Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif Ketahui Betapa Pentingnya Fungsi Alternator Mobil!
fungsi alternator mobil
Otomotif

Ketahui Betapa Pentingnya Fungsi Alternator Mobil!

  • 23 Jan, 2022 oleh Mustika
  • 6 menit membaca

Pada dasarnya fungsi alternator pada mobil adalah menghasilkan arus listrik untuk menghidupkan sistem kelistrikan. Komponen pada kendaraan roda empat ini disebut juga dinamo ampere.

Selain dinamo ampere, ada komponen mobil yang bernama dinamo starter. Keduanya adalah komponen berbeda tetapi sama-sama berperan dalam fungsi sistem kelistrikan mobil.

Mengenal Alternator Mobil dan Fungsinya

(daihatsu)

Sebelumnya disebutkan bahwa alternator mobil berfungsi untuk menghasilkan arus listrik. Mungkin kamu bertanya-tanya, bukankah kendaraan bermotor ditenagai oleh BBM? Lantas, untuk apa arus listrik di dalam mobil?

Pins perlu tahu kalau di dalam mobil terdapat sistem kelistrikan untuk menjalankan beberapa fitur di dalam kendaraan. Sebut saja lampu mobil, AC, audio mobil, dan fitur hiburan lainnya di dalam kabin.

Fitur-fitur ini baru bisa bekerja jika dialiri arus listrik yang bersumber dari aki. Namun, aki mobil memiliki kapasitas terbatas sehingga dayanya harus diisi terus-menerus.

Nah, fungsi alternator adalah menghasilkan arus listrik untuk mengisi aki mobil agar tegangannya tetap stabil. Dengan begitu, semua fitur dalam kendaraan roda empat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:

Dinamo Starter vs. Dinamo Ampere

(suara)

Sesuai namanya, dinamo starter berfungsi saat mobil distarter atau dinyalakan. Dalam hal ini, dinamo starter mengalirkan arus listrik untuk memutar mesin saat dinyalakan.

Tanpa dinamo starter, mobil tidak mau menyala. Jadi, meski sama-sama menghasilkan arus listrik, dinamo starter dan dinamo ampere memiliki peran berbeda.

Dinamo starter akan mengubah energi listrik dari aki menjadi energi gerak untuk memutar mesin saat pertama kali dinyalakan.  Selanjutnya, saat mobil sudah bergerak, dinamo ampere atau alternator akan mengisi setrum aki dengan prinsip kerja elektromagnetik.

Baca Juga:

Cara Kerja Alternator Mobil

(motor1)

Dinamo ampere atau alternator mobil bekerja dengan memanfaatkan prinsip elektromagnetik. Pada dasarnya cara kerja alternator adalah mengubah energi gerak atau energi mekanik menjadi energi listrik.

Saat mobil bergerak, mesin akan berputar sehingga menghasilkan energi mekanik. Hal ini karena alternator terhubung dengan mesin mobil melalui tali belt.

Ketika mesin kendaraan berputar, roda pulley pada alternator pun akan ikut berputar. Nah, tugas alternator mobil adalah mengubah putaran mesin menjadi energi listrik dengan prinsip kerja elektromagnetik.

Dalam menjalankan fungsinya, alternator mobil terdiri dari beberapa komponen yang bekerja secara berkesinambungan. Arus listrik dihasilkan dari koil stator kemudian kapasitas tegangannya diatur oleh IC regulator untuk mengisi setrum aki.

Baca Juga:

Komponen Alternator Mobil

(automotivexist.blogspot)

Untuk dapat memahami cara kerja alternator mobil secara lebih jelas, Pins perlu tahu komponen-komponen di dalamnya, yaitu:

Stator

Sebelumnya disebutkan bahwa arus listrik dihasilkan oleh koil stator. Adapun tegangan listrik yang dihasilkan oleh stator bersifat bolak balik atau AC (alternating current).

Komponen ini terdiri dari kumparan tembaga yang tersusun sedemikian rupa mengelilingi komponen lain yang disebut rotor. Biasanya komponen stator terdiri dari tiga independen koil yang menghasilkan induksi electro motive force (emf).

Rotor

Komponen ini berada di dalam stator dan terdiri dari koil rotor. Saat mobil melaju, rotor akan berputar dengan kecepatan tinggi sehingga menghasilkan medan magnet.

Ketika arus listrik mengalir pada koil, kedua ujung magnet pada inti atau core akan membentuk kutub berlawanan. Kedua kutub ini berwujud melengkung sehingga memungkinkan rotor berputar di dalam stator.

Baca Juga:

Rectifier

Agar dapat digunakan pada sistem kelistrikan mobil, arus bolak-balik yang dihasilkan oleh stator harus diubah menjadi arus searah. Inilah fungsi rectifier.

Pada komponen rectifier terdapat diode yang merupakan semi konduktor untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC). Cara kerjanya adalah dengan mengalirkan arus ke satu arah serta menahan arus yang mengalir berlawanan.

Regulator

Sistem kelistrikan mobil membutuhkan tegangan yang stabil, padahal tegangan yang dihasilkan oleh stator bersifat fluktuatif. Nah, di sinilah peran regulator.

Komponen ini menstabilkan tegangan listrik dengan cara mengatur aliran arus listrik ke  dalam rotor. Jika arus listrik lebih rendah, regulator akan menaikkan arus listrik. Sebaliknya, jika arus listrik berlebihan, regulator akan menguranginya.

Berkat adanya regulator, alternator mobil mampu menghasilkan arus listrik dan tegangan yang stabil.

Akibat Alternator Rusak

(freepik)

Begitu pentingnya fungsi alternator, mobil pun akan mengalami berbagai kendala jika terjadi kerusakan pada komponen ini. Berikut ini beberapa di antaranya:

Aki Tidak Berfungsi

Ketika terjadi kerusakan pada alternator mobil, yang pertama kali terdampak adalah aki. Pasalnya, alternator langsung terhubung dengan aki mobil untuk mengisi setrum.

Jika alternator tidak berfungsi, setrum pada aki akan segera habis sehingga aki bisa aus dengan cepat.

Lampu Sorot Redup atau Mati

Lampu pada mobil merupakan salah satu komponen yang ditenagai oleh sistem kelistrikan. Jika ada masalah pada alternator, bisa dipastikan sistem kelistrikannya tidak sempurna.

Akibatnya, lampu sorot bisa meredup karena hanya mengandalkan tenaga listrik dari aki yang akan cepat habis. Bahkan, bisa dipastikan lampu sorot akan mati dalam waktu cepat ketika aki sudah habis.

Hal ini bisa menjadi masalah karena lampu sorot merupakan komponen yang berpengaruh pada keamanan berkendara.

Baca Juga: Ini Dia 5 Biaya Service Mobil Daihatsu

Mobil Mogok

Alternator yang rusak tidak akan bisa mengisi setrum aki sehingga daya listriknya akan habis. Jika ini terjadi, mobil tidak akan menyala saat distarter.

AC Mobil, Audio, dan Fitur Lainnya Tidak Berfungsi

Fitur hiburan dan kenyamanan di dalam kabin mobil sangat bergantung dengan suplai daya listrik yang dihasilkan oleh alternator. Karenanya, alternator yang tidak berjalan sebagaimana mestinya akan langsung berdampak pada fitur-fitur ini.

Kamu jadi tidak bisa menyalakan AC, memutar musik, atau bahkan mengisi daya gadget di dalam kabin. Tentunya ini sangat berpengaruh pada kenyamanan saat berkendara.

Nah, jelas sekali kan fungsi alternator memang sangat vital. Karenanya, penting untuk melakukan servis berkala dan mengecek komponen satu ini. Selain alternator, Pins perlu merawat mobil agar tidak cepat rusak dan tampilannya tetap mempesona, seperti mencuci mobil.

Jika tidak sempat, Pins bisa memanfaatkan layanan cuci mobil yang datang ke rumah. Pinhome Home Service menyediakan layanan cuci mobil yang dapat kamu pesan melalui aplikasi Pinhome. Harganya mulai 60ribu tergantung lokasi kamu. Klik di sini untuk coba, ya!

Baca Juga: Yuk Ikuti Cara Poles Mobil yang Benar Sendiri di Rumah

Image Feature Source: Vecteezy


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome.

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.