Tempat Wisata Di Sawahlunto Sumatera Barat

Dipublikasikan oleh Nabila Zahra Hafizhah ∙ 30 July 2020 ∙ 7 menit membaca

Kota Sawahlunto terletak di wilayah Sumatera Barat, memiliki berbagai tempat wisata di Sawahlunto yang menarik untuk dikunjungi. Kota bersejarah ini memiliki sejuta pesona yang sayang jika diabaikan. Sebagian besar objek wisata di Sawahlunto ini bersumber dari “peninggalan” zaman penjajahan kolonial Belanda.

Kala itu, kota ini menjadi pusat pertambangan batu bara terbesar. Namun aset tersebut sudah habis, dan sekarang lihatlah beberapa sisa keindahannya saja.

Tempat Wisata Di Sawahlunto

Bagi Anda para traveller, tentu tujuan utama berwisata adalah menyegarkan pikiran sekaligus mengabadikan setiap pesona alam di dalamnya. Apalagi jika tempat wisata tersebut memiliki spot unik untuk berfoto, pasti akan laris diserbu pengunjung. Simak beberapa referensi destinasi wisata di Sawahlunto berikut ini.

1. Danau Biru

andalastourism.com

Danau Biru ini menjadi salah satu tempat wisata yang sangat eksotis. Airnya yang biru cerah serta tebing-tebing berbatu semakin menjadikan lokasi ini semakin mempesona.

Namun siapa sangka, bahwa danau ini rupanya adalah bekas galian batu bara? Ya, jaman dulu lokasi ini merupakan tambang batu bara, namun bekas galiannya diabaikan begitu saja.

Rute menuju tempat ini masih cukup sulit, struktur jalannya berbatu dan begitu terjal. Jarak menuju tempat ini masih cukup jauh dari Kota.

Di lokasi utama, danau ini pun belum tersedia fasilitas yang memadai. Jadi jika Anda ingin ke Danau Biru ini, pastikan membawa sendiri perbekalan yang dibutuhkan. Yang jelas, jangan lupa bawa kamera ya!

Baca Juga: 13+ Tempat Wisata di Padang Panjang

2. Danau Kandih

tempat wisata di sawahlunto
(Instagram | @ronitidin)

Tempat wisata di Sawahlunto berikutnya adalah Bekas galian tambang yang berubah menjadi tempat wisata berikutnya yaitu Danau Kandih.

Serupa dengan Danau Biru, namun danau ini tidak memiliki air berwarna biru. Tapi jangan sedih dulu, Anda tetap bisa menikmati panorama tebing yang indah di tempat ini. Dari kejauhan deretan tebing ini membentuk perbukitan yang sejuk dipandang mata.

Air sungai di danau ini bersumber dari sungai Batanghari. Karena bersumber dari sungai, danau ini juga menyimpan banyak ikan di dalamnya.

Tidak heran jika danau ini pun ramai dikunjungi oleh para pemancing. Selain itu, danau ini sudah dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penunjang. Misalnya toilet, warung makan, serta beberapa wahana seperti banana boat.

3. Lubang Mbah Soero

tripadvisor.com

Berwisata di atas daratan mungkin sudah biasa, namun pernahkah Anda berwisata dari dalam tanah? Jika belum, saatnya Anda mengunjungi Lubang Mbah Soero.

Tempat wisata ini berupa terowongan yang panjangnya mencapai 1,5 kilometer. Sama seperti tempat wisata lainnya, Lubang Mbah Soero juga merupakan bekas penambangan batu bara.

Mbah Soero sebenarnya adalah nama mandor di pertambangan kala itu. Sebagai bentuk penghormatan, nama tersebut kemudian dijadikan nama tempat wisata di lokasi tersebut.

Anda tidak perlu takut untuk berpetualang di terowongan ini, karena Anda akan ditemani oleh pemandu wisata yang memang paham seluk beluk Lubang Mbah Soero.

Baca Juga:

4. Lubang Kalam

tempat wisata di sawahlunto
(Instagram | @jho_do4nx)

Tempat wisata di Sawahlunto yang tidak kalah menariknya yaitu Lubang Kalam. Lokasi ini merupakan terowongan kereta api yang diklaim memiliki ukuran terpanjang di Sumatera. Terowongan ini sudah tidak pernah dilewati kereta api lagi. Kecuali kereta api uap kuno yang dijuluki “Mak Itam”.

Namun, tempat ini masih ramai dikunjungi traveller karena memiliki pesona yang eksotis dan sedikit horror. Jalur terowongan ini menghubungkan 2 tempat, yaitu Stasiun Sawahlunto dan Stasiun Muara Kalaban. Panjang jalur antara 2 tempat tersebut sekitar 7 km.

5. Puncak Microwave dan Puncak Batu Runcing

bisnis.com

Tempat wisata yang Instagramable di Sawahlunto diantaranya yaitu 2 puncak paling populer. Puncak tersebut adalah Batu Runcing dan Microwave.

Meski bentuknya serupa, namun 2 puncak ini berada di tempat yang berbeda. Puncak Batu Runcing ada di daerah Silungkang. Sedangkan Puncak Microwave berada di daerah Lumindai – Barangin.

Puncak ini merupakan batuan kapur yang terbentuk dari pelapukan air hujan. Menurut para ahli, pelapukan ini berlangsung selama ratusan tahun yang lalu. Untuk bisa sampai pada 2 puncak ini, Anda harus menempuh perjalanan yang cukup jauh, terjal, dan menantang. Jadi, sebaiknya Anda menyewa jasa pemandu agar tidak tersesat di tengah perjalanan.

Baca Juga:

6. Air Terjun Sungai Bikan

(Instagram | @mudisapta)

Tidak melulu tentang peninggalan zaman Belanda, banyak juga Wisata alam di Sawahlunto yang memiliki pesona alam yang alami.

Salah satunya berada di Desa Wisata Rantih. Desa ini menawarkan keindahan alam yang masih sangat alami dan segar. Salah satu objek yang menjadi daya tarik paling eksotis yaitu air terjun Sungai Bikan. Saat Anda berada di tempat ini, dijamin pikiran menjadi fresh dan semua lelah menjadi hilang.

Bayangkan saja, air terjun ini berada di tengah hutan yang cukup asri dan rindang. Betapa sejuknya bukan? Tidak hanya air terjun, di sekitarnya juga terdapat spot foto unik berupa jembatan gantung. Ada juga area perkemahan khusus untuk Anda yang ingin berkemah.

7. Padang Savana

(Wisato.id)

Ingin cari spot foto yang keren? Anda bisa coba mengunjungi Padang Savana di daerah Kolok. Lokasi ini merupakan hamparan luas yang penuh dengan rumput-rumput hijau.

Sejauh mata memandang, Anda akan melihat pemandangan hijau dengan bukit-bukit di kejauhan. Tempat ini cocok untuk Anda yang ingin berwisata namun di tempat yang sepi. Pasalnya, belum banyak orang yang tahu lokasi ini. Karena belum begitu terkenal, maka belum ada fasilitas apapun di tempat ini. Silahkan Anda bawa bekal sendiri ya!

8. Hotel Ombilin

booking.com

Meskipun hanya terlibat seperti hotel biasa, namun kenyataannya memiliki sejarah yang panjang. Lokasinya ada di Kota Tua, Sawahlunto.

Dah, hotel ini difungsikan sebagai tempat penyambutan dan penginapan tamu-tamu terhormat Kolonial Belanda. Hingga kini, beberapa bagian bangunan aslinya masih berdiri kokoh.

Tidak hanya itu, di lokasi hotel ini berada, terdapat pula Kota Tua yang memiliki kisah panjang sejak zaman penjajahan. Di sini kamu akan menemukan banyak bangunan peninggalan sejarah.

9. Museum Goedang Ransoem

tribunnews.com

Tempat Wisata Di Sawahlunto berikutnya adalah sebuah musemu bernama Goedang Ransoem, berlokasi di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Lembah Sega.

Museum ini telah ada sejak tahun 1918. Bangunan bersejarah di Sawahlunto yang satu ini dahulunya dijadikan sebagai dapur umum para pekerja tambang di sana.

Hingga hari ini, hampir keseluruhan sisi bangunan masih berdiri kokoh dan kuat, bahkan menghadirkan spot-spot vintage untuk berswafoto, yang tentunya begitu Instagramable.

Baca Juga: Air Terjun Lembah Anai

10. Gereja Santa Barbara

tempat wisata di sawahlunto
Parokisantabarbarasawahlunto.wordpress.com

Berikutnya ada sebuah gereja bernama Santa Barbara, berlokasi di Jl. Yos Sudarso No.45, Kec. Lembah Segar. Gereja ini sudah berumur 1 abad, dibuat pada tahun 1920-an.

Dilihat dari bagian luar, gereja ini menghadirkan penampilan arsitektur asli Belanda pada zaman kolonial. Untuk masuk ke dalam, jangan lupa minta izin dulu sama penjaganya.

11. Puncak Cemara

idblanter.com

Tempat Wisata Populer di Sawahlunto berikutnya adalah sebuah panorama pemandangan alam yakni Puncak Cemara, berlokasi di Saringan, Barangin, tak jauh dari kota Sawahlunto.

Selain bisa melihat pemandangan Kota Sawahlunto dari ketinggian, di sini kamu juga bisa bersantai di wahana bermain dan gazebo, sembari bermain dengan monyet ekor panjang, hewan khas Puncak Cemara.

12. Gedung Pusat Kebudayaan

detik.com

Berikutnya adalah sebuah bangunan yang dulunya dijadikan sebagai tempat berpesta para pejabat dan orang-orang kaya kolonial, lokasinya masih di sekitaran Bangunan Peninggalan Belanda.

Setelah kekuasaan mereka berakhir di Indonesia, bangunan ini akhirnya dialih-fungsikan sebagai tempat pertemuan masyarakat. Kemudian diubah lagi menjadi kantor Bank Dagang Negara.

Akhirnya, bangunan ini diubah lagi menjadi Kantor Bank Mandiri. Dan sejak tahun 2005, diubah menjadi Gedung Pusat Kebudayaan.

Sekarang, kamu bisa menyaksikan keindahan bangunan ini dari sisi luarnya, yang begitu kental dengan tekstur bangunan zaman kolonial yang sangat menarik dan sayang jika dilewatkan.

Baca Juga:

Nah itu dia Pins berbagai rekomendasi wisata di Sawahlunto. Gimana? Tertarik buat mengunjungi satu per satu?

Featured Image Source: Wikiwand.com

Editor: Voni Sri Wijayanti


Temukan pilihan rumah dijual di Sawahlunto atau info perumahan baru di Sawahlunto terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.