Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Apa Pengertian dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah?

Finansial

Apa Pengertian dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah?

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 23 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Selain perusahaan-perusahaan besar dengan omzet miliaran, di Indonesia terdapat banyak bisnis kecil yang mendorong perekonomian negara. Bisnis-bisnis tersebut disebut dengan Usaha Mikro, Kecil, Menengah atau biasa disingkat dengan UMKM. Usaha yang masuk ke kategori tersebut memiliki jumlah besar dan mencakup berbagai lini bisnis.

Pinhome – Keberadaan UMKM sangat penting bagi berjalannya ekonomi di Indonesia. Walaupun bisnis yang masuk ke kategori tersebut merupakan usaha kecil, namun jumlahnya sangatlah besar. Apabila dibandingkan usaha non UMKM (perusahaan besar), bisnis-bisnis kecil ini jauh lebih banyak jumlahnya dan menyasar banyak kalangan.

Berdasarkan data yang didapat dari Kementerian Koperasi dan UMKM, usaha-usaha yang masuk ke kategori ini menguasai pasar yang ada di Indonesia. Mulai dari tahun 2011 hingga data terakhir yaitu tahun 2017, UMKM memiliki pangsa pasar sebesar 99,99%. Melihat tingginya jumlah konsumen dari produk UMKM, tidak mengherankan apabila bisnis ini merupakan penggerak roda ekonomi di Indonesia.

Baca Juga: Apa Itu UMKM Dan Fungsinya Dalam Ekonomi Di Indonesia?

Sebenarnya, apa penjelasan lebih mendetail tentang Usaha Mikro, Kecil, Menengah? Apa saja bisnis yang bisa digolongkan sebagai UMKM? Simak penjelasannya di bawah ini!

Pengertian UMKM

(RRI)

Apa Itu Eform BRI Dan Bagaimana Cara Cek Penerima BLT UMKM?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, Menengah. Berdasarkan singkatan tersebut, UMKM bisa diartikan sebagai usaha yang dijalankan dalam skala kecil dan biasanya dikelola oleh individu, kelompok, atau pun badan.

Selain itu, ada beberapa pengertian UMKM yang diungkapkan oleh para ahli. Menurut Kwartono, UMKM merupakan bidang usaha yang memiliki kekayaan bersih kurang dari 200 juta per tahunnya. Sedangkan Inna Primiana mengartikan UMKM sebagai aktivitas yang berhubungan dengan ekonomi dan perekonomian untuk membantu menggerakkan pembangunan Indonesia.

Berdasarkan dua pengertian UMKM menurut ahli tersebut, UMKM juga bisa diartikan sebagai bentuk usaha kecil dengan penghasilan tahunan tertentu yang dijalankan guna menggerakkan ekonomi dan pembangunan Indonesia.

Beda Usaha Mikro, Kecil, Menengah

(Ekonomi Bisnis)

Sesuai dengan namanya, UMKM terdiri dari 3 jenis kelompok yaitu usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah. Ketiganya memiliki pengertian serta ketentuan berbeda-beda yang telah diatur dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2008.

  • Usaha Mikro

Usaha mikro merupakan jenis usaha produktif yang dimiliki oleh orang/badan usaha yang memiliki kriteria sesuai dengan UU. Kriteria tersebut yaitu memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50 juta sudah termasuk tanah dan bangunan usaha. Kemudian, usaha yang masuk kategori ini juga memiliki hasil penjualan tahunan sebesar Rp300 juta.

  • Usaha Kecil

Jenis usaha yang kedua yaitu usaha kecil yang cakupannya lebih besar dari usaha mikro. Usaha ini didirikan oleh perorangan/badan dan bukan merupakan anak perusahaan dari bisnis yang lebih besar. Usaha yang masuk ke kelompok ini memiliki kriteria yaitu kekayaan bersih antara Rp50 juta sampai Rp500 juta dan penghasilan tahunan berkisar Rp300 juta sampai Rp2,5 milyar.

  • Usaha Menengah

Usaha menengah merupakan kelompok terakhir yang masuk ke kategori UMKM. Dibandingkan dua jenis usaha sebelumnya, kelompok usaha menengah merupakan yang paling besar. Usaha yang masuk kelompok ini memiliki kekayaan antara Rp500 juta – Rp10 miliar. Penghasilan per tahunnya juga lebih besar yaitu Rp2,5 milyar – Rp50 miliar.

Contoh Ide Bisnis Kategori UMKM di Indonesia

(Kompas)

Di masa seperti sekarang ini, ada banyak bisnis yang bisa dikategorikan sebagai Usaha Mikro, Kecil, Menengah. Usaha yang bisa dikategorikan sebagai UMKM  tidak hanya usaha rumahan seperti warung makan namun juga bisnis toko online asalkan masih memenuhi kriteria sesuai Undang-Undang.

Kalau Pins ingin merintis sebuah usaha, ada berbagai contoh bisnis kategori UMKM yang bisa dijajal. Berikut ini berbagai bisnis UMKM yang bisa dijadikan inspirasi.

  • Menjual Produk Perawatan Kulit dan Kosmetik

Produk kecantikan seperti kosmetik dan perawatan kulit saat ini sedang mengalami peningkatan penjualan yang signifikan. Banyak bermunculan produk-produk lokal asli Indonesia dengan kualitas yang bersaing sehingga menarik minat banyak konsumen.

Melihat besarnya pangsa pasar dari produk kecantikan, Pins bisa memilih lini usaha ini ketika memulai bisnis. Tidak perlu membuat sebuah merk baru, kamu bisa mulai dengan membuat toko online yang khusus menjual produk-produk kecantikan. Pilih berbagai produk yang sedang banyak diminati, lalu jual produk tersebut di toko milik Pins.

  • Fashion

Bidang fashion memiliki cakupan yang cukup luas. Pins bisa memilih berbagai jenis usaha yang masuk ke bidang ini seperti pakaian wanita, pakaian pria, baju muslim, tas, jaket, dan lain-lain.

Selain itu, ada berbagai pilihan bisnis yang dapat dilakukan. Pins bisa memulai usaha dari nol dan membuat merek fashion sendiri atau menjadi reseller produk yang sudah terkenal.

  • Bisnis Kuliner

Usaha di bidang makanan atau kuliner merupakan jenis bisnis yang tidak akan pernah mati. Setiap orang membutuhkan makan sehingga usaha jenis ini memiliki prospek bisnis yang cerah. Selain itu, kini bisnis di bidang kuliner juga semakin menguntungkan karena adanya aplikasi pesan makanan secara online.

Ada banyak bisnis di bidang kuliner yang bisa Pins coba mulai dari makanan ringan, restoran, atau berjualan minuman. Pins bisa memilih jenis bisnis yang diinginkan sesuai dengan target pasar serta modal yang dimiliki.

  • Usaha Penginapan

Saat ini, usaha penyewaan kamar dan tempat menginap banyak dipilih. Selain karena adanya permintaan dari pelanggan, bisnis ini kini juga didukung oleh perkembangan teknologi. Penyedia jasa sewa bisa dengan mudah mengiklankan usahanya melalui situs-situs yang sudah tersedia dan calon pelanggan juga langsung bisa melakukan booking.

Pins tak perlu langsung membangun guest house atau hotel untuk bisa terjun dalam bisnis ini. Kamu bisa memulai dengan home sharing yang memungkinkan penyewa untuk berbagi tempat tinggal dengan Pins. Mudah, tak perlu banyak modal, namun tetap menguntungkan.

Keberadaan UMKM sangatlah penting bagi perekonomian Indonesia. Pins juga bisa menjadi agen perputaran roda ekonomi dengan menjadi pelaku UMKM dan membangun bisnis sendiri yang sesuai dengan minat.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel