Pinhome

Finansial

Tips Berhemat dalam Desain Rumah

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Siapa yang tak ingin berhemat di masa sulit seperti sekarang? Termasuk dalam memilih buat desain rumah. Anda pun dapat berhemat tanpa mengorbankan kenyamanan rumah idaman Anda.

denah-rumah-2-lantai

Mengefisienkan Ruangan

  • Ruangan sebaiknya berbentuk segi empat. Bentuk ini lebih memudahkan untuk menentukan jenis kontruksi atap. Semakin sederhana kontruksi atap biaya bisa semakin Anda tekan.
  • Usahakan untuk mendekatkan ruangan yang memiliki fungsi sama. Misalnya, ruang servis seperti tempat cuci, tempat setrika, dapur, akan lebih efisien jika Anda menggabungkkannya dalam satu area.
  • Tempatkan ruangan yang memiliki kelembapan tinggi seperti kamar madi, tempat cuci, pada daerah yang memiliki cahaya matahari dan sirkulasi udara yang baik dan jernih.
  • Tempatkan ruangan yang membutuhkan ketenangan dan kenyamanan seperti kamar tidur, ruang keluarga, sebaiknya tidak menghadap ke barat karena posisi tersebut matahari bersinar lebih lama.
  • Anda harus cermat dengan ruang- ruang yang nanti akan Anda kembangkan. Sehingga ketika melakukan pengembangan nanti Anda tidak perlu membongkar dinding atau merubah keseluruhan denah rumah. Konsep ini dikenal sebagai konsep tumbuh.

Berdasarkan Modul Rencana

  • Sebaiknya ruangan dibangun berdasarkan modul 3 meter. Ini dapat membuat Anda berhemat dalam penggunaan kayu maupun volume beton. Seperti yang kita ketahui kontruksi beton memiliki keterbatasan dalam panjang. Jika kontruksi lebih dari 3 meter, maka dimensi balok akan menjadi besar dan berat. Sehingga kita akan mengeluarkan biaya ekstra untuk pembuatannya.
  • Demikian halnya dengan kontruksi kayu. Umumnya panjang kayu di pasaran adalah 3 meter, sehingga jika kontruksi lebih panjang dari itu, maka memerlukan kontruksi sambungan. Sehingga biaya akan membengkak dan banyak sisa kayu yang terbuang.
  • Sesuaikan ukuran ruangan dengan ukuran keramik yang akan Anda gunakan. Sehingga memperkecil material keramik sisa yang tak terpakai. Misalnya, jika lebar ruangan 4 meter, sementara Anda menggunakan keramik berukuran 30×30 cm, maka ada sekitar 13 baris keramik ditambah potongan keramik 10 cm, berarti ada sekitar 20 cm potongan yang terbuang.

Menghindari Tonjolan Pada Fasad

Anda akan banyak berhemat jika mengurangi tonjolan pada desain fasad banguan maupun pada desain rumah. Bagian- bagian yang sekiranya menjorok ke luar akan sulit tertutup atap, akibatnya Anda harus menggunakan dak beton yang tentu saja harganya menjadi mahal.

Jeli dalam Memanfaatkan Ruang Sisa

Dinding biasanya berfungsi sebagai pembatas antar ruang serta struktur bangunan. Namun, selain itu dinding dapat juga dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan. Bila dimensi dinding Anda cukup lebar, atau mungkin ada beberapa bagian dinding yang menjorok ke dalam, maka Anda bisa memanfaatkannya sebagai tempat penyimpanan. Misalnya, dengan membuatnya sebagai lemari dinding yang juga bisa berfungsi sebagai aksen yang turut mempercantik ruangan Anda.

Bagikan Artikel