Pinhome

Lifestyle

Tempat Wisata di Prigen

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 20 April 2021 ∙ 14 menit membaca

Tempat wisata di Prigen, termasuk ke dalam salah satu tempat wisata yang wajib dikunjungi saat berlibur ke daerah Pasuruan. Panorama keindahan alam yang disajikan di berbagai tempat wisatanya membentang luas, bahkan masih ada beberapa tempat yang masih sangat asri karena jarang sekali wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut. Desa Tretes merupakan satu contoh dari desa paling populer yang banyak dihadiri oleh para wisatawan baik yang berasal dari lokal maupun mancanegara.

Tempat Wisata di Prigen Pasuruan

Adapun lokasi-lokasi di daerah Pasuruan yang terkenal dengan peninggalan sejarahnya yang telah ada sejak zaman Belanda masih menjajah wilayah Indonesia, hingga keindahan nuansa alam yang tersaji secara alamiah hasil karunia dari sang Maha Kuasa. Oleh karena itu, setiap pengunjung atau wisatawan yang hendak menghabiskan waktu liburannya atau sekedar berkunjung sejenak, sayang jika melawati lokasi wisata hits di Pasuruan. Apa saja lokasi yang dimaksud?  Simak penjelasannya berikut ini!

1. Air Terjun Kakek Bodo

air terjun akek bodo
instagram/jamezz1989

Nama tempat wisata satu ini terbilang cukup unik. Konon, asal mulanya berawal dari sebuah kisah yang telah dipercaya oleh warga setempat secara turun temurun, lalu pada akhirnya diputuskan tempat tersebut diberi nama dengan sebutan air terjun kakek bodo. Menurut kisahnya, saat zaman Belanda berada di wilayah Indonesia, ada salah seorang laki-laki yang sudah berumur lanjut atau tua, mendedikasikan dirinya ke sebuah keluarga Belanda yang dikenal memiliki harta yang berlimpah.

Akhirnya, kakek yang mengabdi tersebut pergi ke sebuah hutan liar. Beliau melakukan pertapaan di dalam hutan untuk menghilangkan segala pikiran yang berhubungan dengan urusan dunia. Tempat yang digunakan oleh beliau, sebenarnya bukan di hutan biasa, melainkan air terjun yang terletak di hutan.

Mengetahui niatan yang akan dilakukan oleh kakek, mantan keluarga yang dilayaninya menyebut bahwa keputusan tersebut sangat bodoh atau dalam arti lain kakek yang bodoh. Pasalnya, segala kebutuhan hidup yang kakek tersebut butuhkan selama ini telah terpenuhi bahkan untuk ukuran pekerja di jaman dahulu dapat dikatakan sangat cukup. Selain gaji, beliau juga berkesempatan untuk tinggal satu rumah dengan sang majikan di kediaman yang mewah.

Tapi,  hal yang tidak terduga pun terjadi, sang kakek mendapatkan sebuah kekuatan sakti yang tidak dimiliki oleh siapapun pada kala itu. Akhirnya, selepas masa pertapaan yang panjang, sang kakek kembali ke pedesaan. Bersamaan dengan kesaktian yang telah tertanam di dalam dirinya, sang kakek berdedikasi untuk menolong orang-orang yang membutuhkan bantuannya.

Akhir cerita, warga yang mengenal sang kakek dengan segala kisah hero dibalik perjalanan kehidupannya, menceritakan hal tersebut ke anak cucunya secara terus menerus. Demi menghargai dan mengenang sang kakek, tepat di dekat tempat wisata air terjun kakek bodo terdapat sebuah makan dari sang legenda. Namun, bukan berarti setiap pengunjung dapat memasuki makam tersebut, hanya orang-orang tertentulah yang diperbolehkan untuk mengunjungi tempat peristirahatan terakhir dari kakek bodoh.

Air terjun kakek bodo memiliki sumber air yang berasal dari sungai Kaligetik. Bagian bawahnya, terdapat kolam yang kedalamannya mencapai 5 meter. Kolam tersebut memang terbentuk melalui proses alam bukan buatan manusia. Oleh karenanya, pengunjung banyak yang memanfaatkan untuk foto-foto ataupun berenang, dalam kolam itu.

Tidak hanya kolam saja yang tersedia di lokasi wisata air terjun kakek bodo ini, ada fasilitas lainnya yang bisa dimanfaatkan selama menghabiskan waktu rehat atau liburan Anda. Fasilitas-fasilitas yang dimaksud diantaranya adalah toilet, musholla atau tempat ibadah, taman untuk bermain anak-anak, shelter, hingga kios yang menjual berbagai macam makanan. Bagi pengunjung yang datang dengan kendaraan pribadi, bisa memarkirkannya sejauh 2 meter dari lokasi wisata berada, hal tersebut dikarenakan jalanan menuju tempat lokasi tidak mendukung untuk akses kendaraan lewat dan harus ditempuh dengan cara berjalan kaki.

2. Air Terjun Putuk Truno

air terjun putuk truno
brisik.id

Masih di daerah Pasuruan, tepatnya di bagian kaki gunung Welirang dan Arjunolah air terjun Putuk Truno berada. Air terjun ini dikenal dengan ketinggiannya yang mencapai 45 meter. Di luar hal tersebut, meskipun sangat terkenal di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Jawa Timur, lokasi wisata Putuk Truno dalam kondisi yang sangat terawat.

Setiap tempat yang menghadirkan pemandangan alam yang natural, biasanya menyimpan misteri dibalik penamaan tempat wisata tersebut.  Termasuk salah satunya air terjun Putuk Truno ini. Menurut cerita yang beredar, di jaman dahulu kala ada kisah sepasang kekasih yang saling jatuh cinta.

Laki-lakinya dikenal dengan nama Joko Taruno sedangkan sang wanita bernama Sri Gading Lestari. Joko merupakan orang yang berlatar belakang sebagai rakyat biasa. Berbeda halnya dengan Sri Gading yang berasal dari keturunan ningrat karena dirinya adalah seorang puteri dari seorang Raden Arya Wiraraja atau lebih dikenal dengan Adipati Madura.

Hubungan antara rakyat biasa dengan puteri bangsawan, saat jaman dahulu termasuk hal yang sangat tabu. Perbedaan kalangan diantara keduanya membuat banyak pihak yang menentang, terutama dari pihak sang wanita. Akan tetapi, sosok lelaki atau Joko bukanlah orang yang mudah menyerah karena terhalang oleh status belaka.

Rasa cinta yang begitu mendalam yang dimiliki oleh Joko terhadap Sri Gading membuat dirinya pantang menyerah dan membuktikan tekadnya di hadapan sang Adipati atau ayahanda dari Sri Gading. Namun, bukannya sang Adipati tersentuh dengan kegigihan yang diperlihatkan oleh Joko untuk mempersunting puterinya, beliau malah mengasingkan puterinya agar tidak bertemu dengan Joko.

Akhirnya, Sripun disembunyikan di tempat yang diberi nama dengan Coban Baung yang terletak di area Purwodadi, Pasuruan. Setelah dipisahkan dalam jarak yang cukup jauh, sang Adipati masih merasa khawatir kepada puterinya yang kemungkinan suatu hari akan bertemu kembali dengan Joko. Lalu, sang Adipati selain mengurung, beliau juga memberikan mantera yang di dalamnya berisi kekuatan magis agar Joko kesulitan menemukan Sri Gading Lestari.

Karena kesulitan selama masa pencariannya menemukan sang pujaan hati Sri, Joko alih-alih menyerah, dirinya malah melakukan pertapaan. Selama bertapa, Joko memohon kepada pemilik jagat raya untuk membantunya bertemu kembali dengan Sri. Namun, di tengah pertapaannya justru tubuh Joko berubah menjadi sosok seekor ular.

Alhasil, di kemudian hari Joko dapat bertemu dengan Sri yang berhasil keluar dari tempat perasingannya. Juga, kekuatan magis yang mengelilingi tempat perasingan Sripun terhapus. di luar  pengetahuan sang Adipati, keduanya kabur dan saling bertemu di air terjun yang kini dikenal dengan nama air terjun Putuk Truno.

Karena cerita tersebut, banyak wisatawan yang sengaja mengunjungi air terjun Putuk Truno bersama dengan pasangan atau kekasihnya. Katanya, siapapun yang datang bersama kekasih, cinta diantara keduanya akan bertahan lama alias langgeng. Selain itu, air yang mengalir dari air terjun Putuk Truno ini, terlihat sangat jernih dan bersih meskipun tidak ditambahkan dengan kaporit.

3. Indonesia Safari Park 2 Prigen

indonesia safari park 2 prigen
triptrus.com

Taman Safari Prigen ini, ternyata termasuk ke dalam satu dari tiga taman safari yang paling besar di Indonesia.  Tempatnya memiliki luas area mencapai 350 Ha. Tema yang digunakan dalam penataan taman safari Prigen, tidak lain menggunakan model kebun binatang terbuka layaknya kebun binatang di negara Afrika.

Pengunjung dapat dengan bebas melihat perilaku hewan dari jarak yang sangat dekat. Lebih dari 2000 spesies hewan tersebar secara merata di area taman safari park 2 Prigen. Selain itu, cuaca taman Prigen terasa lebih sejuk karena berada di kaki gunung Arjuna.

Ada juga permainan atau wahana lainnya yang bisa dirasakan oleh para wisatawan untuk melepas penat setelah menghabiskan waktu berkeliling melihat hewan-hewan. Mulai dari permainan air sampai dengan permainan yang cukup berbahaya semuanya tersedia dalam satu area taman safari park 2 Prigen. Terkadang, kalian juga bisa menemukan waktu atraksi hewan saat berkunjung ke taman safari Prigen tersebut.

4. Candi Jawi

candi jawi
instagram/indraiswanto84

Candi Jawi sudah ada sejak masa kerajaan Singasari. Awalnya, berdasarkan tulisan yang ada di dalam kitab Negarakertagama, candi ini dikenal dengan sebutan Jajawi atau Jawajawa. Lalu, pada akhirnya diubah namanya menjadi Jawi.

Candi ini mulai didirikan pada masa abad ke-13 dimana, termasuk ke dalam salah satu bukti peninggalan kebudayaan kerajaan Singasari. Tujuannya, guna dimanfaatkan sebagai tempat peribadatan agama Syiwa-Buddha yang diperintahkan langsung oleh raja Kertanegara. Selain itu, di dalam candi juga digunakan untuk menyimpan abu dari jenazah sang raja yang telah wafat.

Tempat didirikannya candi Jawi, cukup jauh dari pusat istana kerajaan Singasari. Hal tersebut dikarenakan banyak rakyatnya yang juga menganut ajaran Syiwa-Buddha dan memiliki rasa kesetiaan yang besar terhadap sang raja. Sehingga, rakyatnya dapat dengan leluasa pergi ke tempat peribadatan tanpa perlu berjalan kaki ke pusat kerajaan terlebih dahulu.

Namun, ada juga yang menduga candi ini sengaja dibangun berjauhan dari pusat kerajaan karena dianggap sebagai ciri dasar bagi aliansi pendukung raja Kertanegara kala itu. Buktinya, ketika sang raja turun tahta karena dikalahkan oleh raja Jayakatwang, sang menantu Raden Wijaya bersembunyi sementara waktu ke area candi. Lalu, dirinya berpindah ke tempat yang lebih jauh lagi yakni Madura.

Pemugaran candi Jawi dilakukan di tahun 1975 sampai dengan tahun 1980. Kemudian, peresmian yang dilakukan oleh pemerintah berlangsung di tahun 1982. Akan tetapi, kondisinya sudah tidak sepenuhnya persis seperti awal mula didirikan karena sudah banyak batu candi yang menghilang dan sempat runtuh saat masa pemerintahan Hindia Belanda di tahun 1931 hingga 1941.

5. Niagara Gumandar

niagara gumandar
atourin.com

Niagara atau air terjun Gumandar ini, berada di lereng gunung Arjuna, Pasuruan. Uniknya, air terjun ini terlihat seperti anak tangga karena bentuknya yang menyerupai undakan. Air terjun Gumandar sendiri, terletak di ketinggian sebesar 1200 sampai dengan 1500 mdpl.

Pengunjung dapat menikmati kesejukan Niagara Gumandar hanya pada waktu tertentu saja. Waktu yang dimaksud adalah ketika memasuki musim hujan. Saat musim kemarau, air terjun tidak akan mengalir deras.

Oleh sebab itu, wilayah di sekitar Niagara Gumandar masih terlihat sangat asri. Apalagi ketika pengunjung hendak memasuki area air terjun, maka sepanjang jalannya akan disambut dengan tanaman ilalang yang terhampar luas. Serta, pemandangan bukit-bukit di bagian kanan dan kirinya bisa mengobati rasa lelah yang dirasakan saat berjalan kaki menuju lokasi air terjun.

6. Pintu Langit

pintu langit prigen prigen
instagram/kakkkayamgeprek.pintulangit

Tempat wisata pintu langit sebenarnya merupakan taman wisata yang di dalamnya terdapat berbagai macam wahana permainan, salah satunya adalah kincir angin. Selain itu, ada juga fasilitas lainnya seperti tempat untuk hunting foto, toilet, hingga tempat untuk menunaikan doa bersama.

Dinamakan pintu langit karena berada di ketinggian 800 mdpl, serta dihiasi dengan pemandangan alam yang indah dengan suasana yang sejuk. Namun, buat kalian yang ingin berkunjung ke taman ini, sebaiknya dilakukan pagi hingga sore hari saja. Saat malam hari, akan terasa mistisnya karena dekat taman wisata terdapat tempat pemakaman umum warga sekitar.

7. Tretes Treetop Adventure Park

tretes treetop adventure park
cakarlangitindonesia.co.id

Tempat wisata memukau lainnya yakni Tretes treetop adventure park yang berada di Pasuruan. Pasalnya, tempat ini termasuk ke dalam salah satu wahana flying fox dengan ketinggian mencapai 10 km dari permukaan tanah dan lintasannya sepanjang 1 km. Wisata treetop sendiri, berhasil memasuki jaringan adventure park di seluruh dunia yang jumlahnya berkisar 350 wahana serta termasuk ke dalam satu dari permainan flying fox  terpanjang di Asia Tenggara.

Awalnya, Tretes pertama kali didirikan di negara Perancis, French Alps pada tahun 1995. Kemudian, meluas ke daerah Selandia Baru tepatnya di Asia Pasifik pada tahun 2006. Lalu, mulai di tahun 2012, Tretes dibangun di Indonesia.

Perlengkapan pengamanan yang digunakan oleh pihak pengelola wahana, menggunakan kualitas terbaik yang diambil dari negara Eropa. Selain itu, pengunjung tidak perlu khawatir karena ada coach yang sigap dan pastinya telah berpengalaman di bidangnya. Hamparan panorama keindahan alam dapat dirasakan ketika melakukan flying fox di Tretes treetop adventure park ini.

8. Kebun Pak Budi

kebun pak budi
hargatiketmasuk.info

Buat kalian yang lelah dengan kepadatan area perkotaan dan ingin menikmati suasana desa sambil terjun langsung merasakan bagaimana aktivitas yang biasa dilakukan oleh orang-orang di pedesaan, wajib berkunjung ke kebun pak Budi. Selama berada di dalam kebun, pengunjung tidak hanya dimanjakan dengan keindahan alamnya, tetapi juga mendapatkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat. Pengunjung yang diperbolehkan memasuki area kebun tidak dibatasi usianya atau dalam arti lainnya, cocok untuk segala jenis umur.

Pengunjung bisa merasakan langsung cara bertanam menggunakan sistem hidroponik, atau cara beternak yang baik. Fasilitas yang bisa diperoleh saat menikmati waktu berlibur di kebun pak Budi, diantaranya ada cottage minimalis, mini market, ruang meeting, mushola, gazebo, klinik, restoran, kafe, hingga rumah panggung semuanya lengkap ada dalam satu area tersebut. Buat pecinta kopi yang ingin menimba ilmu, juga bisa mendapatkannya di kebun pak Budi ini.

Wisatawan yang ingin merasakan berkemah di area perkebunan, bisa juga dirasakan di tempat wisata kebun pak Budi yang disebut dengan area glamping. Dinamakan glamping karena, merupakan singkatan dari kata glamor dan camping. Tendanya sendiri sudah dipasang dengan kokoh oleh pihak pengelola, pengunjung tinggal mempersiapkan bekal makanan atau dapat memesan makanan di restoran maupun kafe yang berada di area kebun.

9. Cimory Dairyland & Resto Prigen

cimory dairyland prigen
instagram/cimorydairyland.prigen

Cimory dairyland, berawal dari sebuah merek dagang yang memproduksi berbagai macam varian rasa yogurt. Kemudian, diperluas menjadi sebuah objek wisata yang di dalamnya terdapat area bermain air, kebun binatang berskala kecil, sampai dengan restoran yang menyajikan makanan-makanan lezat. Tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai lokasi berlibur bersama keluarga karena selain tempatnya menyenangkan, pemandangan yang ada mampu membantu siapapun yang melihatnya merasa lebih rileks dan pikirannya menjadi tenang.

Restoran yang ada di area Cimory ini, mengusung tema modern. Kolam renangnya pun sangat luas serta terdapat air mancur hingga perosotan yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Sedangkan area kebun binatang Cimory, memiliki hewan peliharaan diantaranya ada angsa, kuda poni, domba, keledai, dan lain sebagainya.

Pengunjung juga diberikan kesempatan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan secara langsung bagaimana cara mengolah susu sapi menjadi minuman yogurt. Ada juga museum yang memperlihatkan beragam lukisan 3D atau 3 dimensi yang lucu-lucu. Di dalam area Cimory juga tersedia tempat parkir yang luas, sehingga wisatawan tidak perlu bingung atau bersusah payah menempuh jarak hingga berkilo-kilometer dari area parkir kendaraan ke lokasi wisata dengan berjalan kaki.

10. Wana Wisata Negeri Bambu

wisata negeri bambu
loveusaha.com

Tempat wisata di Prigen lainnya yang tidak boleh terlewatkan yakni wana wisata negeri bambu. Wana wisata bambu, memberikan berbagai spot untuk berfoto dengan hasil yang memukau. Mulai dari pemandangan yang memperlihatkan sebuah danau kecil dengan jembatan melengkungnya yang cantik, lalu ada taman yang menampilkan warna dedaunan yang kemerahan, serta taman yang didesain dengan tema payung warna warni, bisa kalian temukan di tempat wisata negeri bambu ini.

Meskipun tema yang digunakan sebagian besar didominasi beragam hal berkaitan dengan bambu, pengunjung tidak akan merasa bosan. Karena, di sekeliling menara-menara bambu terhampar pemandangan alam yang sangat asri dan udaranya terasa sejuk. Selain itu, beberapa penginapan untuk bermalam juga tersedia di dekat area wana wisata negeri bambu tersebut.

Pengunjung yang berlibur bersama keluarga, terutama bagi mereka yang mengikutsertakan anaknya di usia dini bisa memanfaatkan playground yang ada. Selain aman, ada ayunan yang bisa memanjakan anak-anak bermain dengan nyaman tanpa takut terjatuh dari jembatan atau spot-spot foto lainnya yang cenderung menjorok ke pemandangan alam dalam ketinggian yang cukup berbahaya. Ada juga flying fox buat wisatawan usia dewasa yang ingin merasakan langsung menuruni pemandangan disertai hembusan angin yang sejuk.

11. Jendela Langit

jendela langit prigen
instagram/adityadhemas

Kalau sebelumnya telah diperkenalkan pintu langit yang ada bumbu-bumbu mistisnya, kini ada tempat wisata menarik lainnya tapi terbebas dari area pemakaman.  Jendela langit menawarkan panorama alam yang sangat menakjubkan dan kental dengan keasriannya yang masih terjaga. Setiap pengunjung dapat menikmati pemandangan gunung di atas perahu yang memang sengaja diletakkan untuk spot foto.

Jadi, jika kalian membayangkan menaiki karpet terbang, kini kalian diajak seakan-akan sedang terbang dengan menggunakan perahu. Tempat wisata ini mulai siap dibuka untuk umum sejak akhir tahun 2019. Jendela langit dikelola oleh para warga sekitar yang dikenal dengan nama Hidayat beserta kawan dan warga lainnya.

Lokasi wisata ini, dibangun di atas ketinggian 1200 mdpl. Ada bentuk jendela yang di belakangnya terlihat pemandangan bukit lereng pegunungan berwarna hijau. Jendela tersebut juga dibuat sebagai simbolis perwakilan dari penamaan tempat wisata. Selain berfoto, ada juga tempat untuk menikmati hidangan secangkir kopi yang hangat, camping, outbound, sampai dengan taman-taman kecil lainnya.

Ada alasan mengapa di tempat wisata ini menyediakan kedai minuman kopi bukan restoran atau hal lainnya. Hal tersebut dikarenakan, sebagian besar penduduk atau warganya berprofesi sebagai petani kopi. Wisatawan juga bisa melakukan pemetikan buah ataupun sayur organik yang memang sengaja disediakan sebagai salah satu wahana di area jendela langit.

Disamping wahana memetik buah dan sayuran, ada juga wahana untuk memanen madu, mobil jeep tracking, kampung sutera dan lain sebagainya. Kemudian, fasilitas yang disiapkan oleh pengelola diantaranya ada gazebo, musholla, toilet, tempat parkir, camping ground, warung makan, dan masih banyak fasilitas lainnya untuk menunjang kenyamanan para wisatawan.

Sekian pembahasan mengenai tempat wisata di Prigen yang perlu kalian ketahui dan eksplor lebih jauh lagi. Belum lengkap rasanya jika menikmati keindahan alam yang ada melalui tulisan saja. Semoga siapapun yang membaca bisa mengunjungi tempat-tempat wisata tersebut segera mungkin. Sampai jumpa dan sehat selalu. Bye!

Tags :

Bagikan Artikel