Tentang benda vulkanik dari gunung berapi

Diperbarui oleh ∙ December 27, 2021 ∙ 3 menit membaca

Dari gunung api keluar benda-benda vulkanik ketika gunung meletus. Jika letusannya mengeluarkan lelehan lava, letusan tersebut dinamakan letusan lelehan (erupsi efusif).

Tetapi, jika dalam letusannya terjadi ledakan yang mengeluarkan benda vulkanik yang padat (eflata atau piroklastika) bersama-sama dengan semburan gas (karena gas vulkanik merupakan penggerak ledakan itu) maka letusan itu dinamakan erupsi eksplosif.

Benda vulkanik yang padat terdiri atas berbagai ukuran besar, berturut-turut dari yang besar dinamakan bom, lapili, pasir vulkanik dan abu vulkanik.

Gas yang keluar dari gunung api sangat bermacam-macam, setelah gunung api itu istirahatpun, sumber gas masih mengeluarkan gasnya sebagai gejala postvolcanic (pasca vulkanik), contohnya sumber gas asam arang dinamakan mofet, sumber gas belerang dinamakan solfatar dan sumber gas uap air dan zat lemas (N2) dinamakan fumarol. Kecuali sumber gas (ekshalasi), gejala pasca vulcanik yang lain adalah : sumberair mineral dan geyser.

Buih lava yang terlempar ke udara pada letusan eksplosif membeku dalam bentuk buih, sehingga wujudnya merupakan batuan padat yang berongga-rongga, dinamakan batu apung. Batu apung dapat dijadikan bata ringan yang kuat dan digunakan untuk bangunan bertingkat banyak.

Tentang benda vulkanik dari gunung berapi
Tentang benda vulkanik dari gunung berapi

Di sekitar gunung api yang pernah meletus, dahsyat atau kurang hebat, kita dapat menemukan benda-benda vulkanik itu. Aliran lava, Gunung Agung tampak jelas merupakan juluran batuan keras berwarna hitam dari kepundan gunung itu sampai ke pantai Karangasem.

Atap rumah-rumah di sekitar Gunung Galunggung ketika meletus pada tahun 1982 habis pecah-pecah karena tertimpa eflata besar kecil yang dilemparkan kepundan gunung itu, pasir vulkanik terhampar di daerah yang luas, sehingga untuk mengurangi timbunan pasir itu dan untuk memanfaatkannya dibangun jalan kereta api khusus untuk mengangkut pasir Galunggung.

Abu vulkanik yang disemburkan Galunggung menyebar ke seluruh Jawa Barat dan Jawa Tengah, bahkan dari Gunung Agung abunya sampai ke Jakarta.

Dalam sejarahnya, Abu Gunung Krakatau pada letusan tahun 1883 telah menghalangi cahaya matahari di seluruh dunia selama beberapa minggu. Tidak hanya itu, kapal terbang yang lewat di daerah sekitar Galunggung sempat mengalami kesulitan, karena abu vulkanik gunung itu mengganggu mesin kapal.

Gunung Kelud ketika meletus pada tahun 1919 telah meminta kurban yang tidak sedikit akibat aliran lahar panas yang berasal dari danau kepundan di puncaknya. Daerah aliran sungai yang berasal dari Gunung Merapi Jawa Tengah pada setiap awal musim hujan selalu dipenuhi lahar hujan, sehingga Sungai Krasak misalnya setiap tahun bukan hanya mengalami pendangkalan, tetapi seluruh palung sungai tersebut penuh dengan batuan eflata yang terbawa hujan dari lereng gunung Merapi.

Bayangkan, sepanjang tahun gunung Merapi mengeluarkan batuan padat dan ditimbunnya di lereng gunung itu. Pada waktu hujan mulai turun, sedikit-sedikit atau kadang-kadang sekaligus timbunan batuan itu diangkat ke bawah, merupakan aliran lahar hujan, kemudian masuk ke sungai-sungai dan dibawa ke daerah aliran sungai itu.

Selanjutnya : Gejala pasca vulkanik dan erupsi freatik

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Crypto Wallet? Pengertian dan Cara Memakainya

Pada era modern ini, berkembangnya teknologi sudah banyak sekali memberikan manfaat kepada hidup ma

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cari Tahu Dulu Kebenarannya! (Edisi YoY Oktober & November)

#WaktunyaBeliRumah - Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tida

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia