Sejarah VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie)

Diperbarui oleh ∙ December 27, 2021 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – VOC adalah sebuah kongsi dagang Hindia Timur Belanda yang didirikan tanggal 20 maret 1602. Organisasi ini merupakan persekutuan dagang asal Belanda yang memiliki monopoli aktivitas perdagangan di Asia. Pada tahun 1596, empat buah kapal dagang Belanda yang dipimpin oleh Cornelis di Houtman tiba di Banten, Jawa Barat. Pada waktu itu menurut catatan sejarah, Banten merupakan pelabuhan terbesar di Jawa Barat, dan merupakan pusat perdagangan rempah-rempah dan hasil bumi dari berbagai daerah termasuk dari Maluku.

Belanda Tiba di Banten

Rombongan kedua bangsa Belanda tersebut tiba di Banten pada tahun 1598. Rombongan ini dipimpin oleh Jacob van Neck dan Warwyek. Mereka bersikap santun dalam berhubungan dengan Banten.

Oleh karena itu, mereka diterima dengan baik oleh para penguasa Banten saat itu. Hal ini pernah dibahas secara sekilas di artikel Belanda pertama kali tiba di Banten tahun 1596

VOC Berdiri

Di Indonesia saat itu, bangsa Belanda bersaing baik di antara mereka sendiri maupun dengan bangsa Barat lainnya. Untuk mengatasi persaingan tersebut, atas prakarsa pembesar Belanda yang bernama Olden Barneveld mendirikan kongsi dagang yang diberi nama Vereenigde Oostindische Compagnie atau disingkat VOC.

VOC berdiri pada tanggal 20 Maret 1602. Gubernur Jenderal pertama VOC adalah Pieter Both. Susunan pengurusnya terdiri dari 17 orang yang disebut “Heeren XVII” atau dalam bahasa Indonesia disebut Tuan-Tuan Tujuh Belas, dan dikepalai oleh Francois Witter.

Tujuan VOC

Tujuan utama didirikannya VOC ada 4, yaitu sebagai berikut :

  1. Menghindari persaingan tidak sehat sesama pedagang Belanda, sehingga memperoleh keuntungan maksimal.
  2. Memperkuat posisi Belanda dalam menghadapi persaingan dengan bangsa-bangsa Eropa maupun Asia.
  3. Berusaha memperoleh keuntungan sebesar-besarnya melalui monopoli perdagangan.
  4. Membantu pemerintah Belanda mengusir penjajah Spanyol.

Markas VOC

Pada awalnya, markas besar VOC berada di Ambon, Maluku. Pada masa Gubernur jenderal Jan Pieterzoon Coen, markas VOC dipindah ke Jayakarta (Batavia). Pemerintah Belanda memberikan hak monopoli kepada VOC untuk kelancaran usaha dagangnya.

Hak Istimewa VOC

Dalam menjalankan perdagangannya, VOC memiliki 5 hak istimewa yang tertuang dalam Octrooi. Hak-hak istimewa tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Hak monopoli perdagangan.
  2. Hak untuk memiliki tentara.
  3. Hak untuk melakukan perluasan wilayah ke Asia, Afrika, dan Australia.
  4. Hak untuk melakukan peperangan, membuat perdamaian, dan mengadakan perjanjian dengan raja-raja yang dikuasai.
  5. Hak untuk mencetak uang.

Runtuhnya VOC dan Faktor Penyebabnya

VOC mengalami kemunduran pada pertengahan abad ke-18. Pada tahun 1795 dibentuk panitia yang bertugas menggagas pembubaran VOC. Pada tahun yang sama, octrooi yang dimiliki VOC dihapus.

Pada tanggal 31 Desember 1799, organisasi dagang Belanda tersebut dibubarkan. VOC menderita kerugian sekitar 134,7 juta gulden.

Penyebab keruntuhan VOC ada 8 faktor utama, yaitu sebagai berikut:

  1. Korupsi yang dilakukan para petinggi.
  2. Anggaran yang membengkak akibat perluasan wilayah kekuasaan.
  3. Biaya perang yang ditanggung sangat besar.
  4. Persaingan dengan kongsi dagang lain, seperti kongsi dagang Portugis yang bernama Compagnie de Indies dan kongsi dagang Inggris yang bernama East Indian Company.
  5. Utang yang sangat besar.
  6. Pemberian laba yang sangat besar kepada pemegang saham, walaupun sedang mengalami kemunduran.
  7. Berkembangnya paham liberalisme di Belanda, sehingga monopoli yang diterapkan sudah tidak sesuai lagi. Selengkapnya tentang paham liberalisme silahkan baca di artikel Paham liberalisme dalam sejarah dunia
  8. Pendudukan Prancis terhadap negeri Belanda pada tahun 1795.

Itulah sekilas pembahasan sejarah VOC, semoga menjadi tambahan catatan sejarah nasional kita bahwa di zaman dahulu bangsa Barat telah mengembangkan berbagai politik perdagangan untuk menguasai dunia.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Airdrop dalam Crypto? Lengkap dengan Cara Memakainya

Kalau kamu sedang belajar jual beli aset digital, mungkin kamu pernah menjumpai istilah airdrop. Ka

Finansial
Finansial Apa itu Rig Crypto? Lengkap dengan Cara Miningnya

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah mining atau menambang dalam dunia kripto. Termas

Finansial
Finansial Apa itu Staking Crypto? Simak Penjelasan Detailnya!

Kalau bicara masalah cryptocurrency, kamu mungkin kerap mendengar salah satu istilah yang cukup pop

Finansial
Finansial Apa itu Bearish dan Bullish dalam Pasar Kripto? Begini Cara Memprediksinya

Saat masuk ke dalam pasar kripto, akan ada istilah-istilah yang mungkin terdengar asing di teling k

Hobi
Hobi 10 Tanda Busi Motor Harus Diganti

Busi motor merupakan salah satu komponen yang sangat penting dan harus dalam keadaan baik. Kamu har

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia