Kamus Istilah Properti

Kompor Induksi

istilah properti

Kompor Induksi

Kompor induksi adalah jenis kompor yang dapat memanaskan secara langsung tanpa memerlukan nyala api karena memanfaatkan energi listrik sebagai sumber energi panasnya.

Apa Itu Kompor Induksi?

kompor induksi

Apabila dilihat dari asal-usulnya, kompor induksi (induction hob, induction stove, induction cooktop) pertama kali muncul tahun 1993 dalam acara World Fair di Chicago. Kemudian, Kompor induksi dikembangkan pada awal tahun 1970 dengan lebih modern oleh R&D Center of Westinghouse Electric Corporation di Amerika Serikat.  

Kompor induksi memiliki permukaan memasak yang memanas dengan mentransfer arus dari medan elektromagnetik yang terletak di bawah permukaan kaca secara langsung ke peralatan masak induksi magnetik yang ditempatkan di atasnya. 

Tidak seperti konduksi termal, alat ini memanaskan peralatan masak ini secara langsung tanpa memerlukan nyala api atau kompor. 

Di Indonesia sendiri, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah sejak Oktober 2020 memulai Gerakan Konversi Satu Juta Kompor LPG ke Kompor Induksi. PLN menilai pemakaian kompor induksi dapat menghemat anggaran subsidi LPG serta meningkatkan ketahanan energi nasional. 

Yang menarik dari kompor induksi adalah tidak adanya panas yang dihasilkan melainkan sudah menginduksi peralatan masak yang dipakai. Artinya, yang panas dari kompor satu ini yaitu alat masaknya, bukankah kompornya. 

Jika Pins mencari jenis kompor yang canggih sekalipun estetik, maka kompor induksi adalah jawabannya. 

Cara Kerja Kompor Induksi

Sebagian besar orang mengira bahwa kompor induksi dan kompor listrik merupakan dua jenis kompor yang sama. Meskipun keduanya memakai energi listrik tetapi dari cara kerjanya berbeda. 

Pada kompor induksi cara kerjanya memakai reaksi elektromagnetik antara kompor dengan alat masak. Dengan reaksi tersebut, maka panas yang dihasilkan akan menyebar pada alat masak.

Artinya, kompor induksi memanaskan wajan atau panci secara langsung menggunakan energi elektromagnetik.

Sementara cara kerja kompor listrik dengan memanfaatkan energi panas dari listrik yang dialirkan ke permukaan dengan bentuk melingkar layaknya obat nyamuk. Permukaan kompor listrik sangat panas dan tidak boleh untuk disentuh.

Cara kerja kompor induksi yang memanfaatkan reaksi elektromagnetik maka makanan bisa lebih cepat matang dan merata apabila Pins bandingkan kompor biasa.

Jenis Kompor Induksi

kompor induksi

Saat ini Pins dapat memilih dua jenis kompor induksi, yaitu yang tanam dan portable. Berikut ini penjelasan jenis induction hob

Kompor Induksi Tanam

Jenis yang pertama paling banyak dimanfaatkan di apartemen dan hunian modern. Pada kompor tanam, terdapat dua tungku sampai empat tungku.

Kompor induksi tanam tampil estik karena tertanam atau terpasang pada kabinet bagian bawah kitchen set atau countertop di dapur. 

Kompor Induksi Portable

Selanjutnya, kompor yang dapat dipindahkan. Terdapat jenis kompor satu tungku dan kompor dengan beberapa tungku.

Dilihat dari bentuknya, cenderung tipis dan ringan sehingga Pins dapat membawanya dengan mudah. 

Kelebihan dan Kekurangan Kompor Induksi

Induction stove memiliki banyak keunggulan yang dapat dipertimbangkan bagi Pins yang sedang memilih kompor terbaik untuk kebutuhan memasak. Selain itu, ada juga kekurangan yang harus dipersiapkan. 

Yuk, simak penjelasan seputar kelebihan dan kekurangannya berikut ini.

Kelebihan 

Berikut ini sederet kelebihan kompor induksi: 

  • Kompor ini tidak meninggalkan asap sebagai sisa pembakaran yang tidak sempurna layaknya pada kompor konvensional.
  • Lantaran tidak meninggal asap, maka kompor induksi lebih ramah lingkungan. 
  • Dapat memasak tanpa api sehingga Pins akan lebih terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran gas hingga terkena luka bakar. 
  • Lebih praktis. Pins tidak perlu membongkar dan memasang tabung gas dan tidak perlu khawatir kompor mati ketika proses memasak karena gas habis.
  • Panas yang merata pada masakan.
  • Bentuknya ramping sehingga dapat diletakkan di mana pun. 
  • Instalasinya mudah yaitu hanya dengan menyambungkan perangkat pada kompor saja. 
  • Kompor ini umumnya dibekali fitur canggih untuk melengkapi kemudahan saat memasak, mulai dari mode sentuh, timer, boost untuk memasak lebih cepat, automatic shut off, hingga child lock
  • Pins dapat mengatur suhu sesuai dengan kebutuhan supaya dapat mencegah masakan gosong. 
  • Sangat mudah dibersihkan karena permukaan kompor yang rata dan licin. Pins hanya perlu membersihkan permukaannya dengan kain bersih.

Kekurangan  

Sementara itu, kekurangan kompor induksi adalah sebagai berikut: 

  • Daya listrik yang diperlukan cukup besar, yaitu sekitar 300-2000 watt. Pins jadi harus mengalokasikan budget lebih banyak untuk membayar tagihan listrik apalagi jika menggunakannya setiap hari. 
  • Suhu panasnya dihasilkan dari reaksi elektromagnetik, sehingga Pins memerlukan peralatan khusus yang dapat bereaksi dengan magnet. Pins hanya bisa memasak pada peralatan dapur yang terbuat dari material tertentu seperti stainless steel, besi, dan juga baja saja. 
  • Pemakaian harus secara hati-hati karena kompor ini dilapisi kaca. Ketika kaca pada kompor tersebut rusak, tentu akan mempengaruhi kinerja kompor saat digunakan. 

Nah, itulah informasi seputar kompor induksi yang dapat Pinhome sampaikan. Pins bisa menemukan kompor induksi dengan merk dan harganya yang bervariasi. Mulai dari Rp 750 ribuan sampai jutaan.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya!


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.