Kamus Istilah Properti

Harga Kontrak Awal

istilah properti

Harga Kontrak Awal

Harga kontrak awal adalah nilai awal sebelum adanya perubahan atas pekerjaan dalam jangka waktu tertentu dan jumlah biaya tertentu.

Apa Itu Harga Kontrak Awal? 

(Roofing Contractor)

Harga kontrak awal adalah nilai awal atas pekerjaan yang dikerjakan oleh pihak pemborong berdasarkan surat perjanjian, surat perintah kerja antara pihak pemberi pekerjaan dalam jangka waktu tertentu dan jumlah biaya tertentu.

Di dalam dokumen kontrak, maka akan tercantum nilai kontrak yang mengatur hubungan hukum antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), atau dalam hal ini merupakan pengguna jasa, dengan penyedia barang atau jasa untuk melaksanakan suatu pekerjaan.

Pada kerja sama dalam pengerjaan konstruksi, harga kontrak awal bersumber dari dokumen lelang. Sebenarnya, harga kontrak awal dan akhir jarang dilakukan perubahan dan masih akan berlaku hingga akhir kontrak menjadi bagian dari dokumen kontrak.

Meski demikian, masih ada kemungkinan harga kontrak awal mengalami perbedaan terutama jika tersedia ketentuan mengenai perubahaannya atau addendum kontrak.

Mengubah Harga Kontrak Awal 

Tidak dapat dipungkiri, jika selama proses pelaksanaan kontrak, terkadang ada saja hal-hal yang terjadi di luar rencana sehingga menuntut terjadinya perubahan. 

Misalnya, perubahaan ketika bertambahnya kebutuhan, jadwal yang harus mundur dari ketetapan karena sebuah peristiwa, atau mungkin adanya pelanggaran aturan oleh penyedia. Ketika kontrak kerja sudah terlanjur ditandatangani dan dilaksanakan, hal inilah yang menuntut perubahan harga kontrak awal yang berbenturan dengan ketetapan di dalam kontrak.

Terkait perubahan harga kontrak awal sebenarnya sudah tercantum di dalam Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010. Di dalam aturan tersebut tertulis masing-masing pihak, dapat melakukan perubahan kontrak bila memang dibutuhkan. 

Disebutkan bahwa apabila terdapat perbedaan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan, dengan gambar dan/atau spesifikasi teknis yang ditentukan dalam dokumen kontrak, PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan pada kontrak.

Perubahan tersebut meliputi:

  • Menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.
  • Menambah dan/atau mengurangi jenis pekerjaan.
  • Mengubah spesifikasi teknis pekerjaan sesuai kebutuhan lapangan.
  • Mengubah jadwal pelaksanaan.

Ketentuan Perubahan Nilai Kontrak Awal 

Perubahan kontrak tersebut berlaku untuk pekerjaan yang menggunakan kontrak harga satuan atau bagian pekerjaan yang menggunakan harga satuan dari kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. 

Ketika perubahan terjadi karena penambahan pekerjaan, maka harga baru tidak melebihi 10 persen dari harga yang tercantum dalam perjanjian atau kontrak awal.

Penyedia juga wajib menyediakan anggaran untuk pekerjaan tambahan. Namun, dilarang mengalihkan pelaksanaan pekerjaan utama berdasarkan kontrak dengan melakukan subkontrak kepada pihak lain, kecuali sebagian pekerjaan utama kepada penyedia barang/jasa spesialis. 

Apabila ada penyedia yang melanggar, akan ada sanksi yang dikenakan berupa denda dalam bentuk dan besar yang sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam dokumen kontrak. 

Untuk perubahan kontrak yang disebabkan masalah administrasi, dapat dilakukan sepanjang disepakati oleh kedua belah pihak.

Jenis-jenis Kontrak Konstruksi

(Unsplash)

Dalam proyek konstruksi, ada berbagai jenis kontrak didasarkan pada beberapa hal seperti cara pembayarannya. Berikut ini jenis kontrak kerja konstruksi yang sesuai dengan peraturan di Indonesia. 

Kontrak Konstruksi Harga Satuan

Jenis yang perjanjian kerja sama berdasarkan perhitungan harga satuan. Cara perhitungannya cukup rumit karena memerlukan informasi yang rinci. Pengeluaran biaya didasarkan pada volume pekerjaan yang diselesaikan kontraktor.

Misalnya, Pins akan melakukan renovasi garasi rumah dengan meminta bantuan kontraktor. Pins sepakat akan melakukan pengerjaan beton cor dengan harga Rp1 juta per meter kubik dengan estimasi total volume mencapai 10 meter kubik.

Melalui perjanjian tersebut, maka biaya renovasi untuk 10 meter seharga Rp10 juta. Namun, jika di tengah proses renovasi ternyata volume pengerjaan beton cor yang dibutuhkan bertambah 17 meter kubik, Pins juga harus menambah biaya menjadi Rp17 juta.

Kontrak Lump Sum

Jika ingin perhitungan yang lebih sederhana, kontrak lump sum adalah solusinya. Perjanjian kerja sama ini telah dibuat di awal untuk pengerjaan sebuah proyek dalam jangka waktu tertentu.

Dalam kontrak ini, Pins dan kontraktor harus menyepakati durasi kontrak dan tahap pembangunan. Sebuah pembangunan rumah bisa saja dibangun dalam tiga tahap dan untuk setiap tahapnya diperlukan sebuah perjanjian kerja yang baru.

Selama kesepakatan berlaku, pembangunan rumah menjadi tanggung jawab dan risiko kontraktor. Jika di tengah pembangunan rumah, terjadi penyesuaian harga material, maka Pins tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya tambahan karena pembangunan telah menjadi risiko kontraktor. 

Kontrak Gabungan  

Selanjutnya menggunakan kesepakatan gabungan lump sum dan harga satuan, biaya pengerjaan yang disepakati di awal tidak akan berubah. Namun, jika ada penambahan kebutuhan saat proses pembangunan, hal itu akan menjadi risiko dari kontraktor.

Kontrak Persentase

Dengan kontrak persentase, biaya yang harus Pins keluarkan sesuai dengan jumlah pengeluaran kontraktor ditambah persentase dari biaya pembangunan tersebut.

Misalnya, dalam kontrak, Pins dan kontraktor menyepakati bahwa keuntungan yang didapat kontraktor sebesar 40 persen dari pembangunan rumah.

Di akhir pembangunan kontraktor akan memberikan daftar rincian pembangunan. Misalnya, biaya renovasi rumah sebesar Rp80 juta, maka biaya yang harus dikeluarkan untuk biaya kontraktor adalah Rp32 juta.

Dilihat dari sistem perjanjian yang dibuat, kontrak jenis ini lebih menguntungkan kontraktor rumah.

Kontrak Konstruksi Terima Jadi

Jenis kontrak konstruksi satu ini hampir mirip dengan lump sum. Perbedaannya, dalam jenis kontrak ini, semua biaya sampai akhir pembangunan disepakati di awal.

Besarnya biaya pun didasarkan pada penilaian bersama antara pemilik rumah dan kontraktor.


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Linda

Editor: Iko