Kamus Istilah Properti

Sold Out

istilah properti

Sold Out

Sold out berarti barang yang dijual sudah laku dan tidak ada stock lagi.

Apa itu Sold Out

sold out
(Pexels)

Sold out berasal dari kata dasar sell dan out. Sell bermakna menjual yang dipasangkan dengan out yang bermakna habis. Artinya sold out adalah terjual habis. 

Pernyataan ini digunakan untuk menyatakan bahwa kondisi barang sudah terjual laku. Dalam istilah properti, sold out sering digunakan ketika sebuah bangunan yang dipasarkan kemudian orang yang membelinya.

Mungkin Pins beberapa kali mendapati produk properti yang laris terjual alias sold out hanya dalam hitungan jam atau tak sampai satu hari. Memang, fenomena ini umum terjadi di Indonesia, terutama kawasan-kawasan dengan tawaran pertumbuhan harga tinggi.

Faktor yang Menentukan Properti Cepat Sold Out

sold out
(Pexels)

Meskipun kebutuhan akan tempat tinggi sangat tinggi, nyatanya menjual properti tidak selalu mudah. Ada beberapa faktor yang bisa jadi penentu sebuah rumah sold out segera. Berikut ini diantaranya: 

1. Harga yang Ditawarkan 

Seringkali kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat saat memasang iklan menjual rumah adalah menawarkannya dengan harga yang tidak masuk akal. Jika Pins ingin properti yang dijual bisa sold out dalam waktu singkat, pastikan Pins menawarkan harga sesuai dengan lokasi, luas tanah, kondisi fisik, dan kelengkapan lainnya.

Mungkin nantinya akan terjadi tawar-menawar dengan calon pembeli. Jika Pins telah memperhitungkan segalanya dengan baik, tentu Pins sudah siap dengan proses negoisasi ini. 

2. Kondisi Fisik Properti yang Dijual  

Ketika Pins berencana akan menjual rumah, maka kesiapan fisik dari rumah tersebut pun harus jadi perhatian lebih lanjut. Jika rumah dijual dengan kondisi fisik yang buruk, seperti bocor di mana-mana, kondisi air dan listrik yang mati, hingga saluran yang buruk, tentu hanya jadi penghalang rumah bisa laku terjual. 

Untuk itu, sebelum menjualnya pastikan kondisi dinding, atap rumah, hingga ilalang dan debu-debu yang masih berserakan di sekitar taman, sudah Pins atasi dengan baik. 

3. Lokasi 

Aksesibilitas juga memengaruhi minat calon pembeli. Jika lokasi rumah berada jauh dari pusat kota, pusat keramaian, serta fasilitas-fasilitas kunci, calon pembeli kemungkinan besar tidak akan terlalu tertarik dengan rumah tersebut.  

Jika perlu, ketika Pins akan memasang iklan “rumah dijual” jelaskan secara detil tentang fasilitas-fasilitas umum yang berada di sekitarnya.

4. Agen 

Pins memang bisa menjual rumah tanpa perantara agen. Tetapi menjual rumah sendiri akan lebih sulit dan butuh perjuangan lebih besar. Nah, ketika Pins bekerja sama melalui agen-agen properti bisa jadi upaya mudah agar properti cepat sold out. 

Namun jangan salah langkah dalam memilih agen properti. Pilihlah agen-agen properti yang memang sudah memiliki reputasi yang baik. Jika salah dalam memilih agen, atau kebetulan bertemu dengan agen yang “nakal” bisa-bisa penjual rumah justru mengalami kerugian.

5. Mitos dan Kepercayaan Masyarakat  

Faktor ini paling sering diabaikan tapi nyatanya banyak mempengaruhi sebuah properti bisa laku atau tidak.

Pins boleh percaya atau tidak dengan mitos atau kepercayaan masyarakat. Bagaimanapun, hal-hal ini mempengaruhi penjualan rumah. 

Sebagai contoh rumah dengan posisi tusuk sate, misalnya, dipercaya membawa kesialan bagi penghuninya. Ini bakal menjadi poin pertimbangan sebagian calon pembeli di Indonesia.

6. Cara Promosi 

Cara Pins mempromosikan properti yang dijual juga mempengaruhi penjualan, lho. Saat ini promosi tidak hanya harus melalui kata-kata, tapi Pins juga bisa membuat sebuah video sederhana untuk promosi di media sosial.    

Selain itu, Pins bisa juga coba upload properti yang Pins jual melalui situs jual-beli rumah secara online seperti Pinhome. Ini bisa jadi cara ampuh biar iklan penjualan rumah bisa dilihat oleh orang-orang yang membutuhkannya. 

Tips Biar Rumah Cepat Sold Out

sold out
(Pexels)

Meski menjual rumah kedengarannya sulit, sebenarnya Pins bisa menjual rumah dengan cepat dengan mengatur strategi yang tepat. 

Biar properti yang dijual bisa cepat sold out, berikut ini tipsnya:

Lakukan Renovasi Rumah 

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, kondisi fisik rumah akan sangat mempengaruhi penjualan rumah. Untuk itu, sebaiknya Pins mulai memperbaiki rumah jika berniat menjualnya.

Tak perlu renovasi besar-besaran. Pins bisa melakukan renovasi minor terutama jika kondisi rumah sudah buruk. Misalnya, memperbaiki genting yang bocor atau sekadar mengecat tembok yang sudah berjamur. 

Ketika kondisi rumah lebih layak, maka secara langsung akan menarik perhatian si calon pembeli sehingga negosiasi harga pun akan lebih mudah.

Tentukan Harga yang Realistis 

Menentukan harga rumah tak boleh gegabah. Sebelum menetapkan besaran harganya, Pins sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu dan hindari menjual rumah jauh dari harga pasaran. Jangan terlalu mahal, jangan juga terlalu rendah. 

Tentukan pula harga batas negosiasi. Coba untuk posisikan diri menjadi penjual yang profesional dan jangan sampai kebaperan untuk menghindari penentuan harga secara subyektif.

Promosi di Banyak Platform 

Mempromosikan properti yang sedang dijual tak melulu harus dengan cara konvensional seperti memasang spanduk. Pins kini bisa dengan mudah memasang iklan di situs jual beli atau melakukan promosi di media sosial.

Jangan lupa untuk menampilkan foto-foto terbaik untuk meningkatkan kemungkinan terjualnya rumah pada calon pembeli. Jika perlu, manfaatkan jasa fotografer profesional untuk mengambil foto rumah dari sudut terbaik.  

Pilih Agen Properti yang Profesional 

Jika Pins berniat menggunakan jasa broker atau agen propertidalam menjual rumah, pilihlah agen properti yang sudah ahli di bidangnya. 

Tentu, menggunakan jasa broker perlu menyisihkan uang sebagai komisi, namun bukan menjadi masalah karena broker sudah terlatih di dunia properti dan memiliki jaringan yang lebih luas. Oleh karena itu, jika Pins memilih opsi ini, pastikan bahwa Anda memilih agen properti yang tepat dan profesional.

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga berguna ya, Pins!