Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif 7 Penyebab Air Radiator Cepat Habis dan Cara Mengetahuinya
penyebab air radiator cepat habis
Otomotif

7 Penyebab Air Radiator Cepat Habis dan Cara Mengetahuinya

  • 25 Nov, 2022 oleh Ambar Eka
  • 5 menit membaca

Penyebab air radiator cepat habis sering menjadi misteri bagi pengemudi kendaraan. Padahal air radiator atau air aki berperan penting pada proses pendinginan mesin. Air radiator yang tidak dapat berfungsi baik dapat menjadikan mesin kendaraan overhead.

Mesin yang mengalami overhead dapat berakibat fatal dan menjadikan mesin rusak. Sebelum mengetahui penyebab air radiator cepat habis. Sebaiknya kamu harus mengetahui terlebih dahulu tentang bagaimana cara mengetahui air radiator berkurang atau habis.

Yuk cek apa saja cara yang dapat kamu ketahui untuk mengetahui air radiator sudah berkurang !

Baca juga: Perbedaan Aki Kering dan Basah, Lebih Bagus Mana?

Cara Mengetahui Air Radiator Berkurang

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar mengetahui air radiator kendaraan sudah berkurang. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut.

Lakukan Pengecekan Indikator

Kamu dapat melakukan pengecekan sederhana seperti mengecek indikator pada mobil. Saat jarum masih berada pada posisi ditengah ini menandakan air radiator aman.

Namun saat jarum menunjuk kepada warna merah kamu harus mulai waspada. Itu tandanya air radiator sudah berkurang. Ini dikarenakan berkurangnya kemampuan pendingin menstabilkan suhu dari mesin.

Cek Ketinggian Air di Tabung Cadangan

penyebab air radiator cepat habis
(pixabay)

Cara ini berupa cara manual dimana kamu memang harus mengecek langsung ke tabung cadangan. Caranya mudah dan tidak perlu pergi ke bengkel Pins.

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menarik tuas pengunci di tempat kemudi untuk membuka kap mesin. Selanjutnya cari tabung cadangan dan melihat ketinggian airnya. 

Saat air radiator berada di ketinggian maksimum berarti volume air radiator masih aman. Kamu harus memastikan air radiator tidak berada pada ketinggian di bawah garis batas maksimum tabung cadangan. 

Namun jangan panik saat kamu mendapati pengurangan terjadi. Kamu cukup menambahkan airnya sampai batas maksimum atau dilebihkan sedikit saja.

Penambahan air hanya dilakukan di tabung cadangan Pins dan lakukanlah sebelum kendaraan dinyalakan misalnya pada pagi hari.

Ada kalanya kamu berada pada hari-hari yang penuh dengan kesibukan dan lupa untuk sekedar melakukan cek air radiator. Saat hal ini terjadi kamu dapat memanfaatkan alarm peringatan dari kendaraan. 

Yuk Perhatikan alarm peringatan yang diberikan oleh kendaraan saat air radiator sudah mulai kering!.

Baca juga: 5 Daftar Mobil Toyota Kecil

Petunjuk Alami dari Kendaraan saat Air Radiator Hampir Habis

Kendaraan yang dirancang dan dijalankan oleh mesin juga memiliki sistem kerja yang hampir mirip dengan manusia. Ketika ada bagian komponen yang tidak baik-baik saja maka bagian lainnya akan memberikan sinyal peringatan.

Begitulah yang terjadi pada mobil, saat ada yang tidak beres biasanya mobil akan memberikan sinyal-sinyal yang dapat kita tangkap. Adapun sinyal alarm yang diberikan adalah sebagai berikut.

AC Kurang Dingin

penyebab air radiator cepat habis
(pixabay)

Kamu dapat memperhatikan ac yang ada dalam kendaraan kamu. Biasanya saat air radiator sudah mulai mencapai batas minimal atau kehabisan. Maka ac mobil pada umumnya akan kurang dingin bahkan sampai benar-benar tidak dingin lagi.

Penyebab utamanya dikarenakan mesin akan otomatis mematikan putaran kompresor AC yang berarti ac juga mati. Hal ini dilakukan mesin agar dapat mengurangi beban pada mesin utama.

Mesin Turun Performa dan Terdengar Kasar

Hal selanjutnya yang dapat kamu rasakan adalah turunnya performa mesin. Kamu akan merasakan mesin seperti kurang tenaga dan bunyi terdengar kasar.

Hal ini disebabkan pembakaran yang terjadi pada mesin overhead terlalu cepat dan tidak sempurna. Sehingga mesin mengeluarkan bunyi kasar ketika hidup.

Keluarnya Uap Air di Kap Mesin

Uap air yang keluar di kap mesin menandakan air radiator sudah habis dan bisa-bisa sudah kering. Uap air muncul karena mesin yang terlalu panas atau overhead.

Penyebab Air Radiator Cepat Habis

Air radiator yang mengalami pengurangan atau sampai habis tentu memiliki penyebabnya. Ayo Pins lihat apa saja penyebab air radiator cepat habis!.

Pompa Air yang Rusak

Salah satu penyebabnya bisa saja karena pompa air yang rusak. Pompa air sendiri berfungsi dalam memompa air dan mengatur sirkulasi air yang ada dalam tangki bawah radiator menuju mesin.

Kebocoran di Kompresi Mesin

Kebiasaan kurang baik yang kamu lakukan dapat menjadi penyebab bocornya kompresi mesin. Misalnya kebiasaan membuka tutup radiator bersamaan dengan mesin yang menyala.

Hal ini mengakibatkan kompresi mesin mengeluarkan gelembung secara terus menerus. Sehingga terjadilah kebocoran dan air radiator dapat berkurang bahkan bisa sampai habis.

Tutup Radiator Rusak

penyebab air radiator cepat habis
(auto2000)

Tutup radiator yang rusak dapat menjadikan air radiator habis karena salah satu penahannya sudah tidak ada.

Selang Radiator Sudah Kurang Rapat

Penyebab air radiator cepat habis juga dapat dipengaruhi oleh selang radiator yang kurang rapat sehingga menimbulkan celah. Dari sinilah air radiator dapat keluar sampai habis.

Selang Radiator Melemah

Pada selang radiator yang sudah melemah dan tidak layak pakai biasanya tekstur menjadi lembek. Tekstur yang lembek dapat menimbulkan rembesan air radiator.

Saat hal ini terjadi air radiator dapat mengalami pengurangan. Terlebih jika lambat ketahuan maka air radiator bisa sampai habis.

Sekarang kamu sudah mengetahui penyebab air radiator cepat habis. Sebaiknya kamu melakukan pengecekan air radiator setiap satu pecan. Hal ini bertujuan saat terjadi hal yang tidak beres maka kamu tidak kebablasan sampai air radiator habis.

Terjadi Permasalahan Pada Thermostat

Thermostat yang masih berfungsi dengan baik dapat mengatur sirkulasi air pada radiator. Air akan keluar secara otomatis melalui thermostat saat suhu kendaraan mencapai 80 sampai 90 derajat Celcius. Hal ini berfungsi agar mesin tidak overheat.

Keliru Menutup Tutup Radiator

Saat kamu keliru dalam menetapkan tutup radiator hal ini dapat menjadikan air radiator ngerembes ke luar. Misalnya menutupnya yang tidak rapat padahal tutup radiator masih bagus. Hal ini tetap dapat mengakibatkan air radiator rembes keluar.

Featured Image Source: pindahlubang

Baca juga: Nama Alat-Alat Bengkel Otomotif: Fungsi dan Gambarnya


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome
Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.