Pinhome Home Service

Beranda Artikel Resep Masakan 5 Cara Menyimpan Santan di Kulkas Agar Awet
Resep Masakan

5 Cara Menyimpan Santan di Kulkas Agar Awet

  • 10 Jul, 2022 oleh Mustika
  • 5 menit membaca

Cara menyimpan santan di kulkas yang tepat bisa membuat santan tahan lama dan kualitasnya tetap terjaga. Sebaliknya, penyimpanan yang kurang tepat bisa membuat santan cepat basi dan tidak layak dikonsumsi. Kalau sudah begini, Pins juga yang repot, kan?

Lantas bagaimana sih cara menyimpan santan di kulkas agar awet? Ikuti tips berikut ini agar santan yang disimpan di kulkas tetap bagus untuk digunakan dalam jangka panjang.

Gunakan Air Matang dan Peralatan Steril

(Shutterstock)

Pins pastinya sudah tahu kalau santan segar dihasilkan dari ekstrak buah kelapa. Cairan santan bisa diesktrak sendiri dengan memarut kelapa secara manual, kemudian menambahkan air dan memerasnya. Dari sinilah didapatkan santan dengan tambahan air.

Nah, agar nantinya santan tidak cepat basi, pastikan Pins menggunakan air matang pada saat membuat santan. Pastikan juga mencuci tangan hingga bersih dan gunakan alat-alat yang steril.

Hal ini bertujuan supaya meminimalkan kemungkinan adanya bakteri yang masuk ke dalam santan. Sebab, adanya bakteri bisa menyebabkan santan cepat basi. Cara menyimpan santan di kulkas seperti ini akan membuat santan awet tanpa basi selama 24 jam.

Baca Juga:

Kelapa Parut Disiram Air Panas

(Shutterstock)

Selain memarut kelapa secara manual, kini Pins juga bisa membeli kelapa parut di pasar. Cara ini tentu lebih praktis karena Pins tidak perlu repot-repot memarut kelapa dengan risiko melukai tangan.

Sayangnya, kita tidak bisa menjamin kebersihan alat-alat yang dipakai penjual parutan kelapa di pasar. Namun, jangan khawatir karena Pins masih bisa menghilangkan bakteri pada parutan kelapa dengan air panas. Caranya adalah dengan menyiramkan air mendidih ke parutan kelapa, kemudian diamkan hingga uapnya hilang.

Setelah cukup dingin, barulah Pins bisa memeras parutan kelapa. Jangan lupa cuci tangan dan gunakan wadah yang bersih, ya!

Kalau sudah mendapatkan santan yang dibutuhkan, segera masukkan ke dalam wadah tertutup dan simpan di kulkas.

Santan Ditambah Sedikit Garam

(Shutterstock)

Tahukah kamu kalau garam adalah antibakteri alami? Itulah kenapa salah satu cara mengawetkan makanan adalah dengan menambahkan garam. Contohnya pada pembuatan telur asin dan ikan asin.

Nah, metode ini juga bisa Pins terapkan pada cara menyimpan santan di kulkas agar awet. Cukup taburkan sejumput garam pada santan yang sudah dibuat, kemudian aduk merata dengan sendok yang bersih.

Simpan santan di wadah tertutup seperti food container ataupun botol. Penggunaan wadah tertutup bertujuan supaya santan tidak terpapar bakteri yang ada di udara. Setelah itu, barulah masukkan santan ke dalam kulkas.

Baca Juga:

Rebus Kembali Santan

(Shutterstock)

Meski saat membuat santan sudah menggunakan alat-alat yang bersih, air matang, dan cuci tangan, bisa saja bakteri masih ada di dalam santan. Namun, jangan khawatir karena ada lagi cara menyimpan santan di kulkas agar awet yaitu dengan merebusnya dulu.

Pada dasarnya bakteri dan kuman tidak dapat bertahan di suhu tinggi. Maka, dengan merebus santan hingga mendidih, bakteri dan kuman pun akan musnah. Dengan begitu, nantinya santan akan lebih awet saat disimpan dan tidak cepat basi.

Namun, saat merebus santan, Pins harus selalu mengaduk terus-menerus agar santan tidak pecah. Pasalnya, kalau sampai santannya pecah, teksturnya akan menjadi bergerindil dan rasanya pun ikut berubah.

Hal lain yang perlu Pins perhatikan adalah menunggu santan agar dingin dulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Setelah kompor dimatikan, biarkan santan dingin hingga mencapai suhu ruang, kemudian masukkan ke dalam wadah dan simpan di kulkas.

Baca Juga:

Simpan di dalam Freezer

(Shutterstock)

Kalau ingin menyimpan santan dalam jangka panjang, cara menyimpan santan di kulkas agar awet adalah dengan memasukkan ke freezer. Di dalam kulkas santan hanya bisa bertahan hitungan hari, tetapi jika dibekukan bisa bertahan sampai 3 bulan.

Hal ini tak lain karena aktivitas bakteri terhenti ketika santan dalam keadaan beku. Nah, karena tidak ada aktivitas bakteri, maka santan tidak terurai dan basi.

Kelemahan teknik ini adalah santan beku tidak bisa langsung digunakan karena harus dicairkan terlebih dahulu. Namun, tidak usah khawatir karena ada kiat supaya penggunaan santan beku lebih praktis.

Sebelum membekukan santan, masukkan santan ke dalam kemasan kecil per porsi penggunaan. Misalnya, jika santan kental, Pins bisa membekukan santan dengan takaran 100ml per kantong plastik.

Jadi, ketika akan menggunakan santan, Pins hanya perlu mengeluarkan satu bungkus santan dari freezer. Dengan begitu, sisa santan yang masih beku bisa lebih awet. Praktis, kan?

Cara-cara menyimpan santan di kulkas di atas bisa Pins praktikkan di rumah, misalnya ketika membuat santan berlebih. Kalau mau cara yang lebih praktis, kini sudah tersedia banyak produk santan instan dalam kemasan, baik santan cair maupun santan bubuk.

Baca Juga:

Apa pun produk santan yang kamu pilih, pastikan selalu menjaga dapur dalam keadaan bersih, ya. Selain lebih enak dipandang, area dapur yang bebas kuman juga membuat bahan-bahan makanan akan lebih awet.

Kalau tak sempat membersihkan area dapur, kini Pins bisa memanfaatkan layanan Home Cleaning dari Pinhome Home Service. Cukup dengan mengakses melalui aplikasi Pinhome, Pins bisa mendatangkan bala bantuan untuk membersihkan area dapur sampai kinclong. Yuk, coba sekarang juga!


Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.