Wisata Candi Badut Malang, Sejarah, Foto, dan Rutenya!

Dipublikasikan oleh voni ∙ 30 May 2023 ∙ 3 menit membaca

Destinasi wisata di Malang yang satu ini sangat unik untuk dikunjungi. Bagaimana tidak, lokasinya berada di tengah-tengah pemukiman penduduk, harus melalui gang kecil yang berbeda jauh dari lokasi situs peninggalan kerajaan pada umumnya. Candi Badut ini tepatnya berada di desa Karang Besuki, Malang.

Meski begitu, luas areal wisata Malang cukup melegakan, yakni sekitar 2800m2. Candi ini dapat ditempuh dalam waktu tidak sampai 20 menit dari arah kota. Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk secara spesifik namun dapat memberikan secara sukarela.

Sejarah Candi Badut

candi badut
(Kompas)

Candi Badut diyakini sebagai salah satu candi tertua di Nusantara. Menurut catatan sejarah, diperkirakan dibangun oleh Kerajaan Kanjuruhan yang kala itu memiliki pusat pemerintahan di kawasan yang saat ini dikenal sebagai daerah Dinoyo. Namun, asal usulnya sendiri masih sering diperdebatkan.

Berhubung belum adanya bukti konkrit yang mendukung bahwa candi di Malang tersebut merupakan aset dari Kerajaan Kanjuruhan dan dibangun atas perintah Raja Gajayana. Namun dapat dipastikan bahwa candi itu merupakan tempat penyembahan Hindu dengan Mahaguru Syiwa sebagai obyek pemujaan utama.

Baca juga: 10 Wisata Batu Malang Malam Hari Seru dan Ngehits

Sudah Ada Sejak Jaman VOC

(Tempatwisata.com)

Candi yang memiliki nama lain Candi Liswa ini ditemukan oleh Maureen Brecher, seorang pegawai VOC yang bertugas di Malang sekitar tahun 1921. Kala itu, candi hanya berupa reruntuhan serta gundukan yang menyedihkan. Ia kemudian melapor kepada pemerintah Hindia-Belanda sehingga proses pemugaran candi dimulai.

Sayangnya, kondisi candi sudah terlalu memprihatinkan, sehingga tidak dapat direkonstruksi seperti semula. Hanya dapat dikembalikan bagian kakinya saja. Namun dari pemugaran tersebutlah dapat diketahui obyek pemujaan candi tersebut serta strukturnya yang menyerupai candi Dieng di Jawa Tengah.

Masih Belum Terjamah Banyak Orang

(Kompas)

 Pada tahun 1925-1926 dilakukan upaya pemugaran kembali, namun tidak berhasil sehingga menyisakan bentuk candi seperti apa adanya saat ini. Perihal penamaan candi sendiri, tidak ada yang tahu mengapa disebut sebagai Candi Badut, padahal struktur bangunannya sama sekali tidak menyerupai badut.

Hal tersebut juga sering menjadi pertanyaan di benak wisatawan, namun tetap berakhir sebagai pertanyaan yang tidak terjawab. Sayangnya, tempat wisata edukatif ini belum tereksplorasi dengan baik sehingga dari segi fasilitas yang tersedia pun sangat kurang dan membutuhkan perhatian lebih pemerintah. Itulah informasi selengkapnya mengenai destinasi wisata edukasi keluarga Candi Badut Malang yang bisa Pins jadikan sebagai referensi untuk berlibur. Bagaimana Pins, tertarik untuk mengunjunginya?

Baca juga: Keunikan Rest Area Heritage di Ruas Tol Pejagan-Malang

Featured image source: Merdeka


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang! Tak hanya itu, Pinhome juga memfasilitasi pengajuan KPR, bekerjasama dengan bank-bank berikut ini: KPR Bank Maybank | KPR CIMB Niaga | KPR OCBC NISP | KPR Bank Mandiri | KPR Bank Danamon | KPR BNI | KPR UOB Indonesia | KPR BWS | KPR Maybank Syariah | KPR CIMB Niaga Syariah | KPR OCBC NISP Syariah | KPR Danamon Syariah | KPR Muamalat | KPR BTN | KPR Bank Syariah Indonesia | KPR Panin Dubai Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.