Pinhome Home Service

Beranda Artikel Kebersihan Rumah Ini Dia Cara Pengolahan Sampah Rumah Tangga yang Benar
cara pengolahan sampah
Kebersihan Rumah

Ini Dia Cara Pengolahan Sampah Rumah Tangga yang Benar

  • 16 Mar, 2022 oleh Nur Dwi Ratnasari
  • 5 menit membaca

Pins tahu tidak kalau 37,3% sampah di Indonesia berasal dari aktivitas rumah tangga, ini berdasarkan data KLHK. Dari data 2020 ini diketahui ada 67.8 ton sampah timbunan di tanah air. Tak heran kampanye cara pengolahan sampah yang benar patut digalakkan.

Bagaimana tidak, pengolahan sampah yang sembarangan berkontribusi terhadap bencana banjir yang dialami sejumlah daerah beberapa tahun belakangan ini.

Padahal cara pengolahan sampah rumah tangga tidak sulit. Kamu hanya butuh komitmen, disiplin, dan kesadaran tinggi. Bagi kamu yang masih bingung mungkin bisa memulainya dengan menyimak beberapa poin di bawah ini!

Cara Pengolahan Sampah Rumah Tangga

Pilah Sampah

Cara pengolahan sampah rumah tangga dimulai dengan memilah sampah sesuai jenisnya. Ada empat kategori jenis sampah yakni organik, anorganik, kertas dan B3.

Sampah organik berupa sisa makanan, bumbu, sayur atau kulit buah yang bisa terurai dengan cepat. Sementara itu, sampah anorganik umumnya berupa plastik, botol, kemasan produk yang sulit terurai.

Sampah B3 adalah bahan berbahaya dan beracun yang mengandung zat kimia tertentu. Limbah ini mudah terbakar, meledak, infeksius, korosif, reaktif, dan beracun. 

Beberapa limbah B3 rumah tangga misalnya deterjen, obat nyamuk, aki kendaraan, baterai bekas bahkan obat nyamuk termasuk kategori ini. Di sisi lain, limbah kertas biasanya dipisah karena bisa didaur ulang jadi produk baru, bahkan bisa Pins jual kembali.

Dengan mengelompokkan sampah, kamu akan mudah untuk mengatur pengolahannya. Jika sampah tercampur, besar resiko menjadi sarang kuman dan bakteri.

Terlebih lagi, sampah organik mudah sekali membusuk. Sampah organik bisa dikubur, sedangkan penanganan jenis sampah lainnya tidak bisa hanya dikubur saja.

Ubah Sampah Organik Menjadi Kompos

Jika tidak punya lahan untuk mengubur sampah organik, ini dapat diolah menjadi kompos. Kompos dapat dibuat dari kotoran hewan, sisa sayur, daging busuk, dedaunan, potongan kayu hingga bumbu dapur kadaluwarsa. Meski begitu, tanaman yang terkena penyakit tak bisa diolah jadi kompos.

Namun, Pins bisa mengikuti cara pengolahan sampah organik di bawah ini demi kesehatan lingkungan dan diri kamu sendiri.

  • Siapkan wadah yang besar.
  • Masukkan tanah ke dalam wadah bersamaan dengan sampah organik.
  • Siram permukaan tanah dengan air.
  • Tambah arang sekam dan kapur pertanian.
  • Campur sampai merata hingga ketebalannya sama dengan tanah.
  • Tuang air yang mengandung EM4 dan tutup dengan tanah.
  • Tutup wadah dengan rapat sampai tiga minggu.

Usahakan untuk menghindarkan wadah terkena air hujan, hewan, atau sinar matahari. Bila sudah tiga minggu, kompos bisa langsung dipakai untuk memupuk tanaman.

Baca Juga: 13 Ciri-Ciri Lingkungan Bersih dan Sehat

Meminimalisir Konsumsi Plastik

Selanjutnya, coba untuk meminimalisir konsumsi plastik. Pasalnya, sampah plastik membutuhkan ratusan tahun untuk terurai. Dengan menguranginya, ini berkontribusi besar terhadap lingkungan, terlebih lagi peningkatan sampah plastik tengah melonjak tinggi.

Menurut KLHK jenis sampah styrofoam, plastik, kardus, bubble wrap atau pembungkus paket melonjak hingga 27-36%. Sementara itu, sampah medis meningkat 30 persen. Ini cara mengurangi sampah plastik

Mulailah dari mengubah kebiasaan sehari-hari. Contohnya selalu membawa tas belanja yang terbuat dari kain atau reusable. 

Bawa alat makan sendiri sehingga penggunaan alat makan plastik seperti sedotan atau gelas plastik dibatasi. Belanja produk ukuran besar juga mampu mengurangi sampah kemasan.

Kurangi pembelian permen karet maupun air kemasan. Daripada membeli makanan take away ada baiknya biasakan memasak sendiri jika punya banyak waktu luang.

Buat Ecobrick

Cara pengolahan sampah rumah tangga khususnya plastik dapat dilakukan dengan membuat Ecobrick. Ecobrick merupakan bata ramah lingkungan. 

Pencipta Ecobrick adalah Rusel Maier dari Filipina. Kelebihan Ecobrick adalah tahan air, awet dan kuat.  

Manfaat dari Ecobrick adalah sebagai material pembentuk bangunan seperti dinding. Jenis bata ini juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan furniture seperti perabotan indoor. Begini cara membuatnya.

  • Sterilkan botol, sedotan, dan sampah plastik.
  • Cuci dan keringkan dengan lap bersih.
  • Masukkan sampah plastik ke botol plastik berukuran 500 ml.
  • Bila sampah berukuran besar, potong kecil-kecil terlebih dulu.
  • Padatkan sampah sampai tidak ada ruang dalam botol yang tersisa.
  • Pastikan wadah tidak kempes atau mengeluarkan suara ketika ditekan.
  • Simpan Ecobrick di tempat yang teduh dan jangan sampai terpapar sinar matahari agar botol tidak menyusut.
  • Tutup botol dan bisa langsung digunakan sebagai pengganti bata.

Gagas Bank Sampah

Selain Ecobrick, ada baiknya membuat bank sampah sebagai cara mengolahnya. Bank sampah bertujuan menambah keuangan warga sekaligus menjaga lingkungan bersih dan sehat.

Warga sekitar dapat menjual sampah bernilai jual seperti botol, besi, kardus dan lainnya. Sampah ini akan didistribusikan ke tempat pengepul maupun tempat pembuatan kerajinan tangan.

Manfaat bank sampah selain meningkatkan ekonomi masyarakat juga mendorong warga agar mampu memilah sampahnya. Selain itu, metode ini mencegah pencemaran lingkungan dan mengurangi penumpukan sampah.

Baca Juga: Penting! Kenali Ciri-Ciri Deterjen Ramah Lingkungan

Lakukan 3R

Cara pengolahan sampah terakhir adalah menerapkan prinsip 3R. 3R ini adalah Reduce, Reuse, Recycle atau pengurangan, penggunaan kembali dan daur ulang.

Gunakan kembali bahan yang bisa Pins manfaatkan atau sulit terurai, contohnya kertas bekas, kantong plastik, maupun kardus.

Coba untuk mendaur ulang sampah untuk mengurangi penumpukan. Contohnya saja bekas sachet sampo atau kemasan produk dapat dijahit menjadi satu untuk taplak meja. Sementara itu, botol kemasan sampo bisa dipakai kembali menjadi pot.

Botol kemasan sampo dapat digunakan kembali menjadi pot. Jangan lupa untuk mengajarkan cara pengolahan sampah diatas dengan orang di sekitarmu.


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.