Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Mencoba Bisnis Properti? Ini To Do List yang Bisa Kamu Lakukan

Finansial

Mencoba Bisnis Properti? Ini To Do List yang Bisa Kamu Lakukan

Dipublikasikan oleh Puri ∙ 28 October 2020 ∙ 6 menit membaca

Jika dilakukan dengan benar, belajar bisnis properti akan memberikan untung yang besar. Bak 2 sisi bilah pisau, andai tidak dilakukan dengan benar, kegagalan dalam bisnis properti akan menimbulkan masalah untuk, Pins. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, berikut beberapa cara memulai belajar bisnis properti yang bisa Pins lakukan.

Pinhome – Berbagai situs properti memberimu berbagai macam tips. Tapi, tahukah kamu, hal paling penting yang harus dimiliki oleh setiap orang yang berbisnis properti adalah keterampilan berbicara. Dengan hanya memiliki keterampilan bicara, Pins bisa memulai belajar bisnis properti bahkan tanpa modal sekalipun. Pins bisa memulai melakukan bisnis ini bahkan tanpa mengeluarkan modal yang besar.

Untuk memiliki kesempatan mencicipi kesuksesan di bidang properti, Pins harus pandai-pandai berstrategi dan melakukan gerakan bisnis yang cermat. Kegagalan tidak selalu merupakan hal yang buruk, sebagian besar kegagalan mengajarkan kita beberapa pelajaran berharga agar kita bisa lebih menyempurnakan kemampuan dan strategi kita di dunia bisnis properti. Namun, untuk menghindari beberapa kesalahan yang tak perlu, ada beberapa hal yang bisa Pins lakukan :

1. Rutin memantau pergerakan pasar

(IDX)

Sebagai orang yang akan terjun di bisnis properti, Pins tentunya menyadari bahwa banyak sekali iklan-iklan properti di berbagai media online, cetak maupun televisi. Kalau Pins jeli memperhatikan, banyak juga iklan dari papan iklan dan informasi properti di sepanjang jalan. Sebagai langkah awal Pins berbisnis properti, sebaiknya Pins memulai dengan ikut memasarkan properti yang saat itu sedang dijual di iklan properti kepada kerabat atau orang-orang yang Pins tahu sedang membutuhkan properti tersebut. Ingat, ketika Pins memasang harga, berikan jarak harga yang lebih tinggi, dari jarak harga inilah Pins akan memperoleh keuntungan. Cermat dan telitilah saat memberikan jarak harga ini, karena akan menentukan patokan besaran keuntungan untuk kegiatan transaksi properti Pins kedepannya.

2. Memulai bisnis properti dari nol

Saat Pins memutuskan terjun dari nol, sebenarnya Pins tidak akan benar-benar memulai dari nol besar. Kenapa? Karena Pins sendiri sebenarnya telah memiliki banyak keahlian daripada pelaku usaha lain yang sudah meneruskan bisnis yang mereka miliki, bahkan mulai dari level middle. Namun, bersiaplah Pins, karena Pins harus banyak belajar bagaimana cara paling efektif dan efisien untuk mengatasi setiap kegagalan, dan hal inilah yang akan menentukan kesuksesan Pins kedepannya di dunia properti. Tidak ada yang bisa menandingi rasa puas akan kesuksesan yang dibangun dari berbagai kegagalan dan kerja keras tanpa henti. Memulai bisnis properti dari awal, dengan kakimu sendiri, memang tidak selamanya mudah, namun Pins bisa membuktikan pada keluarga dan orang-orang di sekitarmu bahwa kesuksesan bukanlah hal yang mustahil.

3. Mulailah dari lingkungan terdekat

Di dalam lingkungan sekitar Pins sendiri, pasti ada beberapa orang yang ingin membeli rumah ataupun menjual rumahnya. Nah, disinilah kesempatan untuk berbisnis propertimu dimulai. Coba tanyakan detail lebih lanjut tentang properti yang diinginkan serta dimana lokasi yang diinginkan dari pihak pembeli. Sebagai pemula, Pins harus mulai belajar bagaimana cara dan strategi terbaik yang tepat untuk pribadimu sendiri. Hal ini tidak perlu menjadi tekanan besar, karena tidak ada perjanjian hitam di atas putih yang menyatakan Pins harus mencarikan properti tersebut hingga selesai. Jadi bisa dibilang, langkah bisnis properti ini “nothing to lose”. Hanya saja, agar bisa menyicipi kesuksesan di bidang properti dengan segera, Pins harus rajin dan juga fokus dalam mencari properti.

4. Menawarkan kerjasama ke berbagai pihak

Ketika Pins sudah menemukan penjual yang sesuai, jangan ragu untuk menawarkan kerjasama kepada orang tersebut. Agar Pins bisa aman, jelas dan tidak ada kesempatan untuk merugikan kedua belak pihak, pastikan untuk menuliskan semua perjanjian kerjasama dengan materai dan kekuatan hukum tertentu. Setiap kali akan melakukan gerakan bisnis, pastikan Pins mengetahui semua detail rumah yang dijual, seperti luas, lantai, harga, pembagian komisi yang Pins berhak dapatkan, kondisi sekitar lingkungan properti tersebut hingga ke cara pembayaran yang diinginkan.

Ketika kesepakatan kerjasama sudah tercapai, kini tugas Pins adalah mencari calon pembeli. Maksimalkan keahlian pemasaran yang Pins miliki, pahami cara terbaik untuk menyakinkan calon pembeli. Tapi Pins harus ingat, jangan sampai Pins melebih-lebihkan fakta mengenai keadaan properti yang dijual. Hal ini berarti Pins menipu pembeli, dan hal ini tidak pernah berakhir baik di dalam belajar bisnis properti. Jika sampai pembeli merasa tertipu dan sakit hati, bisa dipastikan mereka tidak akan mempergunakan jasa properti Pins lagi ke depannya.

Soal mematok harga juga bukan persoalan yang dipandang sebelah mata. Penting untuk tidak asal menaikkan harga demi mendapatkan keuntungan berlimpah karena calon pembeli akan lari dan berakibat tidak akan mengulang transaksi propertinya padamu. Disinilah pentingnya kesepakatan komisi yang dibuat sebelumnya, tetap berpeganganlah kepada persentase komisi yang dari awal sudah ditentukan.

Baca juga: Cara Jadi Agen Properti Online Independen yang Dipercaya Klien

5. Aktiflah dalam mencari calon penjual

Ketika Pins sudah menemukan calon pembeli terlebih dahulu, inilah saatnya Pins mencari penjual properti yang pas untuk pembeli yang sebelumnya didapatkan. Demi mendapatkan properti yang sesuai, jangan ragu untuk rajin-rajin mendatangi berbagai lokasi perumahan dan juga pameran properti yang bisa Pins jangkau. Perlu diingat, lokasi akan menentukan harga dan juga minat pembeli, jadi berinisiatiflah untuk menentukan informasi lengkap agar calon pembeli Pins bisa memiliki gambaran yang jelas dan merasa puas akan pilihan properti yang Pins berikan.

6. Rajin-rajinlah untuk berpromosi

Kalau Pins menginginkan promosi tanpa modal sekalipun, sosial media merupakan jalan terbaik. Pins bisa memulai membagikan informasi melalui Facebook, Twitter ataupun Instagram. Pins juga bisa memulai website gratis yang sudah disediakan oleh blogger.com ataupun wordpress.com. Website dan sosial media akan menjadi channel yang mempertemukan calon pembeli dan calon penjual, namun pastikan agar semua kontak harus melalui Pins. Selalu pastikan agar berbagai informasi kontak pembeli ataupun penjual tidak Pins cantumkan di website atau sosial media. Satu hal positif lainnya dari promosi diri adalah, kita bisa memperluas jaringan network sehingga pembeli dari berbagai penjuru bisa tertarik dan terekspos properti yang Pins jual. Jadi selalu pastikan agar Pins memasang foto rumah yang sebenarnya, tanpa dibuat-buat dan lengkap dengan berbagai informasi penting.

Itu dia beberapa tips yang bisa Pins lakukan jika ingin terjun ke bisnis properti. Jangan ragu untuk terus belajar dan mengakses ilmu dari berbagai kumpulan situs properti terpercaya, salah satunya Pinhome. Tidak ada kesuksesan yang instant, jadi nikmatilah berbagai proses yang kita alami. Cepat atau lambat, buah manisnya pasti akan kita rasakan.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel