Kamus Istilah Properti

Surat Hibah Tanah

istilah properti

Surat Hibah Tanah

Surat hibah tanah adalah dokumen legal berupa surat persetujuan dari anak kandung maupun ahli waris pemberi hibah.

Apa Itu Surat Hibah Tanah?

surat hibah tanah
(The Green Fund)

Urusan proses hibah tanah, tidak bisa dianggap sepele seperti memberikan kuasa atas tanah yang dimiliki ke orang lain begitu saja. Secara praktik hukum, ketika menghibahkan tanah, perlu adanya dokumen legal berupa surat hibah tanah.

Surat hibah tanah adalah dokumen legal berupa surat persetujuan dari anak kandung maupun ahli waris pemberi hibah. Dokumen ini mempunyai kekuatan hukum karena diatur dalam Pasal 1666 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).

Proses administrasi ini harus dilakukan mengingat kepemilikan tanah memang diatur dalam perundang-undangan. 

Agar proses penghibahan sah, maka diperlukan surat hibah tanah yang harus didukung dengan tanda tangan dan minimal dua saksi yang ikut menyaksikan proses tersebut.

Menghibahkan tanah atau bangunan harus dilakukan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), hal ini karena proses tersebut melibatkan pembuatan akta hibah yang secara resmi diawasi oleh hukum.  

Sekilas Mengenai Pengertian Hibah 

surat hibah tanah
(EO Blog)

Hibah di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memiliki pengertian pemberian yang dilakukan secara sukarela dengan mengalihkan hak atas sesuatu kepada pihak lain, contohnya hak kepemilikan suatu barang. Inisiatif penghibahan berasal dari pemberi hibah, bukan dari penerima hibah. Terkadang hibah dianggap sebagai hadiah kepada orang lain.

Di Indonesia, aturan mengenai hibah diatur dalam Pasal 1666 – Pasal 1693 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Jika melihat ketentuan tersebut, maka diketahui kalau pemberian hibah dilakukan oleh seseorang kepada pihak lain secara cuma-cuma dan tidak dapat ditarik kembali. 

Sementara, di dalam Kompilasi Hukum Islam pun demikian, bahwa hibah tidak dapat ditarik kembali, kecuali hibah yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya. 

Ini berarti, segala proses yang mencederai aturan tersebut akan dituntut dan semua pihak di dalam hibah tersebut juga telah dilindungi undang-undang yang berlaku.

Adapun beberapa syarat hibah antara lain:  

  • Dalam proses hibah harus ada pihak yang memberi hibah dan penerima hibah yang mempunyai tujuan dan prinsip yang sama.  
  • Proses hibah harus melibatkan pihak yang masih sehat secara akal dan pikiran dalam mengambil keputusan. Hibah hanya bisa dilakukan oleh orang yang masih hidup. 
  • Hibah tidak boleh diwakili dan anak-anak juga tidak bisa melakukan hibah.  
  • Barang yang dihibahkan harus nyata sehingga saat fase penyerahan, barang tersebut harus ada dan terlihat. Apabila barang masih belum ada atau belum dapat diwujudkan maka proses hibah tidak bisa dilakukan.
  • Dilakukan dengan Akta Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), artinya proses hibah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemberi hibah.  

Tujuan Membuat Surat Hibah Tanah 

surat hibah tanah
(Houk Consulting)

Surat hibah tanah adalah salah satu dokumen penting yang tidak boleh dilewati agar proses penghibahan ini bisa sah. Lebih dari itu, dokumen ini memiliki beberapa tujuan dan manfaat sebagai berikut:

Menghilangkan Risiko Saling Klaim Tanah

Tujuan surat hibah yang utama yaitu agar di masa depan kelak tidak ada sengketa atau drama saling klaim tanah. Mengingat jumlah hibah biasanya tidak sedikit sehingga pemberian hibah kepada orang lain bisa saja berujung pada tuntutan apabila ada pihak yang merasa dirugikan.

Untuk itulah, surat hibah ini berperan sebagai bentuk persetujuan dari ahli waris pemberi hibah. 

Memberikan Perlindungan Hukum 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dokumen ini diatur dalam undang-undang. Merujuk pada Pasal 1666 hingga Pasal 1693 Kitab Hibah Pada Pasal 1666 hingga Pasal 1693 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 

Sehingga melalui adanya surat hibah ini, pihak-pihak yang terlibat dalam penghibahan bisa mendapatkan perlindungan secara hukum. 

Memberikan Kejelasan Terhadap Pembagian atau Pemberian Harta 

Untuk diketahui, pemberian hibah sebaiknya tidak melanggar hak mutlak ahli waris atau bagian warisan yang telah ditetapkan oleh undang-undang untuk tiap-tiap ahli waris.  

Di sinilah peran surat hibah dari pemberi hibah yang akan memberikan kejelasan terhadap pembagian atau pemberian harta kepada penerima hibah. 

Contoh Surat Hibah Tanah

Meskipun sama-sama berisi penjelasan mengenai pemberian harta kepada pihak lain, isi surat hibah berbeda dengan surat wasiat. Lalu, seperti apa contoh surat hibah? 

Ini beberapa contohnya jika kamu ingin memberikan tanah sebagai hibah kepada seseorang, lembaga, maupun negara.

Contoh Surat Hibah Tanah untuk Masjid

Walaupun nantinya masjid akan menjadi fasilitas umum, proses hibah harus tetap menggunakan proses administrasi di bawah hukum. Berikut ini contoh yang baik dan benar.


SURAT HIBAH TANAH UNTUK MASJID

Pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

  • Nama: Girindra Mahesa.
  • Tempat, tanggal lahir: Bandung, 17 Agustus 1995
  • NIK: 123XXXXX
  • Pekerjaan: Karyawan Swasta
  • Alamat: Jalan Pasir No. 30, Bandung

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

  • Masjid: Nurul Insani
  • Alamat: Jalan Pasir No. 01, Bandung

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Pada tanggal 1 April 2021, Pihak Pertama menghibahkan sebidang tanah dengan luas 100m² kepada Pihak Kedua. Tanah tersebut atas nama H. Girindra Mahesa yang disertai bukti Sertifikat Hak Milik (tuliskan nomor SHM). Tanah ini berlokasi di Jalan Pasir No.3, Bandung. Berikut ini adalah batas-batas tanah tersebut:

  • Bagian utara berbatasan dengan Masjid Nurul Insani
  • Bagian timur berbatasan dengan Jalan Pasir No.5, Bandung
  • Bagian selatan berbatasan dengan SD 3 Permai
  • Bagian barat berbatasan dengan Jalan Pasir No.6, Bandung

Selama dimiliki oleh Pihak Pertama, tanah yang disebutkan tidak pernah mengalami sengketa atau digugat oleh pihak lain. Setelah surat hibah ini ditandatangani oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua, maka tanah tersebut sepenuhnya menjadi hak dari Pihak Kedua. Demikian surat hibah ini dibuat tanpa adanya paksaan.

Jakarta, 11 Maret 2021

(Girindra Mahesa)  (Masjid Nurul Insani)

(Pihak Pertama) (Pihak Kedua) 

Ilustrasi Surat Hibah untuk Masjid yang sudah dirapikan ke dalam Microsoft Word


Contoh Surat Hibah Tanah untuk Pemerintah

Berikut ini contoh surat hibah tanah untuk pemerintah dari individu. 


SURAT HIBAH TANAH

Pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

  • Nama: Tri Anggara
  • Tempat, tanggal lahir: Banyuwangi, 10 Januari 1978
  • NIK: 389xxxxx
  • Pekerjaan: Wiraswasta
  • Alamat: Jalan Cinta, Blok A, Bogor.

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

  • Nama: Kantor Desa Banyuwangi
  • Alamat: Jalan Cinta, Blok B, Bogor

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Pada tanggal 12 Februari 2021, Pihak Pertama menghibahkan sebidang tanah seluas 500 m² kepada Pihak Kedua. Tanah tersebut atas nama Fariz Sidqia yang disertai bukti Sertifikat Hak Milik (tuliskan nomor SHM). Tanah tersebut berlokasi di Jalan Cinta, Blok A, Bogor. Berikut ini adalah batasan dari tanah tersebut untuk kemudian diperhatikan,

  • Utara berbatasan dengan SD 12 Bogor
  • Timur berbatasan dengan Toko Alim Berbudaya
  • Selatan berbatasan dengan Jalan Kasih 04
  • Barat berbatasan dengan Jalan Antariksa IV

Selama tanah tersebut dimiliki oleh Pihak Pertama, area tersebut pernah mengalami sengketa atau digugat oleh pihak manapun. Setelah surat hibah ini ditandatangani Pihak Pertama dan Pihak Kedua, maka tanah yang disebutkan sepenuhnya menjadi hak Pihak Kedua. Demikian surat hibah ini dibuat tanpa adanya paksaan.

Bogor, 15 Maret 2021

(Fariz Sidqia)  (Kantor Desa Sukamaju)  

(Pihak Pertama) (Pihak Kedua)

Ilustrasi Surat Hibah Tanah untuk Pemerintah yang sudah dirapikan ke dalam Microsoft Word

Itu dia Pins penjelasan mengenai surat hibah tanah. Selain surat hibah, pemberi dan penerima hibah juga harus melengkapi dokumen legalitas lain seperti Sertifikat Kepemilikan, Akta Jual Beli, Surat Wasiat, Surat Pemberitahuan Pajak Terutang, dan surat-surat pendukung lain. 

Cari tahu apakah benar pihak penjual memang ahli waris dari pewaris atau pemilik sah tanah yang akan dibeli. Hal ini sangat penting agar Pins tidak terlibat dalam masalah sengketa di kemudian hari. Semoga informasi ini bermanfaat!


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.