Pinhome

Uncategorized

Tips Mengatasi Mati Listrik Di Rumah

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 3 menit membaca

Di Indonesia mati lampu merupakan hal yang sudah biasa. Di beberapa daerah mati lampu merupakan hal yang sering dilakukan karena beberapa faktor. Namun, bagi kota-kota besar mungkin mati lampu sesuatu yang tak terduga. Hal tersebut bisa dikarenakan banyak hal salah satunya kualitas listrik yang naik turun.

Mati lampu memang sangat mengganggu terlebih lagi jika sedang belajar, mengerjakan sesuatu, atau sedang tidur. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat mati lampu, yaitu:

1. Sedia Logistik

Ada beberapa rumah yang menggunakan pompa untuk mengambil air, tentu saja saat mati listrik hal ini sangat merugikan karena pasokan air akan habis. Oleh sebab itu siapkan logistik sebanyak mungkin terutama yang memiliki anggota keluarga banyak. Selain itu, untuk jatah makanan sebaiknya membeli makanan kaleng, cemilan dalam kemasan yang mempermudah penyajiannya.

2. Siapkan Hiburan

Saat mati listrik tentu tidak ada hiburan yang bisa diakses seperti televisi, dan laptop. Sebelum hal itu terjadi sebaiknya download video, game, atau film lewat laptop atau handphone agar bisa ditonton saat mati lampu. Apabila tidak ingin menggunakan alat elektronik, bisa menyiapkan kartu remi atau board game sebagai hiburan bersama keluarga.

3. Menyiapkan Lampu Emergency

Agar tidak kebingungan saat mati lampu, sebaiknya setiap keluarga menyediakan lampu cadangan seperti senter, lampu ponsel, lilin, atau glowstick. Ponsel memang bisa digunakan juga sebagai emergency namun Anda juga harus menghemat baterai jika sewaktu-waktu membutuhkan panggilan telefon disaat darurat.

Sebaiknya, letakkan lampu emergency di tempat yang mudah dijangkau, agar saat keadaan darurat langsung bisa meraihnya. Pastikan bahwa lampu tersebut sudah diisi ulang dayanya sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama. Gunakan stiker yang menyala dalam gelap untuk memberi tanda pada tempat penyimpanan lampu emergency.

Selain lampu emergency, lilin juga harus disiapkan untuk jaga-jaga jika baterai lampu habis. Begitu pula dengan glowstick, teruhlah glowstick di lemari es agar daya tahannya lebih lama.

4. Pengisi Daya

Baterai untuk lampu emergency sebaiknya distok banyak agar saat lampu baterainya habis, langsung bisa diganti. Selain itu ponsel juga membutuhkan pengisi daya saat lampu mati. Gunakan pwer bank yang mudah digunakan saat lampu mati. Jika yang tidak memiliki power bank bisa menggunakan mobil namun terlalu beresiko karena akan menghabiskan aki.

5. Nomor Darurat

Nomor darurat sangat penting untuk disimpan untuk jaga-jaga apabila sewaktu-waktu saat mati listrik ada hal yang tidak diinginkan terjadi. Nomor-nomor seperti polisi, rumah sakit, pemadam kebakaran dan PLN sebaiknya simpan di handphone atau catat di dekat telepon rumah. Anda bisa juga mencari tahu penyebab mati lampu di daerah tersebut dengan menelfon PLN.

Tags :

Bagikan Artikel