Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif Cara Menghitung Kompresi Motor dengan Benar
cara-menghitung-kompresi-motor
Otomotif

Cara Menghitung Kompresi Motor dengan Benar

  • 19 Jun, 2022 oleh Aileen Velishya
  • 6 menit membaca

Dewasa ini motor sudah menjadi kebutuhan hampir setiap masyarakat, terutama di Indonesia. Sebagai salah satu alat transportasi, motor sudah menjadi pilihan banyak orang karena dapat mengantarkan ke tempat tujuan dengan cepat. Oleh karena permintaan pasar akan motor selalu lebih tinggi daripada mobil setiap tahunnya. Tapi, apakah Pins sudah tahu cara menghitung kompresi motor dengan benar?

Bagi Pins yang merupakan pengendara motor, Pins perlu memahami sedikit banyak tentang motor. Setidaknya Pins harus mengetahui kapan harus mengganti oli, kapan waktu harus melakukan servis besar, kapan waktunya harus mengganti part motor yang sudah uzur. 

Baca Juga: 7 Fungsi Blok Silinder Pada Mobil

Pada dasarnya motor hampir mirip dengan manusia dimana ia butuh makanan yang sehat, perawatan kesehatan yang baik, dan selalu ingat akan menjaga kesehatan tubuh. Motor pun juga perlu Pins perhatikan cara merawat motor yang benar supaya motor dapat bertahan untuk waktu yang lama dan tidak mudah rusak. 

Pada saat Pins membaca seputar spesifikasi motor mungkin Pins akan menemukan informasi lengkap tentang apa saja komponen yang tersemat pada motor tersebut. Dalam spesifikasi motor biasanya terdapat data yang berkaitan dengan mesin motor seperti kapasitas mesin, sistem pembakaran, bahkan hingga diameter silinder mesin. 

Selain itu, ada satu data yang menginformasikan tentang kompresi mesin dan rasio kompresi mesin motor. Mungkin Pins belum familiar tentang hal seputar kompresi mesin motor. Namun informasi ini juga cukup penting Pins ketahui jika ingin memahami lebih dalam perawatan motor secara keseluruhan. Kali ini Pinhome akan memberikan pembahasan lengkap tentang kompresi motor dan cara menghitung kompresi motor yang benar. 

Baca Juga:

Apa itu Kompresi Mesin?

(Pixabay)

Melihat dari arti bahasa, kompresi berasal dari kata compress yang berarti memampatkan. Sedangkan dalam mesin motor kompresi biasa diartikan sebagai pemampatan udara yang ada di dalam silinder mesin sebelum busi menyala. Pemampatan tersebut memiliki peran agar tekanan gas di dalam silinder dapat meningkat dan meningkatkan temperatur gas di dalam silinder. 

Gambaran mudahnya dapat diilustrasikan sebagai berikut. Ketika tekanan meningkat, kekuatan molekul yang menekan dinding akan semakin kuat sehingga saat terjadi pembakaran gelombang ledakan akan bergerak dengan kekuatan yang kuat. 

Cara menaikkan tekanan dan temperatur silinder menggunakan prinsip penyempitan volume silinder. Proses yang terjadi pada mesin 4 tak adalah langkah hisap yang merupakan sebuah proses bergeraknya piston dari titik mati bawah ke titik mati atas ketika kedua katup tertutup. 

Saat katup tertutup rapat maka pergerakan piston tersebut akan memperkecil volume di atas piston. Pengecilan volume tersebutlah yang memicu peningkatan tekanan udara. Sementara, temperatur juga meningkat seiring peningkatan tekanan. 

Baca juga:

Hubungan Kompresi dengan Performa Mesin

(Pixabay)

Seperti yang sudah Pins ketahui di atas, semakin kuat tekanan gas yang ada di dalam silinder maka memberikan potensi timbulnya gelombang ledak yang kuat pula. Hal tersebut dapat diartikan ketika semakin besar tekanan kompresi mesin, maka tenaga yang dikeluarkan bisa semakin besar dan efektif. Namun dibalik itu perlu dicatat bahwa campuran udara dan bahan bakar tetap ideal. 

Berbeda hal dengan rasio kompresi, rasio kompresi adalah sebuah nilai yang menunjukkan perbandingan atau skala volume di dalam silinder sebelum dikompresi dan setelah dikompresi. Biasanya rasio kompresi digunakan sebagai informasi untuk menentukan bahan bakar yang akan digunakan pada sebuah mesin. 

Baca Juga:

Cara Menghitung Kompresi Motor

(Pixabay)

Mengetahui rasio kompresi mesin motor tidak kalah penting dengan penggantian oli secara rutin atau reset ulang sistem injeksi pada motor. Ilmu yang satu ini sangat penting untuk Pins ketahui terlebih jika Pins mendalami seputar mesin motor. Cara menghitung kompresi motor sebenarnya tidaklah sulit, Pins cukup memahami beberapa rumus saja. 

Pada dasarnya terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk menghitung kompresi motor dan keduanya menggunakan metode buret. Metode buret adalah sebuah cara menghitung kompresi motor menggunakan tabung kaca yang memiliki garis ukur dan pada bagian bawahnya terdapat sumbat keran untuk meneteskan cairan. 

Baca Juga:

Cairan yang dapat Pins gunakan ketika melakukan metode ini bisa berupa campuran bensin dan oli supaya tidak mudah menguap. Langkah pertama yang perlu Pins lakukan adalah pada saat piston dalam posisi titik mati atas atau TMA. 

Buka kepala silinder di pacuan, setelah Pins pastikan piston berada di posisi puncak, lapisi celah piston dengan gemuk atau grease. Dilapisi dengan gemuk supaya cairan buret tidak tembus dan mengalir ke crankcase. Supaya cairan tetap berada di ruang pembakaran, lapisi juga bagian klep dengan gemuk. Setelah itu pasang kembali kepala silinder. 

Jika kepala silinder sudah terpasang kembali, Pins dapat alirkan cairan yang ada di dalam buret melalui lubang busi di kepala silinder. Lalu hitung berapa cc volume cairan yang terpakai untuk memenuhi ruang bakar tersebut. Selanjutnya cairan tersebut juga dikurangi volume pada drat busi. Volume drat busi tergantung dari tipe busi yang Pins gunakan. Busi dengan drat pendek pada umumnya memiliki volume sebesar 0,6 cc. Sedangkan busi dengan drat panjang bisa mencapai 0,8 cc. Langkah selanjutnya hasil yang didapat Pins tambahkan dengan kapasitas mesin. Hasil yang keluar tersebut dibagi dengan volume cairan dan baru bisa Pins peroleh hasilnya. Simak rumus mudahnya berikut di bawah ini. 

A: Volume cairan yang dipakai

B: Volume drat busi

C: Volume Silinder

D: Rasio kompresi

Pins dapat menggunakan ilustrasi berikut. Diketahui A = 15 cc, B = 0,6 cc, C = 150 cc. 

15 – 0,6 + 150 / 0,6 = 11,41 

Jadi hasil yang didapat untuk rasio kompresi adalah sebesar 11,4:1. Begitulah cara menghitung kompresi motor dengan benar. Sebenarnya tidak sulit untuk mengetahui rasio kompresi motor. Pins cukup mengetahui beberapa poin untuk menghitungnya. Dengan begitu Pins dapat mengetahui kondisi motor secara lebih detail. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Bagi Pins yang memiliki mobil di rumah, mengetahui cara pasang aki mobil yang tepat memang penting. Namun, jangan lupa rawat mobil agar tidak cepat rusak dan tampilannya tetap mempesona, seperti mencuci mobil. Jika tidak sempat, Pins bisa memanfaatkan layanan cuci mobil yang datang ke rumah. Pinhome Home Service menyediakan layanan cuci mobil yang dapat kamu pesan melalui aplikasi Pinhome. Harganya mulai 60ribu tergantung lokasi kamu. Klik di sini untuk coba, ya!

Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apalagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.