Tentang teori Solow

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ November 8, 2022 ∙ 4 menit membaca

Tentang teori Solow – Solow merupakan orang pertama yang mengembangkan pertumbuhan ekonomi dengan berbagai model. Model pertumbuhan ekonomi yang dikemukakan oleh Solow sering dikenal sebagai model pertumbuhan ekonomi neoklasik. Model ekonomi ini memungkinkan terjadinya determinan pertumbuhan ekonomi untuk dipisahkan ke dalam masukan (buruh dan model) dan proses teknik.

Dalam teorinya, Solow menjelaskan bahwa investasi, tabungan, pertumbuhan penduduk, serta teknologi berpengaruh terhadap tingkat perekonomian dan pertumbuhannya. Adapun model dasar dari teori pertumbuhan Solow adalah Y = F (K.L).

Dimana Y = output, K = modal fisik, dan L angkatan kerja. Jika kedua sisi dibagi dengan L, maka hasilnya akan seperti : Y = f (k). Dengan Y = output per pekerja dan K = modal per pekerja.

Dari persamaan di atas, bila diketahui bahwa menurut Solow, pertumbuhan ekonomi bergantung pada perkembangan modal serta pertumbuhan penduduk atau populasi. Karena pertambahan modal atau kapital dipengaruhi oleh besarnya tabungan serta adanya depresi modal. Maka dalam periode tertentu pertambahan modal atau kapital bisa menjadi nol.

Ini disebabkan nilai kapital, baik yang terbentuk maupun yang terdepresi, adalah sama. Dalam lingkup makro, kondisi ini bisa menyebabkan perekonomian berada dalam kondisi stabil dengan penghasilan yang tetap.

Dalam teori ini diasumsikan bahwa variabel teknologi bersifat eksogen. Artinya, variabel ini tidak dipengaruhi oleh variabel lain atau menjadi variabel bebas. Pada fungsi produksi, teknologi dianggap given atau tetap dan tingkat penawarannya berada pada posisi tertentu.

Intisari dari Teori Solow di antaranya memuat hal-hal sebagai berikut :

Dalam dunia industri berlaku fungsi produksi yang tertuang dalam hukum The Law of Diminishing Return. Hukum ini menjelaskan bahwa ditambahkannya jumlah input yang tepat bisa menambah output yang maksimal. Tetapi, jika penambahan terus dilakukan, maka yang terjadi adalah penurunan dari output itu sendiri.

Berkaitan dengan investasi, besarnya investasi per pekerja adalah fungsi dari capital stock per pekerja. Besar kecilnya capital stock dipengaruhi oleh investasi serta depresiasi atau penyusutan. Ketika investasi naik, capital stock akan bertambah, dan sebaliknya.

Tingkat tabungan yang tinggi akan berpengaruh terhadap bertambahnya capital stock. Pertambahan ini selanjutnya akan meningkatkan pendapatan yang bisa mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi yang cepat. Pertambahan ini tidak akan terjadi terus-menerus. Ketika terjadi steady-state level of capital, pertumbuhan ekonomi akan melambat.

Pergerakan naik turunnya tingkat populasi juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Dengan bertambahnya tingkat populasi, jumlah labour atau pekerja yang meningkat mampu mengurangi capital stock per pekerja dengan sendirinya. Berdasarkan analisis Mankiw (2000), negara-negara yang memiliki pertumbuhan penduduk yang cepat GDP perkapitanya rendah.

Dalam Teori Solow dikatakan bahwa kemajuan di bidang teknologi dimasukkan sebagai faktor eksogen. Dampak dari kemajuan teknologi ini bisa menciptakan pertumbuhan ekonomi yang sustainable atau berkelanjutan dengan cara mengoptimalkan efisiensi tenaga kerja.

Hanya dalam kondisi steady-state, tingginya tingkat tabungan juga mengarah kepada tingginya tingkat pertumbuhan. Ketika kondisi perekonomian berada dalam posisi steady-state, pertumbuhan output per pekerja hanya tergantung dari kemajuan teknologinya.

Menurut Teori Solow, makin tinggi tingkat tabungan atau saving rate suatu negara, makin kaya negara tersebut. Selain itu, semakin tinggi tingkat pertumbuhan penduduk akan mengakibatkan semakin tinggi juga tingkat kemiskinannya.

Berdasarkan hasil pengkajian yang dilakukan Solow, ada beberapa hal yang bisa ditempuh dalam rangka memacu pertumbuhan ekonomi, yakni sebagai berikut:

  1. Meningkatkan jumlah tabungan. Dengan bertambahnya tabungan, modal yang tersedia untuk berinvestasi akan semakin besar dan ini artinya mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  2. Setelah tingkat tabungan terus ditambah, jumlah investasi yang sesuai dengan potensi dan kondisi perekonomian, baik dari segi fisik maupun nonfisik juga meningkat.
  3. Meningkatkan aspek kemajuan teknologi. Dengan melakukan ini, pendapatan per tenaga kerja juga bisa meningkat. sehingga mampu memberi kesempatan pada sektor swasta untuk berinovasi. Adanya inovasi yang terus dikembangkan akhirnya juga bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Siapakah Robert Merton Solow?

Keterangan singkat di atas mungkin bisa menjawab pertanyaan mengapa beberapa negara di Afrika pertumbuhan ekonominya lambat, sehingga identik dengan keterbelakangan. Salah satu faktor yang bisa dimunculkan ke permukaan adalah karena proses adopsi terhadap perkembangan teknologinya lamban.

Rendah atau lambannya penyerapan teknologi ini bisa jadi dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan dari mayoritas penduduk yang berdiam di benua Afrika. Kondisi ini yang diperparah dengan faktor-faktor negatif lainnya menimbulkan sebuah lingkaran setan hingga akhirnya menghambat pertumbuhan ekonomi.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial 10 Forum Crypto Indonesia dan Global Sebagai Sarana Berdiskusi

Untuk mempelajari dan menguasai crypto, kini semakin mudah karena banyaknya forum crypto Indonesia

Gadget
Gadget 20 Daftar Harga HP Vivo Terbaru Tahun 2022

Vivo saat ini menjadi salah satu brand smartphone terbaik di tahun 2022. Daftar harga HP Vivo terba

Finansial
Finansial Tips dan Cara Agar NFT Cepat Laku Terjual

Zaman yang semakin modern ini ada banyak cara mendapatkan uang tambahan, salah satunya melalui inve

Gadget
Gadget 8 Cara Cek Garansi HP Realme, Begini Langkahnya!

Realme merupakan salah satu merek hp asal Tiongkok yang saat ini ramai di pasar Indonesia. Bagaiman

Finansial
Finansial Mengenal Apa itu Rising Wedge Pattern dan Tips dalam Tradingnya

Terdapat banyak bentuk pola yang dapat investor pelajari dalam grafik suatu aset investasi finansia

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia