Info Area

Wisata Lawang Sewu Semarang

Bagi kamu yang memiliki rumah di Semarang pasti sudah akrab dengan wisata Lawang Sewu. Lawang Sewu dalam bahasa Indonesia bermakna seribu pintu.

Dulunya bangunan ini adalah sebuah kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) yang didirikan oleh Belanda di Semarang. Disini juga sering dijadikan lokasi syuting film maupun FTV.

Bangunannya tidak hanya megah di siang hari namun juga menawan ketika malam tiba. Tak heran banyak menjadikannya tempat nongkrong dan wisata malam murah meriah.

Di sekitar bangunan, kamu juga bisa berwisata kuliner dan menikmati makanan khas kota Semarang. Berikut informasi tiket dan alamat Lawang Sewu yang bisa dijadikan pedoman berwisata.

Baca Juga:

Informasi Lawang Sewu Semarang Terbaru

(Shutterstock)

Informasi Wisata Lawang  Sewu Semarang
LokasiJl. Pemuda, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132
Harga TiketRp. 10.000-Rp. 20.000
Reservasi(024) 3542015
Jam Operasional08.00 – 17.00 WIB  (Weekday)08.00-20.00 WIB (Weekend)
Didirikan27 Februari 1904
ArsitekProf. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Quendag
MapsMaps

Lokasinya berada di pusat kota dengan luas 18.232 meter persegi. Dibalik kemegahannya Lawang Sewu juga dinobatkan sebagai tempat terangker kedua di Asia.

Dulunya, gedung ini telah kosong bertahun-tahun dan sering dijadikan lokasi uji nyali. Namun usai pemugaran dan renovasi pada 2011, Lawang Sewu tidak lagi memiliki ruangan gelap bahkan area lowong bawah tanah bisa ditelusuri.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk Gedung
HTM 1 Orang DewasaRp. 20.000
HTM 1 Orang Anak-anakRp. 10.000
HTM Wisatawan MancanegaraRp. 30.000
Tour Guide Lorong Bawah TanahRp. 30.000
Parkir Motor / ( Kendaraan Roda 2 )Rp. 2.000
Parkir Mobil / ( Kendaraan Roda 4 )Rp. 5.000

Ketika masuk ke lokasi juga harus memenuhi persyaratan tertentu. Diantaranya pengunjung telah menjalani vaksinasi minimal dosis 1.

Untuk anak usia 12 tahun harus didampingi orang tua atau pendamping yang telah menjalani vaksinasi. Pengunjung wajib scan barcode Peduli Lindungi pada pintu masuk museum.

Jam Operasional

Jam Buka
07.0020.00

Alamat dan Rute Lokasi

(Shutterstock)

Lokasinya berada di Jl. Pemuda, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132

Kamu juga bisa mengikuti arahan Google Maps berikut ini :

Rute Menuju Lokasi Wisata Lawang Sewu

Rute menuju wisata ini cukup mudah karena lokasinya berada di Pusat kota. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau memakai transportasi umum yang tersedia.

Bila naik kereta api turunlah di Stasiun Semarang Poncol ataupun Stasiun Tawang. Setelah itu ikuti arahan dibawah ini :

Dari Stasiun Semarang => BRT Koridor IV => Cangkringan => Balaikota Semarang => Lawang Sewu

Bila kamu datang ke kota Semarang dengan naik pesawat maka setelah mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang lanjutkan perjalanan dengan menggunakan rute berikut :

Bandara Ahmad Yani => Naik BRT Koridor IV => Halte Pasar Bulu => Naik Angkot Jurusan Karang Ayu => Lawang Sewu

Perjalanan dari bandara bisa menggunakan bus dan angkot. Sediakan uang kecil untuk naik transportasi ini ya!

Baca Juga:

Sejarah Lawang Sewu Semarang

(Shutterstock)

Lawang Sewu didirikan pada tahun 1904 tepatnya pada 27 Februari. Bangunan  selesai dibangun pada tahun 1907 dan menjadi salah satu kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NISM.

Rancangan atau Arsitektur dari Gedung ini dibuat oleh Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J.Queendag yang merupakan arsitek dari Amsterdam, Belanda. 

Penggalian tanah pertama kali dilakukan sedalam 4 meter. Tujuannya untuk menggantinya memakai lapisan vulkanik agar tahan akan gempa. 

Pada 1916, Lawang Sewu memiliki bangunan tambahan dan selesai di tahun 1918. Ciri bangunan memiliki desain huruf L dan mempunyai banyak pintu dan jendela sebagai sirkulasi udara.

Saking banyaknya, masyarakat setempat menyebutnya sebagai Lawang Sewu atau Pintu Seribu. Walaupun jumlah sebenarnya pintu dan jendela di yang dimiliki oleh bangunan bekas Kantor NIS ini tidak mencapai 1000 unit.

Faktanya, hanya ada sekitar 429 pintu saja. Kebanyakan jendela disini tergolong besar sehingga sering disangka sebagai pintu.

Bangunan tergolong unik karena menggunakan kaca patri dari pabrikan Johannes Lourens Schouten. Dalam ornamen kaca patri tersebut berkisah tentang kekuasaan Belanda atas Semarang dan juga Batavia.

Ornamen lainnya adalah tembikar pada bidang lengkung yang ada di atas balkon dan kubah kecil di puncak menara. 

Fungsi Bangunan Lawang Sewu

Lawang Sewu memiliki dua lantai yang awalnya dipakai sebagai Kantor NISM. Setelah  kemudian diganti sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI).

Bangunan juga pernah dijadikan Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer ( Kodam IV/Diponegoro ) dan sebagai Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah.

Hingga saat ini dialihfungsikan sebagai salah satu wisata sejarah di kota Semarang. Museum ini menyajikan berbagai koleksi dari masa perkeretaapian di Indonesia.

Adapun beberapa koleksinya adalah mesin hitung, mesin tik, surat berharga, replika lokomotif uang, mesin Edmonson hingga koleksi Alkmaar.

Tak jarang gedung Lawang Sewu dijadikan lokasi pameran, ruang pertemuan, bazar, pentas seni bahkan festival. Bangunan sering pula dijadikan wisata foto, video hingga pesta pernikahan.

Baca Juga:


Temukan beragam pilihan rumah seperti rumah baru di Bandung terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Editor: Nurchalimah