Pinhome Home Service

Beranda Artikel Otomotif 6 Nama Bagian Knalpot Mobil dan Fungsinya
Otomotif

6 Nama Bagian Knalpot Mobil dan Fungsinya

  • 23 Jun, 2022 oleh Mustika
  • 6 menit membaca

Knalpot merupakan bagian penting dari mobil yang berfungsi sebagai tempat pembuangan sisa gas. Untuk menjalankan fungsinya, terdapat beberapa bagian knalpot mobil yang bekerja secara berkesinambungan dari pangkal ke ujung.

Mungkin kedengarannya sepele, tapi masalah pada knalpot bisa menyebabkan proses pembuangan gas tidak maksimal.

Mengenal 6 Bagian Knalpot Mobil

Meski terlihat sederhana dengan bentuk menyerupai pipa, knalpot sebenarnya terdiri dari 6 bagian. Apa saja sih bagian knalpot? Bagaimana cara kerjanya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini:

Exhaust Manifold

(Shutterstock)

Bagian knalpot mobil yang pertama adalah exhaust manifold. Komponen ini merupakan “kepala” dari knalpot yang menampung gas sisa pembakaran dari mobil. Setelah itu dari komponen ini, gas akan dibuang melalui sirkuit knalpot.

Proses ini berlangsung terus menerus agar bisa mengumpulkan dan membuang gas berikutnya. Tentu adanya bagian ini sangat penting, mengingat bahwa gas yang terkumpul tadi bisa keluar dengan baik dan juga lancar.

Baca Juga:

Exhaust Pipe

(Shutterstock)

Bagian kedua setelah exhaust manifold, gas sisa pembakaran yang sudah dikumpulkan akan dibawa ke exhaust pipe (pipa gas buang). Komponen ini yang menghubungkan exhaust manifold dengan bagian pada knalpot yang lainnya.

Setelah itu, exhaust pipe akan mengalirkan gas sisa buang tersebut ke catalytic converter. Di komponen tersebut nantinya gas akan disaring sebelum dibuang.

Baca Juga:

Catalytic Converter

(Shutterstock)

Bagian knalpot mobil berikutnya adalah catalytic converter. Komponen ini memiliki fungsi yang sangat penting.

Gas buang dari mesin mobil tentu mengandung banyak zat berbahaya sehingga harus disaring terlebih dahulu sebelum dibuang. Bayangkan saja jika tidak disaring pasti akan bahaya bagi alam.

Jenis zat berbahaya yang harus disaring agar tidak menjadi polutan antara lain adalah CO (karbon monoksida), HC (hidrokarbon), dan NOx (nitrogen oksida).

Nah, bagian yang menyaring zat berbahaya tersebut bernama catalytic converter.

Baca Juga:

Resonator

(Shutterstock)

Bagian selanjutnya adalah resonator. Resonator merupakan komponen knalpot mobil yang berperan untuk meredam suara pada ledakan gas yang dikeluarkan dari knalpot.

Suara gas buang bisa berisik ketika pedal gas ditekan lebih dalam. Karenanya, knalpot mobil perlu resonator.

Selain itu, resonator juga menciptakan back pressure pada gas buang yang membuat pembuangan gas lebih lancar. Komponen ini dipasang di bagian belakang ataupun di depan catalytic converter atau di dekat muffler.

Baca Juga:

Muffler

(Shutterstock)

Komponen knalpot ini memiliki fungsi yang hampir mirip dengan resonator. Akan tetapi, fungsi utama muffler yaitu meredam suara ketika knalpot mengeluarkan gas buangnya.

Biasanya, suhu dan tekanan yang tinggi ketika proses pembakaran akan menghasilkan gas buang mengembang cepat sehingga suara yang ditimbulkannya berisik.

Pada muffler terdapat pipa dan juga sekat berliku untuk menjadi jalur gas. Kedua komponen ini menjadikan suara getaran pada knalpot dapat teredam.

Baca Juga: Apa Akibatnya Jika Saat Pengapian Terlalu Maju Atau Mundur?

Tailpipe

(Shutterstock)

Komponen terakhir adalah tailpipe atau orang-orang sering menyebutnya dengan muffler tip. Ini merupakan bagian terakhir dalam sistem pembuangan gas mobil.

Fungsi muffler tip ini untuk membuat tampilan mobil terlihat lebih stylish. Jadi, komponen ini merupakan aksesori pemanis untuk penampilan mobil.

Kendati demikian, pada beberapa model tailpipe, komponen ini tidak hanya sebagai segi estetika saja, tetapi juga dapat menyaring gas buang.

Nah, sudah jelas kan tentang bagian knalpot mobil? Selanjutnya, mari membahas tentang bagaimana cara merawat knalpot agar awet sehingga tidak cepat berkarat ataupun rusak.

Tips Merawat Knalpot Mobil

(Shutterstock)

Menjaga agar tampilan knalpot tetap terlihat indah memang penting. Namun, menjaga knalpot dari karat juga sama pentingnya. Pasalnya, bagian knalpot mobil yang keropos bisa menimbulkan suara berisik.

Nah, berikut tips agar knalpot awet dan tidak mudah berkarat.

Panaskan Mesin Mobil Setiap Hari

Meskipun mobil tidak digunakan untuk berkendara, sangat penting untuk memanaskan kendaraan secara rutin. Tujuannya agar tidak timbul karat pada knalpot.

Selain itu juga memanaskan mobil setiap hari membuat oli bersirkulasi sehingga knalpot pun berfungsi dengan baik.

Memanaskan mobil juga dapat membantu menghilangkan kadar air pada bagian knalpot sehingga tidak terjadi korosi.

Nah, untuk perawatan knalpot, sebelum mematikan mesin mobil, injaklah pedal sampai mencapai rpm tertinggi. Lakukan sebanyak dua kali kemudian matikan mesin mobil.

Meneteskan Oli Ke Dalam Lubang Knalpot

Meneteskan oli masuk ke lubang knalpot bertujuan agar mencegah terjadinya karat pada bagian dalam knalpot. Caranya adalah memanaskan mobil terlebih dahulu.

Kamu bisa memasukkan 500 ml oli jika knalpot sudah dirasa panas. Akan ada asap warna putih yang keluar dari knalpot. Hal ini karena olinya mulai masuk ke dalam knalpot.

Memeriksa Kondisi Drainase

Knalpot mobil memiliki sebuah lubang drainase. Salah satu fungsi drainase yakni dapat menahan air masuk ke dalam silencer sehingga air  tidak mengenang.

Letak drainase berada di dekat pipa leher knalpot. Pengecekan drainase bertujuan untuk memastikan agar knalpot tidak tersumbat.

Amplas Knalpot dan Berikan Pelapis

Kalau sudah terlanjur muncul karat pada knalpot, langkah yang perlu  kamu lakukan adalah  memoles knalpot dengan amplas. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan karat. Selanjutnya, beri pelapis antikarat untuk mencegah agar knalpot tidak berkarat lagi.

Kamu juga bisa menyemprotkan cairan penghilang karat. Namun, jangan terlalu sering menggunakan cairan ini ya karena dapat mengikis lapisan knalpot mobil.

Servis Rutin

Servis rutin akan membuat gas buang dari knalpot menjadi lebih ramah lingkungan. Selain itu, knalpot menjadi tidak berisik dan tidak mengeluarkan zat berbahaya.

Baca Juga: 10 Knalpot Racing Mobil Terbaik yang Perlu Kamu Tahu

Demikian penjelasan tentang bagian knalpot mobil dan tips perawatannya. Selain tips di atas, yang tak kalah penting adalah mencuci mobil secara berkala.

Bukan hanya untuk membuat tampilannya kinclong dan bersih, mencuci mobil juga termasuk perawatan, lho. Dengan begitu, kendaraan kesayanganmu tidak akan cepat rusak dan komponen-komponennya bebas karat.

Kalau tak punya waktu untuk mencuci mobil, Pins bisa memesan layanan cuci mobil di rumah dengan Pinhome Home Service. Caranya sangat mudah karena layanan ini bisa dipesan lewat aplikasi Pinhome.

Tarifnya mulai dari Rp60 ribuan tergantung domisili kamu. Klik di sini untuk coba.

Nikmati layanan rumah tangga seperti cuci mobil, servis dan cuci AC, desinfektan & fogging, hingga massage dari Pinhome Home Service hanya dalam satu kali klik. Dapatkan pula paket perlindungan AC yang bisa dipilih sesuai kebutuhan melalui aplikasi Pinhome

Tunggu apa lagi, segera unduh aplikasi Pinhome di App Store atau Google Play sekarang dan rasakan pengalaman rumah yang bersih dan tubuh yang lebih rileks. Hanya di Pinhome Home Service yang memberikan solusi kebersihan dan perawatan properti, serta kendaraan dengan mudah.