Tentang Zaman Upanisad

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ January 8, 2023 ∙ 3 menit membaca

Tentang Zaman Upanisad – Sumber pokok bagi zaman ini terdapat pada kitab-kitab yang disebut Upanisad. Kata \”Upanisad\” itu berarti : duduk di bawah, yaitu duduk di bawah kaki guru, untuk mendengarkan ajaran Sang Guru.

Kemudian kata ini dipergunakan untuk menyebutkan ajaran Sang Guru tersebut, yaitu ajaran yang bersifat rahasia. Akhirnya kata itu dipergunakan untuk menyebutkan nama kitab-kitab yang memuat ajaran-ajaran rahasia tersebut.

Ada banyak kitab tersebut. Tak ada yang tahu jumlahnya dengan tepat, namun yang jelas ialah bahwa ada lebih dari 100 kitab Upanisad.

Ajaran yang terdapat di dalam kitab Upanisad merupakan reaksi golongan Ksatriya terhadap zaman Brahmana, di mana orang-orang memusatkan perhatiannya terhadap korban. Maka pada mulanya para Brahmana tidak menerima ajaran ini.

Tetapi kemudian ketika pada Ksatriya itu tersesat dalam perkara-perkara politik, dan pengaruh ajaran-ajaran itu makin meluas, para Brahmana menerimanya, bahkan mereka memonopoli ajaran itu sebagai ajaran yang tertinggi.

Seperti telah dikemukakan di atas, bahwa pemikiran secara falsafi yang sebenarnya baru dimulai pada zaman Upanisad. Tetapi hal ini tidak berarti bahwa ajaran dalam Upanisad itu sudah merupakan suatu sistem falsafi yang bulat dalam arti yang teknis.

Sebab kitab-kitab Upanisad itu belum juga menjadikan suatu kesatuan pikiran yang sistematis dan terkoordinir. Gagasan-gagasannya masih tersebar, sebagai hasil kerja banyak orang, sehingga kesatuannya terkadang masih belum nampak secara organis.

Yang jelas ialah bahwa yang menonjol di dalamnya adalah suatu ajaran yang monistis dan absolutis. Artinya bahwa kitab-kitab itu mengajarkan bahwa realitas yang tertinggi hanya satu saja. Realitas ini tidak tampak, bebas dari segala perhubungan, tetapi menyelami segala sesuatu. Realitas ini disebut Brahman.

Pada zaman Brahmana seperti yang telah kita bahas sebelumnya, Brahman ini sudah dianggap sebagai azas pertama dari semesta alam. Di dalam Upanisad ajaran ini dipikirkan dengan lebih mendalam.

Ada bermacam-macam berita tentang Brahmana ini. Pada satu pihak ada ucapan-ucapan yang mengemukakan Brahman ini sebagai dewa yang tertinggi yang lebih kuasa daripada dewa-dewa yang lain, yang menjadi dewa dari segala dewata atau Tuhan dari segala Tuhan.

Di dalam Kena Upanisad umpamanya ada ucapan-ucapan yang mengatakan bahwa dewa Agni dan Wayu itu tidak dapat berkutik tanpa Brahman. Mereka mendapatkan kuasanya untuk membakar atau untuk menghambur-hamburkan segala sesuatu itu daripada Brahman.

Tetapi dilain pihak ada juga ucapan-ucapan yang memandang para dewata itu sebagai penjelmaan Brahman. Di Taittiriya Upanisad umpamanya disebutkan bahwa dewa Mitra, Waruna, Aryaman, Indra, Brhaspati, Wisnu adalah Brahman yang tampak.

Demikianlah, di dalam Upanisad masih ada pandangan yang menganggap Brahmana sebagai dewa yang tertinggi, di samping dewa-dewa yang lain, atau dewa yang tertinggi yang menjelma pada dewa yang bermacam-macam itu.

Jadi pandangan ini masih berbau pandangan Weda kuno, yang memandang dewa sebagai sesuatu yang di luar kita dan di luar alam semesta, dewa yang transcendent.

Tetapi di samping pandangan yang demikian masih ada pandangan yang lebih menonjol lagi, yaitu bahwa Brahman yang transcendent itu juga Brahman yang immanent yang berada di dalam alam emesta dan di dalam diri kita manusia.

Di dalam Katha Upanisad umpamanya disebutkan bahwa Brahman itu sebagai anasir apai yang menjelmakan diri dalam bentuk yang bermacam-macam, sesuai dengan bahan yang dibakarnya.

Demikianlah Brahman yang berada di dalam segala yang tampak. Brahman itu sebagai pohon aswattha (ara) yang akarnya berada di atas, sedangkan dahan-dahannya berada di bawah, yaitu di dalam dunia ini. Dunia ini bersandar kepadanya dan tidak ada sesuatupun yang dapat mengatasinya.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apakah Rumah KPR Non Subsidi Boleh Direnovasi?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah rumah KPR non subsidi boleh direnovasi? Apakah jika melakukanny

Edukasi
Edukasi Apa Fungsi Aplikasi Idebku? Berikut Cara Menggunakannya

Belum lama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis aplikasi untuk mengecek status BI checking s

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia