Sejarah VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie)

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 21 January 2015 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – VOC adalah sebuah kongsi dagang Hindia Timur Belanda yang didirikan tanggal 20 maret 1602. Organisasi ini merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli aktivitas perdagangan di Asia. Pada tahun 1596, empat buah kapal dagang Belanda yang dipimpin oleh Cornelis di Houtman tiba di Banten, Jawa Barat. Pada waktu itu menurut catatan sejarah, Banten merupakan pelabuhan terbesar di Jawa Barat, dan merupakan pusat perdagangan rempah-rempah dan hasil bumi dari berbagai daerah termasuk dari Maluku.

Belanda Tiba di Banten

Rombongan kedua bangsa Belanda tersebut tiba di Banten pada tahun 1598. Rombongan ini dipimpin oleh Jacob van Neck dan Warwyek. Mereka bersikap santun dalam berhubungan dengan Banten.

Oleh karena itu, mereka diterima dengan baik oleh para penguasa Banten saat itu. Hal ini pernah dibahas secara sekilas di artikel Belanda pertama kali tiba di Banten tahun 1596

VOC Berdiri

Di Indonesia saat itu, bangsa Belanda bersaing baik di antara mereka sendiri maupun dengan bangsa Barat lainnya. Untuk mengatasi persaingan tersebut, atas prakarsa pembesar Belanda yang bernama Olden Barneveld mendirikan kongsi dagang yang diberi nama Vereenigde Oostindische Compagnie atau disingkat VOC.

VOC berdiri pada tanggal 20 Maret 1602. Gubernur Jenderal pertama VOC adalah Pieter Both. Susunan pengurusnya terdiri dari 17 orang yang disebut “Heeren XVII” atau dalam bahasa Indonesia disebut Tuan-Tuan Tujuh Belas, dan dikepalai oleh Francois Witter.

Tujuan VOC

Tujuan utama didirikannya VOC ada 4, yaitu sebagai berikut :

  1. Menghindari persaingan tidak sehat sesama pedagang Belanda, sehingga memperoleh keuntungan maksimal.
  2. Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan dengan bangsa-bangsa Eropa maupun Asia.
  3. Berusaha memperoleh keuntungan sebesar-besarnya melalui monopoli perdagangan.
  4. Membantu pemerintah Belanda mengusir penjajah Spanyol.

Markas VOC

Pada awalnya, markas besar VOC berada di Ambon, Maluku. Pada masa Gubernur jenderal Jan Pieterzoon Coen, markas VOC dipindah ke Jayakarta (Batavia). Pemerintah Belanda memberikan hak monopoli kepada VOC untuk kelancaran usaha dagangnya.

Hak Istimewa VOC

Dalam menjalankan perdagangannya, VOC memiliki 5 hak istimewa yang tertuang dalam Octrooi. Hak-hak istimewa tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Hak monopoli perdagangan.
  2. Hak untuk memiliki tentara.
  3. Hak untuk melakukan perluasan wilayah ke Asia, Afrika, dan Australia.
  4. Hak untuk melakukan peperangan, membuat perdamaian, dan mengadakan perjanjian dengan raja-raja yang dikuasai.
  5. Hak untuk mencetak uang.

Runtuhnya VOC dan Faktor Penyebabnya

VOC mengalami kemunduran pada pertengahan abad ke-18. Pada tahun 1795 dibentuk panitia yang bertugas menggagas pembubaran VOC. Pada tahun yang sama, octrooi yang dimiliki VOC dihapus.

Pada tanggal 31 Desember 1799, organisasi dagang Belanda tersebut dibubarkan. VOC menderita kerugian sekitar 134,7 juta gulden.

Penyebab keruntuhan VOC ada 8 faktor utama, yaitu sebagai berikut:

  1. Korupsi yang dilakukan para petinggi.
  2. Anggaran yang membengkak akibat perluasan wilayah kekuasaan.
  3. Biaya perang yang ditanggung sangat besar.
  4. Persaingan dengan kongsi dagang lain, seperti kongsi dagang Portugis yang bernama Compagnie de Indies dan kongsi dagang Inggris yang bernama East Indian Company.
  5. Utang yang sangat besar.
  6. Pemberian laba yang sangat besar kepada pemegang saham, walaupun sedang mengalami kemunduran.
  7. Berkembangnya paham liberalisme di Belanda, sehingga monopoli yang diterapkan sudah tidak sesuai lagi. Selengkapnya tentang paham liberalisme silahkan baca di artikel Paham liberalisme dalam sejarah dunia
  8. Pendudukan Prancis terhadap negeri Belanda pada tahun 1795.

Itulah sekilas pembahasan sejarah VOC, semoga menjadi tambahan catatan sejarah nasional kita bahwa di zaman dahulu bangsa Barat telah mengembangkan berbagai politik perdagangan untuk menguasai dunia.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Kantor
Kantor Karakteristik Desain Kantor Industrial Favorit Milenial

Konsep industrial kini juga diterapkan sebagai interior kantor. Apalagi jika mayoritas karyawannya

Kantor
Kantor Cara Memilih Meja Resepsionis Ergonomis Untuk Kantor

Ketika memasuki lobby kantor maka selalu ada meja resepsionis. Meja ini biasa dituju untuk mendapat

Berita Pinhome
Berita Pinhome Ini Dia Cara Mudah Bikin Aplikasi di Android Tanpa Ribet!

Setiap tahunnya, penggunaan smartphone, terutama Android, terus mengalami peningkatan. Bagaimana ti

Teknik Sipil
Teknik Sipil Mau Ajukan Cicilan Perumahan Subsidi? Baca Dulu Syaratnya!

Membeli rumah saat ini terbilang cukup sulit karena harganya yang sudah melambung tinggi. Apalagi,

Properti
Properti Kisaran Harga Tipe Rumah Minimalis, Terbaru 2022!

Ingin membeli rumah minimalis? Rumah minimalis ini kini menjadi incaran kaum millenials ketiak menc

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia