Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif 2 Jenis SIM yang Ada di Indonesia
jenis sim
Otomotif

2 Jenis SIM yang Ada di Indonesia

  • 6 Dec, 2022 oleh Ambar Eka
  • 5 menit membaca

Jenis SIM (Surat Izin Mengemudi) di Indonesia terbagi menjadi dua jenis. Dimana jenis ini memiliki bermacam jenis lagi. Kamu dapat melihat pembagian jenis ini untuk mengetahui SIM yang akan diambil yang mana.

Hal ini juga bermanfaat agar kamu tahu dan dapat melengkapi syarat pembuatan SIM dengan benar dan tepat. Yuk Pins simak artikel ini sampai habis!.

Baca juga: Persyaratan Perpanjang Sim C yang Harus Dipenuhi

Jenis SIM Perorangan

Untuk jenis SIM perorangan sudah biasa dikenal oleh masyarakat pada umumnya, karena SIM ini memang harus dimiliki perorangan. Lantas apa saja jenis SIM yang termasuk kedalam jenis SIM perorangan. 

SIM D

Kamu mungkin sedikit asing dengan SIM D karena tidak semua masyarakat Indonesia bebas untuk memilikinya. SIM jenis ini hanya bisa digunakan oleh penyandang disabilitas. 

Karena SIM D adalah sim khusus yang hanya diperuntukkan bagi penyandang disabilitas yang ada di Indonesia. Wah pemerintah sangat adil dan tidak diskriminasi ya Pins.

SIM C

Penggunaan sim satu ini tentu sudah sangat familiar dan sangat mudah ditemui pada kehidupan sehari-hari. Ya benar, karena SIM C ini adalah surat izin mengemudi yang diberikan khusus kepada pengemudi sepeda motor.

Penggunaan SIM C juga dibagi lagi menjadi tiga jenis berdasarkan muatan cc sepeda motor. Ada SIM C1 yang diperuntukkan sepeda motor dengan muatan dibawah 250cc. Selanjutnya SIM C2 digunakan untuk sepeda motor bermuatan diatas 250cc dan maksimalnya 500cc.

Terakhir adalah jenis SIM C3 yang khusus digunakan oleh pengemudi sepeda motor diatas 500cc.

SIM B2

Pengguna SIM jenis ini diperuntukkan untuk pengemudi alat berat perorangan. Alat berat yang masuk dalam kategori ini seperti alat berat dan truk gandeng. 

Ketentuan kendaraan pun sudah diatur. Seperti kendaraan penarik hanya boleh memiliki berat lebih dari 1.000 kg.

SIM B1

Kamu yang mengemudikan mobil pengangkut orang atau barang secara perorangan dengan berat lebih dari 3.500 kg harus memiliki SIM jenis ini. Seperti kendaraan bus dan mobil angkut barang lainnya.

SIM A

Pengemudi kendaraan roda empat atau mobil perorangan harus memiliki SIM A ini. Sementara untuk kendaraan yang masuk dalam kategori SIM jenis ini tidak boleh memiliki berat melebihi 3.500 kg.

Jenis SIM Umum

Kamu mungkin akan sedikit asing saat mendengar jenis sim umum ini. Pengemudi yang harus memiliki SIM ini memang mengemudikan kendaraan bermotor yang diperuntukkan untuk umum. 

Jadi pengemudi kendaraan bagi kendaraan umum yang mengangkut orang maupun barang harus memiliki sim jenis umum. Alhasil tujuan utamanya adalah komersil. Adapun beberapa jenis dari SIM umum dapat kamu lihat dibawah ini.

SIM A Umum

Memiliki kesamaan dengan syarat kendaraan pada SIM A perorangan, yaitu memiliki berat kendaraan di bawah 3.500 kg. Perbedaan hanya terletak di penggunannya, SIM ini digunakan untuk kepentingan umum atau komersial.

SIM B1 Umum

Berat kendaraan yang diatur oleh SIM B1 Umum adalah lebih dari 1.000 kg. Pengemudi yang mengangkut orang atau pun barang untuk tujuan komersial maka diwajibkan memiliki SIM ini.

SIM B2 Umum

Sebenarnya SIM B2 umum tidak memiliki perbedaan yang besar dengan SIM B2 perorangan. Perbedaan hanya terletak pada tujuan penggunaan kendaraan. Jika SIM B2 untuk perorangan nah SIM B2 umum untuk tujuan komersial.

Baca juga: 2 Cara Membuat SIM Online & Persyaratan Terbaru

Undang-undang Tentang SIM

jenis sim
(motorplus)

Kamu yang belum memiliki SIM harus mengurus syarat-syarat dan melakukan ujian untuk mendapatkan SIM. Karena SIM adalah keharusan bagi setiap pengemudi kendaraan bermotor untuk memilikinya. 

Pemerintah juga mengatur permasalahan SIM dalam undang-undang negara. Salah satu peraturan ini termuat dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2009. Pada Pasal 77 ayat 1 disebutkan ketentuan tentang SIM.

Disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM (Surat izin Mengemudi) akan dikenakan pidana. Pidana berupa kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak sebesar Rp 1 juta.

Fungsi dari SIM

Pins tidak perlu bingung dan khawatir jika SIM yang telah kamu miliki menjadi sia-sia dan tidak terpakai. SIM ini memiliki beberapa fungsi dan harus kamu jaga baik-baik. Yuk simak fungsi dari SIM berikut ini!.

Bukti Keahlian

Fungsi dari SIM yang telah kamu miliki adalah sebagai bukti keahlian kamu dalam mengemudi. Kamu sudah tidak diragukan lagi untuk mengemudikan kendaraan bermotor sesuai dengan SIM yang telah dimiliki.

Pengambilan SIM bukan dilakukan dengan sembarangan dan seenaknya saja. Kamu harus melewati serangkaian tes yang dapat menguji keahlian dalam mengemudi. Karena inilah SIM dapat menjadi bukti keahlian yang tidak dapat disangkal.

Syarat Administrasi

Langkah pemerintah dalam mendukung program masyarakat harus memiliki SIM diterapkan dalam penggunaan SIM sebagai syarat administrasi. Pemerintah memudahkan bagi pemilik SIM untuk menggunakan data identitas yang ada di SIM.

Sebagaimana penggunaan KTP untuk syarat administrasi tertentu begitupun SIM. Kamu dapat menggunakannya dan dianggap sah. Jadi Pins tidak perlu repot mengambil KTP yang ketinggalan di rumah kalau kamu membawa SIM.

Cukup gunakan SIM, alhasil kamu akan hemat tenaga dan waktu untuk mengambil KTP yang ketinggalan.

Baca juga: Mudah! Ini Syarat Perpanjang SIM Keliling dan Biayanya

Featured Image Source: deskjabar


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.