BlogPembeli Properti PemulaPanduan KPR/KPACatat! Ini Dia 5 Tips KPR untuk Para Freelancer
0
0

Catat! Ini Dia 5 Tips KPR untuk Para Freelancer

Dipublikasikan oleh Nur Dwi Ratnasari dan Diperbarui oleh Nur Dwi Ratnasari

Feb 13, 2024

5 menit membaca

Copied to clipboard
top-right-banner

Meskipun bekerja secara freelance, tidak menutup kemungkinan kamu bisa membeli hunian dengan sistem KPR. Ingin tahu bagaimana cara supaya mendapatkan persetujuan KPR? Yuk cek 5 tips KPR untuk freelancer berikut ini.

Tapi sebelum itu jangan lupa instal aplikasi Pinhome pada gadgetmu. Tersedia informasi Program KPR Bank serta fitur pencarian properti. Mencari hunian di sekitar Polinema, rumah baru di Rajeg, rumah baru di Kabupaten Bekasi seperti Kertamukti Sakti Residence.

Baca juga:

Tips KPR untuk Para Freelancer

Salah satu syarat umum dalam pengajuan KPR adalah pemohon berstatus karyawan tetap dengan penghasilan stabil. Persyaratan inilah yang seringkali dianggap sebagai kendala oleh banyak freelancer yang ingin mengajukan KPR. Namun, bukan berarti mustahil mendapatkan KPR untuk freelancer, Pins!

1. Memastikan Kondisi Keuangan Stabil

Kondisi keuangan calon pemohon KPR adalah salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan pihak bank menyetujui permohonan KPR. Bagaimanakah kondisi keuanganmu sejauh ini? Apakah simpanan di rekening tabunganmu dalam kondisi yang stabil dan sehat?

Jika kondisi keuanganmu sehat dan stabil seperti pekerja kantoran, pihak bank tentu akan mempertimbangkan pengajuan KPR kamu. Untuk menjaga kondisi keuangan tetap sehat, kamu harus memastikan agar pengeluaran yang kamu lakukan setiap bulannya tidak melebihi pemasukan.

Terutama dikarenakan jumlah penghasilan freelancer bisa berbeda-beda setiap bulannya, kamu perlu memiliki tabungan. Apabila kamu memiliki cicilan lain, sebaiknya lunasi terlebih dahulu cicilan tersebut dan selalu bayar cicilannya tepat waktu.

Memiliki banyak cicilan pada saat mengajukan KPR, akan membuat pihak bank berpikir 2 kali untuk memberikan persetujuan KPR, Pins. Dengan kondisi keuangan yang sehat, dan membayar cicilan yang dimiliki tepat waktu, pihak bank pun akan berpikir kamu memiliki komitmen dan kemampuan membayar. 

Jika memungkinkan, menjelang pengajuan KPR ambillah project freelance dengan jangka waktu yang panjang. Misalnya saja, untuk Pins yang bekerja sebagai seorang penulis konten lepas bisa mencoba mengambil pekerjaan freelance dengan hitungan durasi bulanan. Kamu pun akan memiliki 1 sumber penghasilan bulanan yang tetap. 

2. Menyesuaikan Harga Rumah dengan Kemampuan

Setiap orang memiliki rumah idaman yang ingin dimiliki. Namun, dalam mengajukan KPR pilihlah hunian yang sesuai dengan kondisi keuanganmu.

Semakin tinggi harga rumah, maka uang muka dan cicilan yang harus kamu bayarkan juga akan semakin tinggi. Jika bank merasa harga rumah tersebut tidak sesuai dengan kemampuanmu, maka permohonan KPR kamu akan ditolak. 

Bukan berarti kamu terpaksa harus berubah drastis konsep rumah idaman yang kamu inginkan. Misalnya saja Pins menginginkan rumah type 70, tetapi dari segi kemampuan membayarnya tidak memungkinkan.

Untuk itu, kamu bisa menurunkan sedikit keinginanmu dengan memilih rumah type 60 atau type 54. Dengan menyesuaikan harga rumah dengan kondisi kantongmu akan membuat kamu bisa menjaga pembayaran cicilannya tepat waktu.

Baca juga: Proses Membeli Rumah Dengan KPR yang Harus Diketahui

3. Menggunakan Simulasi KPR

Untuk bisa memberikan gambaran terkait uang muka, angsuran, besaran bunga, hingga biaya akad kredit KPR bisa dilakukan menggunakan simulasi KPR. Semua bank penyedia layanan KPR memiliki simulasi KPR yang bisa kamu akses di laman resmi mereka.

Namun, jika kamu ingin lebih praktis dalam membandingkan simulasi KPR dari berbagai bank, kamu bisa menggunakan simulasi kalkulator KPR Pinhome. Hasil perhitungan simulasi yang ditampilkan merupakan angka perkiraan, tetapi dengan mengetahui nominalnya dapat membantumu dalam mengambil keputusan pengajuan.

Mulai dari keputusan memilih rumah KPR, besaran uang mukanya, besaran cicilan, dan masa tenornya. Dengan penyesuaian ini, kamu pun akan terhindar dari risiko kredit macet atau gagal bayar, Pins.

Hal yang perlu diingat, besarnya cicilan KPR per bulannya dipengaruhi oleh besarnya uang muka dan masa tenor yang dipilih. Semakin besar uang muka dan semakin lama tenor, maka cicilan kamu akan lebih ringan.

Akan tetapi, dari segi bunga tentu akan lebih besar juga. Untuk itu, kamu perlu mempertimbangkannya sebaik mungkin.

4. Menyiapkan Uang Muka Sesuai Kebijakan Bank

Tips mengajukan KPR untuk freelancer selanjutnya adalah dalam hal menyiapkan uang muka. Setiap bank penyedia layanan KPR bisa memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait uang muka atau DP.

Akan tetapi, setidaknya uang muka yang perlu kamu keluarkan minimal 25-30% dari harga rumah yang ingin kamu miliki. Semakin besar uang muka yang mampu kamu bayarkan, maka utang KPR pun akan semakin kecil. 

Disarankan sebelum menentukan uang muka, kamu perlu memperhitungkan biaya-biaya lain yang dibutuhkan untuk proses pengajuan KPR. Jangan sampai setelah membayar uang muka, keuangan untuk kebutuhanmu dan keluarga jadi terganggu. Dengan uang muka yang lebih besar dan cicilan lebih ringan, pihak bank pun akan mempertimbangkannya karena risiko gagal bayar akan lebih kecil.

5. Mempunyai Dana Darurat

Dalam mengajukan KPR, pihak bank akan meminta rekening koran selama beberapa bulan terakhir. Untuk itu, sangat disarankan kamu memiliki  simpanan atau tabungan yang cukup besar.

Bukan hanya untuk meminimalisir kemungkinan mendapat penolakan dari bank, tetapi juga sebagai dana darurat ideal. Apabila memungkinkan, buat terpisah simpanan untuk tunjangan masa depan dan juga dana darurat.

Untuk dana darurat, kira-kira besaran simpanan yang perlu kamu persiapkan sekitar 3-6 kali besaran cicilan KPR per bulannya. Persiapan ini membuat kamu masih bisa melakukan pembayaran cicilan tepat waktu meski projek freelance sedang sepi.

Dengan menjalankan ke-5 tips KPR untuk freelancer ini, kamu pun berpeluang besar untuk mendapatkan persetujuan KPR, Pins. Dari semua tips yang disampaikan tersebut, menurutmu yang paling tersulit yang manakah?

Baca juga: Penyebab KPR Rumah Ditolak dan Tidak Disetujui

Source Feature Image: Freepik


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami, G-Land Cilengkrang Residence dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.   

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Copied to clipboard
bottom-sidebar-banner
left footer bannerright footer banner
left footer bannerright footer banner

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok
          sticky banner
          sticky banner

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download