Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif Kenali 6 Komponen AC Mobil dan Fungsinya Yuk
komponen ac dan fungsinya
Otomotif

Kenali 6 Komponen AC Mobil dan Fungsinya Yuk

  • 16 Mar, 2022 oleh Mustika
  • 5 menit membaca

Berkendara dengan mobil lebih nyaman dengan menyalakan AC apalagi untuk kendaraan keluarga seperti Kijang Innova, Avanza, mobil Elf dan lainnya. Apalagi kalau kamu mengemudi di jalanan perkotaan yang penuh polusi dan udara panas. Menutup jendela mobil dan menyalakan AC adalah solusi jitu, selain memiliki interior mobil yang nyaman. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana cara AC mobil bekerja? Apa saja komponen AC dan fungsinya sehingga bisa mendinginkan kabin mobil tanpa tersambung aliran listrik?

Sebetulnya komponen AC dan fungsinya pada AC mobil mirip seperti AC rumah. Hanya saja, sumber tenaga listrik yang digunakan untuk menjalankan AC mobil berasal dari tenaga mesin mobil. Untuk lebih jelasnya tentang fungsi dan masing-masing komponen AC mobil, yuk simak uraian berikut ini.

Mengenal Komponen AC dan Fungsinya

Kompresor AC

Seperti halnya pada AC rumah, kompresor menjadi jantung operasional AC mobil. Bedanya, kompresor pada AC rumah bekerja dengan aliran tenaga listrik.

Sementara itu, kompresor pada AC mobil bekerja dengan menggunakan gerakan rotari yang dihasilkan oleh pulley mesin. Dalam hal ini, kompresor memiliki poros yang tersambung dengan plat dengan beberapa nok.

Ketika nok bersentuhan dengan piston, selanjutnya piston akan bergerak maju dan menekan zat freon atau refrigeran. Saat mendapat tekanan ini, freon akan terdorong keluar dengan tekanan tinggi. Sebaliknya, ketika nok menjauh dari piston, posisi piston kemudian kembali mundur seperti semula berkat adanya pegas pengendali.

Jika nok menjauh, freon yang berada di dalam selang low pressure pun masuk kembali ke ruang piston. Proses ini berjalan berulang-ulang selama AC mobil dihidupkan.

Kinerja kompresor dalam memompa aliran freon inilah yang menjadi inti dari kinerja AC. Sebab, freon merupakan zat kimia yang dapat mendinginkan udara. Berkat kinerja kompresor, freon dapat menghasilkan udara dingin yang kemudian diembuskan ke seluruh kabin mobil.

Baca Juga:

Magnetic Clutch

(Born Ford Tough)

Saat mobil dinyalakan, mesin mobil akan bekerja sehingga pulley mesin pun berputar. Seperti disebutkan sebelumnya, kompresor bekerja berkat gerakan rotari yang dihasilkan oleh pulley mesin. Lantas, apakah artinya kompresor akan terus bekerja selama pulley mesin bekerja? Nah, di sinilah peran komponen AC mobil yang disebut magnetic clutch.

Komponen magnetic clutch dapat memutuskan hubungan antara poros kompresor dan pulley sesuai kebutuhan. Cara kerja magnetic clutch adalah dengan memanfaatkan daya tarik magnet yang dihasilkan oleh sebuah coil melalui proses induksi elektromagnetik.

Dengan adanya induksi elektromagnetik, kopling magnet terdorong untuk bergerak mendekati coil kemudian menempel pada pulley kompresor. Saat ini terjadi, poros kompresor akan berputar menjauh dari pulley.

Komponen AC dan fungsinya yang satu ini terbilang penting untuk kenyamanan berkendara. Pasalnya, kompresor yang bekerja terus menerus selama mobil berjalan akan mengeluarkan freon dari kompresor terus menerus.

Ini terjadi dengan tekanan yang makin meningkat, terutama ketika tekanan freon akan semakin besar ketika pengemudi menginjak pedal gas.

Baca Juga: Siklus Pendinginan Sistem AC Mobil

Kondensor

Seperti namanya, komponen AC mobil yang satu ini berhubungan dengan kondensasi. Pada dasarnya, kondensor berfungsi mengeluarkan panas di dalam kabin mobil sehingga tergantikan dengan udara dingin.

Kondensor memiliki prinsip kerja mirip radiator. Bila kondensor memindahkan panas, zat freon atau refrigeran melewati beberapa core yang memiliki sirip-sirip bersifat konduktor.

Sirip-sirip ini akan menyerap panas sekaligus mendinginkan aliran udara yang melawatinya. Berkat adanya komponen AC dan fungsinya inilah AC dapat mendinginkan kabin mobil.

Baca Juga: 10 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin beserta Cara Mengatasinya

Dryer

Seperti namanya, dryer memiliki fungsi untuk mengeringkan. Adapun yang dikeringkan oleh komponen dryer adalah freon dengan cara menyerap kelembapan. Fungsinya mirip seperti filter, tetapi yang diserap adalah kandungan air di udara.

Meski siklus AC mobil tertutup, bukan tidak mungkin uap air terbawa masuk. Ini bisa terjadi ketika kamu melakukan refill freon atau mengganti komponen AC mobil.

Jika dibiarkan saja, kadar air karena udara yang lembap dapat berakibat pada kinerja AC mobil. Itu sebabnya, dryer berperan untuk mengikat kelembapan udara menggunakan material pasir silika.

Expansion Valve

(Alibaba Indonesia)

Komponen AC dan fungsinya yang tak kalah penting adalah expansion valve. Komponen ini bekerja dengan mendorong freon yang tadinya berwujud cair agar berubah menjadi gas. Proses ini terjadi melalui spraying, yakni ketika cairan freon terdorong keluar dengan tekanan tinggi. Kinerja expansion valve ini menyemprotkan freon sebelum dialirkan ke evaporator.

Evaporator

Komponen evaporator bekerja dengan sistem evaporasi, yaitu mengubah cairan freon menjadi gas. Cairan refrigeran yang disemprotkan ke dalam evaporator kemudian berubah menjadi uap refrigeran atau gas freon. Di dalam evaporator terdapat sirip-sirip yang fungsinya mendinginkan udara dengan cara menyerap panas.

Alhasil, suhu udara pun turun dan tersirkulasi ke seluruh kabin mobil. Sebaliknya, udara panas yang ada di dalam mobil terdorong keluar karena tergantikan oleh udara dingin.

Meski terdengar rumit, komponen AC dan fungsinya ini bekerja bersama dalam satu sistem pendinginan. Pada prinsipnya, AC mobil bekerja dengan cara mendinginkan udara kemudian mengembuskannya ke seluruh kabin. Saat udara dingin memasuki kabin, udara panas akan terdorong keluar sehingga suhu di dalam kabin mobil pun menjadi sejuk dan nyaman.

Nah, kinerja AC ini memanfaatkan zat freon yang fungsinya adalah untuk menyerap panas dari udara sehingga memungkinkan AC menghasilkan udara dingin. Adapun wujud freon atau refrigeran bisa berubah dari zat cair menjadi gas dan sebaliknya.

Itulah beberapa komponen AC dan fungsinya yang perlu kamu tahu agar dapat memahami bagaimana sistem kerja AC mobil. Selain enam komponen utama di atas, AC mobil juga memiliki beberapa komponen lainnya yang bekerja berkesinambungan. Antara lain adalah low pressure hose, high pressure hose, pressure switch, cooling fan, dan receiver dryer.


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.