Pinhome Home Service

Beranda Artikel Elektronik Cara Instalasi Pipa Air Panas dan Dingin Kamar Mandi dengan Benar
instalasi pipa air panas dingin
Elektronik

Cara Instalasi Pipa Air Panas dan Dingin Kamar Mandi dengan Benar

  • 30 Mar, 2022 oleh Mustika
  • 5 menit membaca

Instalasi pipa air panas dan air dingin, alias water heater, memang sungguh bermanfaat, terutama ketika tinggal tempat yang dingin. Pins bisa mandi dengan air hangat kapan saja yang dimau. Selain praktis, mandi dengan air hangat pun menawarkan manfaat bagi kesehatan.

Pertama, mandi dengan air hangat bisa mengurangi rasa tidak nyaman pada sendi saat otot tubuh terasa lelah. Pins juga bisa mengurangi iritasi kulit dengan berendam di air hangat. Hanya saja, pemasangan water heater tidak semudah yang dibayangkan.

Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika Pins memasang pipa air panas dan air dingin. Berikut ulasannya!

Cara Instalasi Pipa Air Panas Dingin

Tentukan Titik Keran

Saat hendak melakukan instalasi pipa air panas dingin, pastikan kamu telah menentukan titik keran yang mau dialiri air. Tentukan titik mana saja yang kamu perlukan, seperti shower, keran wastafel, dan bathtub.

Pada setiap titik ini, kau akan memerlukan dua keran untuk aliran air panas dan dingin. Artinya, kamu akan memerlukan dua pipa juga. Dengan menentukan titik keran, kamu bisa memperkirakan jumlah kebutuhan pipa.

Baca Juga:

Pilih Jenis Pipa

Memilih jenis pipa tidak kalah penting dalam instalasi pipa air panas dingin. Pasalnya, jenis pipa yang dipakai berpengaruh pada keamanan dan keawetan instalasi.

Instalasi lawas banyak menggunakan pipa dari bahan besi atau tembaga karena dianggap lebih kukuh. Meski material ini kuat, ada beberapa kekurangan. Pipa dari bahan besi dan tembaga rawan mengalami korosi hingga berkarat dan berisiko bocor.

Di samping itu, pipa jenis ini mudah mengeluarkan zat asam ketika terpapar suhu air di atas 60 derajat. Proses instalasi pipa air panas dingin  dengan pipa logam juga lebih sulit karena harus dilas pada sambungannya.

Selain dilas, setiap sambungan juga perlu dilapisi isolator untuk menghambat panas agar tidak merusak dinding.

Sekarang ini, instalasi pipa air panas banyak menggunakan material PERT (PolyEthylene of Raised Temperature Resistance. Sebetulnya jenis pipa non-logam sangat beragam mulai dari PVC, HDPE, PEX, dsb.

Namun, pipa PERT paling ideal untuk instalasi pipa air panas dingin karena sifatnya yang tahan panas hingga suhu 95 derajat.

Di samping itu, jenis pipa PERT lebih ringan, kuat menahan tekanan, dan tahan terhadap korosi maupun asam. Proses instalasinya juga mudah karena tidak perlu mengelas atau memasang lapisan isolator seperti pada pipa logam.

Tentukan Diameter Pipa

Ukuran diameter pada instalasi pipa air panas dingin menentukan kecepatan aliran air. Idealnya, kecepatan air maksimal adalah 3 m per detik. Adapun ukuran ideal diameter pipa adalah 25 mm untuk bathtub dan 15 mm untuk bak mandi, shower, dan wastafel.

Tentu saja, keputusan untuk menentukan ukuran pipa harus mempertimbangkan kebutuhan aliran air serta kapasitas dari mesin pemanas itu sendiri.

Pilih Tipe Alat Pemanas Sesuai Kebutuhan

Tipe alat pemanas air ada banyak pilihannya. Setidaknya, pemanas air bisa dibedakan berdasarkan penggunaan dan sumber energi panasnya.

Berdasarkan penggunaan, alat pemanas air bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu tunggal dan terpusat. Adapun berdasarkan sumber pemanasnya, ada water heater listrik dan gas.

Pemanas Terpusat Vs Pemanas Tunggal

Pemanas terpusat digunakan untuk mengalirkan air panas pada dua kamar mandi atau lebih. Adapun pemanas tunggal hanya mengalirkan air panas untuk satu kamar mandi saja.

Lantaran kegunaannya berbeda, pemanas terpusat memakai lebih banyak pipa karena terpisah jarak antar kedua kamar mandi. Semakin jauh jarak mesin pemanas dengan keran output, artinya jarak yang ditempuh air panas semakin panjang.

Akibatnya, suhu air bisa menurun dan berisiko kehilangan panas. Faktor ini perlu kamu perhatikan saat memilih jenis alat pemanas.

Water heater Listrik Vs Gas

Adapun berdasarkan sumber pemanasnya, ada water heater listrik dan water heater gas. Untuk kebutuhan rumah tangga, pemanas air listrik lebih praktis. Sesuai namanya, water heater ini mengandalkan energi listrik untuk memanaskan air.

Adapun water heater gas mengandalkan energi dari gas elpiji. Dilihat dari segi biaya, water heater gas lebih hemat dibanding water heater listrik. Di samping itu, proses pemanasan air dengan water heater gas juga cepat.

Pasang Keran Pengatur Air

Tips yang tak boleh dilewatkan saat melakukan instalasi pipa air panas dingin kamar mandi adalah memasang keran sebelum sambungan dengan pipa sumber air bersih.

Dengan memasang keran ini, kamu akan bisa menutup keran bila terjadi kerusakan pada water heater. Jadi, aliran air bersih tidak akan terganggu meski water heater sedang macet.

Nah, itu dia beberapa tips dan cara instalasi pipa air panas dingin kamar mandi. Setelah selesai memasang water heater, pastikan kamu tidak meletakkan barang apa pun di atas mesin water heater, ya.

Ini karena unit dapat menghasilkan panas sehingga berisiko terjadi kebakaran bila ada benda-benda yang mudah terbakar. Jika ada masalah pada unit water heater, jangan ragu untuk menghubungi bantuan tukang servis yang lebih paham cara mengatasinya.


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.