Pinhome

Bandung Lautan Api

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 14 February 2014 ∙ 2 menit membaca

Bandung Lautan Api – Pada waktu tentara Sekutu memasuki kota Bandung bulan Oktober 1945, para pemuda dan pejuang di kota Bandung sedang dalam pergulatan untuk melaksanakan pemindahan kekuasaan dan merebut senjata serta peralatan dari tangan tentara Jepang.

Tuntutan Tentara Sekutu

Tentara Sekutu menuntut supaya senjata-senjata yang diperoleh dari hasil pelucutan tentara Jepang dan berada di tangan para pemuda dan pejuang diserahkan kepada sekutu.

Pada tanggal 21 Nopember 1945, tentara Sekutu mengeluarkan ultimatum pertama agar kota Bandung bagian utara selambat-lambatnya pada tanggal 29 Nopember 1945 dikosongkan oleh pihak Indonesia dengan alasan untuk menjaga keamanan.

Ultimatum tersebut tidak diindahkan oleh para pejuang RI, sehingga sejak saat itu sering terjadi insiden dengan pasukan-pasukan Sekutu. Batas kota bagian utara dan bagian selatan adalah rel kereta api yang melintasi kota Bandung. Kota Bandung terpaksa dibakar oleh tentara RI sebagai taktik perjuangan untuk melawan.

Selanjutnya untuk kedua kalinya, yaitu pada tanggal 23 Maret 1946 tentara sekutu kembali mengeluarkan ultimatum, kali supaya TRI mengosongkan seluruh kota Bandung.

Pemerintah RI di Jakarta memerintahkan TRI mengosongkan kota Bandung, tetapi sementara itu dari markas TRI di Yogya datang intruksi lain, yaitu supaya kota Bandung tidak dikosongkan.

Baca juga: Pertempuran 10 November

Serangan Umum TRI di Bandung

Monumen Bandung lautan api
Monumen Bandung lautan api

Menghadapi dua intruksi akhirnya TRI di Bandung mematuhi perintah dari Jakarta, walaupun dengan berat hati. Sebelum meninggalkan kota Bandung pejuang-pejuang RI melancarkan serangan umum ke arah kedudukan-kedudukan Sekutu dan membumi hangus kota Bandung bagian selatan.

Selain di Kota Bandung, di Jawa Barat pertempuran-pertempuran dengan Sekutu dan NICA terus meletus dan terjadi di mana-mana. Di Sukabumi terjadi serangkaian pertempuran yang dimulai bulan Desember 1945 dan berjalan sampai bulan Maret 1945 yang dikenal sebagai “Peristiwa Bojongkokosan”.

Peretmpuran-pertempuran lain terjadi di Gunung Masigit (pertempuran-pertempuran). Baleindah, Dayeuhkolot, Cijoho, Gekbrong, Cileungsir, dsb.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Lifestyle
Edukasi
Edukasi Surat Kepemilikan Tanah yang Resmi & Sah

Surat kepemilikan tanah (SKT) adalah berkas yang wajib dimiliki jika kamu memiliki niat untuk membe

Edukasi
Edukasi Format dan Contoh Surat Lamaran Kerja di Toko

contoh surat lamaran kerja di toko tulis tangan contoh surat lamaran pekerjaan di toko cont

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Niaga, Lengkap Beserta Penjelasannya!

Dalam dunia bisnis, surat niaga sangat umum digunakan untuk kebutuhan bisnis sehari-hari. Biasanya

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pribadi dan Struktur Penulisannya

Ada dua macam surat yang jamak ditemukan, yaitu surat resmi dan tidak resmi. Surat tidak resmi seri

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia