Pinhome Home Service

Beranda Artikel Kebersihan Rumah Penting! Kenali Ciri-Ciri Deterjen Ramah Lingkungan
deterjen ramah lingkungan
Kebersihan Rumah

Penting! Kenali Ciri-Ciri Deterjen Ramah Lingkungan

  • 6 Apr, 2022 oleh Nur Dwi Ratnasari
  • 5 menit membaca

Deterjen ramah lingkungan menjadi solusi alternatif dalam mengurangi masalah limbah rumah tangga. Pasalnya, deterjen biasa memiliki efek beracun khususnya pada air. 

Kandungan phospat dalam deterjen ternyata bisa menyebabkan eutrofikasi. Eutrofikasi bisa meningkatkan pertumbuhan ganggang dan eceng gondok dengan cepat. Akibatnya, banyak biota laut yang tidak mendapatkan sirkulasi udara dan mati. 

Selain tidak ramah pada lingkungan, deterjen biasa menyebabkan iritasi kulit. Untungnya, Pins bisa menghindari hal tersebut dengan memilih deterjen yang lebih ramah lingkungan. Guna memudahkan Pins, ini ciri dan jenis deterjen tersebut. 

Baca Juga:

Bebas Fosfat

(iStock)

Senyawa fosfat berguna untuk menghilangkan noda minyak dan kotoran yang melekat pada pakaian. Walaupun begitu, senyawa ini berbahaya dan bisa menimbulkan polusi air.

Kandungan fosfat yang terkandung dalam larutan deterjen akan mengurangi oksigen. Hal ini berimbas pada tak terkendalinya pertumbuhan algae atau ganggang.

Algae dapat mengganggu pertumbuhan biota laut lainnya seperti ikan. Tumbuhan ini dapat menghalau sinar matahari masuk, Pins. 

Untuk itu, cobalah memilih deterjen dengan kandungan fosfat yang rendah atau tidak ada sama sekali. Jangan lupa memakai deterjen yang mengandung builder sesuai takaran. Fosfat jadi salah satu builder yang ada pada deterjen. 

Baca Juga:

Aman Jika Mengenai Kulit

(Freepik)

Selain ramah lingkungan, deterjen jenis ini ternyata tidak berbahaya ketika terkena kulit. Semenetara itu, deterjen biasa cenderung mengandung senyawa kimia kuat yang bisa menyebabkan rasa panas pada kulit. 

Tak hanya itu saja, biasanya kulit bisa ruam, gatal bahkan menimbulkan masalah kulit lainnya. 

Bila Pins mengalami kondisi ini, segera bersihkan bagian yang mengalami iritasi dengan air mengalir.Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, silakan temui dokter. 

Kabar baiknya, masalah kulit seperti ini jarang dijumpai pada deterjen ramah lingkungan. Ini mungkin karena deterjen jenis ini diformulasikan secara khusus dan teruji secara klinis. 

Kandungan sabun cuci pakaian ini pun cenderung alami, seperti berasal dari buah lerak. Buah lerak mengandung zat saponin hingga 28% yang berfungsi meluruhkan kotoran dan biasa dipakai sebagai pengganti sabun, atau mencuci kain batik, Pins. 

Baca Juga: Prinsip Kerja Motor Listrik yang Paling Utama

Sedikit Busa dan Mudah Dibilas

(Freepik)

Ciri lainnya yang membedakan deterjen konvensional dengan ramah lingkungan adalah jumlah busanya. Busa yang dihasilkan deterjen biasa ternyata lebih banyak dibandingkan jenis satunya. 

Sementara itu, busa yang terlalu banyak bisa mencemari saluran air dan tentu berbahaya bagi lingkungan. Pasalnya, busa pada deterjen ini berasal dari zat ammonium lauryl sulfate yang juga tidak bagus untuk kulit sensitif. 

Di lain sisi, deterjen ramah lingkungan mengeluarkan busa yang sedikit, tetapi tetap mempertahankan kebersihannya. Selain itu, deterjen ini mudah dibilas mengingat busa yang dihasilkan cukup sedikit dan hal ini bisa menghemat pemakai air, lho

Ini tentu tidak dijumpai pada deterjen biasa karena Pins harus mengucek pakaian beberapa kali sampai busanya benar-benar hilang. Jika tidak dibilas dengan bersih, pakaian akan lengket dan menarik kotoran kembali menempel. 

Kandungan NaOH Rendah

Hampir setiap deterjen konvensional mengandung natrium hidroksida (NaOH) yang biasa dijumpai pada deterjen bubuk. NaOH berfungsi sebagai pemutih pakaian bersama dengan zat klorin. 

Sayangnya, NaOH memiliki sifat korosif dan bisa merusak jaringan kulit secara kimiawi. Bila digunakan secara terus menerus, kulit bisa terkena luka bakar.

Terlebih lagi, senyawa pemutih yang terkena mata bisa meningkatkan risiko kebutaan permanen. Bila tidak sengaja menghirupnya, berbagai gejala seperti mual sesak napas, hingga muntah bisa terjadi. 

Maka dari itu, biasakan membaca kandungan yang tertera pada kemasan deterjen. Bila memungkinkan, pilih deterjen dengan kandungan NaOH rendah atau tidak ada sama sekali. 

Lebih amannya, Pins bisa membeli deterjen cair ketimbang bubuk. Pasalnya, deterjen cair memiliki konsentrat yang mudah luruh dalam air dibandingkan dalam bentuk bubuk. 

Baca Juga: 13 Resep Olahan Daun Singkong

Kemasan Efektif

(Unsplash)

Pins tahu tidak bila kemasan plastik lebih lama terurai ketimbang lainnya, yaitu harus menunggu sekitar 450 tahun? Untungnya, deterjen ramah lingkungan juga memiliki kemasan yang efektif sesuai dengan tujuan produknya, nih

Cobalah melihat apakah bahan yang dipakai untuk kemasan deterjen ini mencemari lingkungan atau tidak. Umumnya, ada label tertentu yang bisa ditandai untuk memudahkan Pins memilih deterjen. 

uga: 11 Resep Ikan Mujair

Bahan Pewangi Biodegradable

(Freepik)

Seperti yang Pins tahu, kebanyakan deterjen biasa terkandung pewangi yang biasanya diisi dengan zat kimia keras. Sementara itu, deterjen ramah lingkungan mengandung zat pewangi yang lebih rendah atau tidak ada sama sekali. 

Walaupun kandungan rendah, deterjen jenis ini tidak menimbulkan bau pada pakaian yang baru dicuci. Ini mungkin karena ada beberapa deterjen jenis ini yang mengandung pewangi biodegradable

Maksudnya, bahan di dalamnya lebih mudah terurai oleh organisme lainnya dan menghasilkan bau yang lebih lembut dan tidak menyengat. Untuk itu, Pins bisa memilih deterjen ini demi lingkungan yang lebih sehat, ya!

Mengandung Surfaktan yang Mudah Terurai

Ciri lainnya dari deterjen ramah lingkungan adalah mengandung surfaktan yang mudah terurai. Kandungan ini bisa membasahi permukaan dengan cara menurunkan tegangan permukaan air.

Sifatnya yang meleburkan memang dibutuhkan deterjen. Pilih deterjen yang mengandung surfaktan yang berasal dari minyak nabati. Dengan begitu, kandungannya bisa mudah terurai dan tak mencemari air.

Deterjen ramah lingkungan selain baik untuk lingkungan sekitar juga tidak membahayakan kesehatan. Harganya terjangkau serta ampuh dalam mengangkat noda membandel pada pakaian.

Baca Juga: Manfaat Bekam untuk Jantung


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Bagi kamu yang ingin punya rumah bersih dan terawat, pesan jasa kebersihan dan pemeliharaan rumah via Aplikasi Pinhome sekarang juga. 

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.