi Night Cream Untuk Kulit Berminyak

Sunscreen

Beberapa sunscreen dari brand-brand tertentu biasanya sudah dilengkapi dengan kandungan pelembap seperti Hyaluronic Acid, Panthenol, Allantoin, yang merupakan kandungan pelembap yang biasa terdapat pada produk-produk perawatan kulit.

Jika kamu sudah merasa kulitmu cukup lembap dengan menggunakan sunscreen, kamu dapat langsung menggunakannya tanpa menggunakan pelembap terlebih dahulu.

Demikianlah ulasan kami tentang jenis dan manfaat moisturizer. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Rekomendasi Product Sunscreen Terbaik dengan Harga Terjangkau


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel