istilah properti
Vermiculite
Daftar Isi
Vermiculite adalah media tanam alternatif yang tingkat kelembabannya tinggi dan memiliki aerasi (pertukaran udara dalam tanah) yang baik.
Apa Itu Vermiculite?

Vermiculite adalah salah satu media tanam alternatif yang memiliki sifat lembap dan aerasi yang baik, sehingga sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman. Media ini berasal dari kelompok mineral laminar seperti aluminium, besi, magnesium, dan silikat yang terhidrasi, dan secara visual menyerupai mika.
Vermikulit sangat ringan, tidak berbau, serta tidak beracun. Jadi, media ini mudah dicampurkan dengan media tanam lain tanpa risiko pembusukan atau pertumbuhan jamur.
Dalam proses produksinya, vermiculite dipanaskan pada suhu tinggi, yang membuatnya mengembang menjadi pelet dengan lapisan tipis. Media ini juga memiliki pH netral, yaitu sekitar 7.0, meskipun dapat bervariasi tergantung dari sumber materialnya.
Selain membantu dalam suplai nutrisi, vermiculite juga sangat efektif untuk menjaga kelembapan dan mendukung perkembangan akar serta stek tanaman.
Baca juga: Tanaman Penutup Tanah
Cara Menggunakan Vermiculite

Untuk menggunakannya sebagai media penanaman, vermiculite dapat dicampurkan dengan media tanam lain seperti tanah atau media jenis lain. Kita juga bisa menggunakannya sebagai media tanam tanpa perlu melakukan pencampuran dengan jenis media tanam lain.
Penyemaian dari biji
Vermiculite sangat baik untuk dijadikan media tanam biji. Untuk menggunakannya sebagai media tanam biji, kita tidak perlu melakukan pencampuran dengan jenis media tanam lain.
Media ini dapat membantu menambatkan sistem akar lunak pada biji yang disemai. Selain itu media ini membantu tanaman muda untuk menyerap nutrisi-nutrisi penting, seperti kalsium, potasium, amonium, hingga magnesium.
Ketika proses penyemaian sampai pada fase tumbuhnya sprout dan daun pertama, kamu bisa menambahkan pupuk jenis ringan untuk mempercepat pertumbuhannya.
Penggunaannya pada pot, wadah, kontainer
Ketika memakainya dalam wadah, kita bisa melakukan pencampuran media tanam ini dengan tanah. Dilansir dari kellogggarden.com, rasio perbandingan pencampuran yang dapat kamu pakai yakni 1/3 hingga 1/2.
Ada beberapa benefit yang akan didapatkan ketika kamu menerapkan rasio tersebut, antara lain:
- Memberikan drainase yang baik.
- Membantu penyebaran akar tanaman.
- Kelembaban media tanam baik untuk tanaman.
Diterapkan di tanah kebun
Vermiculite juga bisa kita terapkan pada tanah yang ada di kebun. Nantinya, material ini akan kita campurkan dengan tanah yang akan menjadi area penanaman.
Rasio pencampuran media tanam ini dengan tanah yang dapat kamu pakai 1/3 hingga 1/2. Misalkan, kamu ingin menggunakan rasio 1/3, maka kamu perlu menggunakan 1/3 vermiculite dan 2/3 tanah.
Dengan melakukan pencampuran ini pada tanah kebun, kita dapat membuat tanah menjadi media tanam yang lebih lebih berkualitas. Salah satu benefit dari pencampuran ini dapat membuat kandungan pH (tingkat asam basa) menjadi netral.
Media stek
Vermiculite juga dapat digunakan sebagai media tanam batang stek. Kita dapat menggunakannya untuk memancing keluarnya akar dari batang yang ingin kita budidayakan.
Caranya cukup mudah, kita hanya perlu menyiram media tanam ini dengan air kemudian menanamkan batang ke media tanam ini.
Baca juga: Biofilik
Kelebihan dan Kekurangan

Penjelasan di atas mungkin akan membuat kamu mulai mempertimbangkan vermiculite sebagai media tanam independen ataupun campuran. Untuk memperkuat keputusan yang akan kamu ambil, rasanya sangat perlu untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari material yang satu ini.
Poin-poin kelebihan dan kekurangan yang akan dipaparkan merupaka lansiran dari herbsathome.com.
Kelebihan
- Tingkat pH dari material ini mendekati netral.
- Media ini memiliki retensi air yang tinggi (dapat menahan air dan menyimpannya dengan baik).
- Kelembaban media tanam ini terbilang baik karena butuh waktu yang cukup lama untuk membuat partikel vermiculite mengering.
- Vermiculite mengandung nutrisi-nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tanaman.
- Kita bisa menggunakannya secara independen (tanpa campuran) atau dipakai sebagai campuran dengan media tanam lain.
- Material ini steril, sehingga baik untuk upaya penyemaian benih, bibit, atau stek.
- Untuk penyemaian dari benih, tanaman yang tumbuh tidak akan mengalami kerusakan akar ketika harus memindahkannya ke area penanaman berikutnya.
- Dapat digunakan secara terus menerus karena sifatnya tidak dapat terurai.
Kekurangan
- Karakternya yang baik dalam menjaga kelembaban menyebabkan beberapa tanaman yang tidak begitu baik tumbuh di media ini. Terutama untuk tanaman yang tidak nyaman untuk tumbuh di area atau media lembab.
- Material ini dapat mendorong reaksi senyawa karbonat. Senyawa tersebut bisa mendorong reaksi basa sehingga pH dari media tanam ini akan meningkat, terutama di area akar.
- Meskipun bisa didapatkan dengan mudah, media tanam ini berasal dari sumber daya yang tidak dapat diperbarui.
Baca juga: Apotek Hidup




