BlogPemilik PropertiTake Over KPRTake Over KPR Danamon: Syarat, Simulasi, hingga Caranya

Take Over KPR Danamon: Syarat, Simulasi, hingga Caranya

Dipublikasikan oleh Fauzia Assilmy dan Diperbarui oleh Nabila Azmi

Mei 7, 2026

12 menit membaca

Copied to clipboard
Take Over KPR Danamon

Take over KPR Danamon saat ini jadi solusi bagi orang-orang yang ingin cicilan ringan. Banyak orang pindah KPR karena dua hal yaitu ingin tambahan dana atau ingin dapat cicilan ringan karena suku bunga floating di bank lama yang memberatkan.

Bank Danamon hadir dengan program take over KPR yang dikenal sebagai Balance Transfer serta Balance Transfer + Top Up untuk kebutuhan Pins. 

Artikel ini sudah membahas secara lengkap keunggulan, syarat, simulasi, dokumen, dan langkah pengajuan take over kredit pemilikan rumah Danamon untuk jadi bahan pertimbangan Pins.

Apa Itu Take Over KPR Danamon?

Take over KPR Danamon adalah proses pemindahan sisa pinjaman kredit pemilikan rumah dari bank lama ke Danamon sebagai bank baru yang akan melanjutkan pembiayaan properti Pins.

Danamon akan melunasi sisa utang kredit rumah di bank lama, sehingga kewajiban cicilan Pins berpindah sepenuhnya ke Danamon.

Program ini sendiri disebut sebagai Balance Transfer. Balance Transfer sendiri terdiri dari dua jenis yaitu Balance Transfer dan Balance Transfer + Top Up. 

Pins juga perlu tahu kalau take over ini berbeda dengan over kredit. Pahami lebih lanjut tentang bedanya take over dengan over kredit supaya Pins memilih program yang tepat sesuai kebutuhan. 

Balance Transfer

Balance Transfer adalah fasilitas take over KPR yang memungkinkan Pins memindahkan sisa pokok pinjaman KPR dari bank lain ke Danamon tanpa penambahan plafon kredit baru.

Fasilitas ini berlaku untuk berbagai jenis properti, termasuk rumah tapak, apartemen, serta ruko dan rukan. Dalam mekanisme program ini, bangunan harus 100% sudah jadi serta programnya juga berlaku untuk KPR konvensional maupun syariah.

Balance Transfer + Top Up

Berbeda dengan Balance Transfer biasa, fasilitas Balance Transfer + Top Up memungkinkan Pins mendapatkan dana tambahan di atas sisa pokok pinjaman yang dipindahkan ke Danamon. Syaratnya masih sama seperti balance transfer biasa hanya saja ditambah dana segar tambahan.

Besaran top up yang bisa diberikan oleh Bank Danamon dihitung berdasarkan rasio LTV (Loan to Value) atau FTV (Financing to Value) dari nilai appraisal properti yang dijaminkan.

Status kredit untuk fasilitas top up ini mengikuti ketentuan kredit baru dari Danamon, terpisah dari skema balance transfer yang sudah disepakati sebelumnya.

Untuk informasi lebih detail mengenai fitur ini, Pins bisa membaca artikel tentang take over KPR + Top Up yang membahas mekanisme dan ketentuannya secara lengkap.

Keunggulan Take Over KPR di Danamon

Source: Danamon

1. Plafon Pinjaman hingga Rp15 Miliar

Salah satu daya tarik utama take over KPR Danamon adalah plafon pinjaman yang super besar. Ya, Pins bisa meminjam dana sampai Rp15 miliar. 

Program ini jelas cocok sekali untuk Pins yang punya properti bernilai tinggi. Selain itu, program ini juga cocok untuk Pins yang ingin fasilitas pembiayaan yang lebih baik dari bank sebelumnya.

2. Suku Bunga Kompetitif dengan Opsi Fixed

Danamon menawarkan dua skema suku bunga untuk take over yaitu suku bunga fixed untuk periode tertentu dan suku bunga floating.

Suku bunga fixed memberikan kepastian cicilan dalam jangka waktu yang disepakati. Jadi Pins bisa merencanakan keuangan dengan lebih tenang dan terstruktur.

Sebelum bunga floating berlaku, 30 hari sebelumnya Danamon akan memberitahu Pins sehingga Pins tidak akan kaget dan bisa mempersiapkan lebih dini untuk cicilan berikutnya. 

Bunga fixed akan memberikan Pins cicilan yang tetap setiap bulan selama periode tertentu. Sementara itu ketika floating berlaku, cicilan Pins berubah mengikuti pasar. Oleh karena itu, Pins harus melakukan simulasi take over KPR via Pinhome dan konfirmasi ke bank untuk punya angka cicilan yang akurat.

Pelajari juga cara negosiasi suku bunga saat take over KPR agar mendapatkan penawaran terbaik dari bank.

3. Tenor Fleksibel hingga 25 Tahun

Keunggulan take over KPR Danamon berikutnya adalah tenornya yang fleksibel dan panjang. Pins bisa memilih sesuai kemampuan dengan batas maksimalnya hingga 25 tahun. Masalahnya, memilih antara tenor KPR panjang vs. pendek jelas sering membingungkan banyak orang.

Tenor panjang punya sifat meringankan cicilan per bulan, tapi total bunga lebih besar. Sebaliknya, tenor pendek membuat total bunga lebih kecil, tapi cicilan lebih besar. Keduanya punya keunggulan masing-masing, sehingga Pins harus memikirkannya dengan matang sebelum memilih.

4. Bisa Diajukan Top Up

Keunggulan berikutnya adalah Pins bisa mengajukan tambahan dana atau top up dengan adanya fitur Balance Transfer + Top Up. Fasilitas ini sangat berguna kalau Pins ingin renovasi rumah, membiayai pendidikan anak, atau investasi, dan masih banyak lagi.

Tapi Pins perlu tahu kalau fasilitas top up ini dihitungnya jadi kredit yang berbeda dengan kredit take over KPR Danamon. Jadi, di sini Pins memiliki dua kredit kepada Danamon.

5. Berlaku untuk Produk Konvensional dan Syariah

Program take over KPR Danamon terbuka bagi Pins yang ingin berpindah dari produk pembiayaan konvensional maupun syariah dari bank sebelumnya. Ini jelas keunggulan yang tidak dimiliki bank lain, karena biasanya bank lain hanya menerima dari salah satu produk saja.

Untuk memahami perbedaan keduanya Pins bisa membaca penjelasan tentang take over KPR konvensional vs. syariah. Dengan begitu, Pins bisa memutuskan jenis produk yang paling sesuai dengan kebutuhan dan prinsip Pins.

6. Jenis Properti yang Diterima Lebih Beragam

Selain fleksibel dalam tenor hingga jenis kredit pemilikan rumah, take over KPR Danamon juga fleksibel dari jenis properti. Dalam programnya, Danamon menerima berbagai jenis jaminan properti yaitu rumah tapak, apartemen, ruko dan rukan.

Keberagaman jenis properti yang diterima ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi Pins yang memiliki aset properti komersial maupun residensial yang ingin di-take over.

7. Fitur KPR Lebih

Pins yang melakukan take over KPR Danamon juga bisa mengakses fitur unggulan bernama KPR Lebih. Fitur ini menghubungkan rekening tabungan dengan saldo KPR.

Mekanisme KPR Lebih ini memungkinkan saldo tabungan Pins untuk mengurangi pokok KPR yang dihitung bunganya, sehingga beban bunga yang dibayar menjadi lebih hemat.

Fitur ini jelas jadi strategi take over KPR agar Pins lebih untung dan bisa memaksimalkan efisiensi pembiayaan properti secara signifikan. 

Syarat Take Over KPR Danamon

Ilustrasi nasabah pria sedang menanyakan syarat take over KPR di Danamon
Source: Danamon

Syarat Umum

Dalam take over KPR Danamon, ada sejumlah syarat take over KPR yang harus dipenuhi oleh Pins agar proses pengajuan dapat berjalan lancar. Adapun syaratnya sendiri, pertama, cicilan kredit rumah di bank lama harus sudah berjalan minimal 18 bulan.

Kedua, status bangunan properti yang dijaminkan harus sudah 100% selesai dibangun atau berstatus siap huni, bukan properti yang masih dalam tahap pembangunan.

Ketiga, Pins tidak boleh memiliki riwayat kredit macet dan harus memiliki catatan SLIK OJK yang bersih. Keempat, batas usia maksimum saat kredit berakhir adalah 55 tahun untuk karyawan, sementara untuk pengusaha dan profesional lebih panjang yaitu 70 tahun.

Kemudian jenis jaminan yang diterima meliputi rumah tapak, apartemen, serta ruko dan rukan yang memiliki dokumen kepemilikan yang sah dan lengkap.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Berkas dibutuhkan untuk pengajuan take over kredit pemilikan rumah Danamon dibagi menjadi dua kelompok. Berkas untuk nasabah dan berkas jaminan properti.

Dokumen nasabah yang berlaku umum untuk semua profil pekerjaan meliputi formulir aplikasi yang sudah ditandatangani dan fotokopi KTP Pins beserta pasangan.

Selain itu, Pins juga perlu menyiapkan fotokopi Kartu Keluarga, Akta Nikah atau Cerai atau Kematian, fotokopi NPWP, serta rekening koran atau tabungan tiga bulan terakhir.

Pins juga perlu melampirkan surat pernyataan untuk mendirikan bangunan khusus untuk fasilitas KSB atau PKSB. Kemudian surat pernyataan yang memuat keterangan mengenai fasilitas kredit pemilikan properti dan kredit konsumsi beragunan properti yang dimiliki. Terakhir adalah bukti uang muka dan booking fee. 

Untuk Pins yang bekerja sebagai karyawan, lampirkan slip gaji terakhir dan surat keterangan kerja dari perusahaan tempat bekerja sebagai dokumen tambahan.

Sementara wiraswasta perlu melampirkan akta pendirian perusahaan, SIUP, TDP, NIB, NPWP perusahaan, serta laporan keuangan dua tahun terakhir jika pinjaman mencapai Rp5 miliar.

Bagi Pins berprofesi sebagai profesional, dokumen tambahan yang dibutuhkan meliputi fotokopi izin profesional, surat izin praktik, dan surat rincian penghasilan yang valid.

Untuk dokumen jaminan properti bekas atau siap huni, Pins perlu menyiapkan sertifikat properti baik SHM, SHGB, maupun SHMRS sesuai jenis kepemilikannya.

Dokumen jaminan lainnya mencakup Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Akta Jual Beli (AJB) terakhir jika ada, serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir yang valid.

Perlu diingat bahwa daftar dokumen ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Danamon, sehingga Pins harus melakukan konfirmasi ke bank.

Hindari kesalahan saat take over KPR dengan memastikan seluruh dokumen sudah lengkap dan valid sebelum menyerahkan berkas pengajuan ke bank.

Syarat Umum Take Over Danamon
  • Cicilan di bank lama sudah berjalan minimal 18 bulan.
  • Properti berstatus siap huni (100% selesai dibangun).
  • Riwayat kredit bersih (SLIK OJK aman/tidak macet).
  • Usia maks. 55 tahun (Karyawan) atau 70 tahun (Wiraswasta/Profesional).
  • Jaminan berupa Rumah Tapak, Apartemen, Ruko, atau Rukan.
Dokumen Nasabah
  • Formulir aplikasi & Fotokopi KTP (Suami/Istri).
  • Kartu Keluarga, NPWP, & Akta Nikah/Cerai/Kematian.
  • Rekening koran atau tabungan 3 bulan terakhir.
  • Karyawan: Slip gaji terakhir & Surat Keterangan Kerja.
  • Wiraswasta: Akta Pendirian, SIUP, TDP, NIB, & Laporan Keuangan.
  • Profesional: Izin Praktik & Rincian Penghasilan.
Dokumen Jaminan Properti
  • Sertifikat Properti (SHM / SHGB / SHMRS).
  • Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Akta Jual Beli (AJB) terakhir (jika ada).
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir.
  • Bukti uang muka (DP) dan booking fee.

Simulasi Take Over KPR Danamon

Setelah Pins mengetahui syarat yang perlu diberikan, Pins juga harus mengetahui simulasi take over KPR Danamon. Perhitungan di bawah ini merupakan estimasi yang bersifat ilustratif dan bukan merupakan angka final atau penawaran resmi dari Bank Danamon.

Simulasi Balance Transfer

Plafon KreditSuku Bunga (Asumsi)Jangka WaktuAngsuran
Rp1.000.000.000
5.65% fixed 3 tahun/36 bulan pertama*
12.5% Floating setelah masa fix**
15 tahun
Rp8.250.650 selama 3 tahun/36 bulan pertama
Rp11.575.799 floating setelah masa fix

Simulasi Balance Transfer + Top Up

Plafon KreditSuku Bunga (Asumsi)Jangka WaktuAngsuran
Rp200.000.000
5.65% fixed 3 tahun/36 bulan pertama*
12.5% Floating setelah masa fix**
15 tahun
Rp1.650.130 selama 3 tahun/36 bulan pertama
Rp2.210.464 floating setelah masa fix
Source: Danamon

Biaya Take Over KPR Danamon

1. Biaya Bank

Dalam proses take over KPR Danamon, terdapat beberapa komponen biaya yang harus dipersiapkan oleh Pins. 

Pertama adalah biaya provisi yang dikenakan sebesar 1% dari total plafon kredit yang disetujui bank. Selanjutnya ada biaya administrasi sebesar 0,1% dari plafon kredit dengan minimum biaya Rp1 juta yang dibayarkan saat proses pengajuan disetujui.

Berikutnya ada biaya penilaian jaminan atau appraisal dimulai dari Rp500 ribu, tapi bisa lebih tinggi jika menggunakan Kantor Jasa Penilai Publik rekanan yang ditunjuk oleh Danamon.

Asuransi jiwa dan asuransi kebakaran juga termasuk dalam komponen biaya yang harus dibayarkan, dengan besaran sesuai premi asuransi yang berlaku saat pengajuan.

Biaya notaris akan dikenakan sesuai tagihan notaris yang ditunjuk, sedangkan biaya auto debit angsuran dimulai dari Rp10 ribu per bulan.

Kalau Pins ingin melunasi KPR lebih awal dari jadwal, biaya penaltinya akan dikenakan sesuai ketentuan dalam perjanjian kredit. Denda keterlambatan pembayaran angsuran dikenakan sebesar 4,99% per bulan yang dihitung dari jumlah angsuran yang tertunggak.

Perlu diingat bahwa seluruh biaya take over KPR ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Danamon. Perubahannya akan diberitahukan pada Pins secara tertulis dan mengacu sepenuhnya pada perjanjian kredit yang disepakati.

2. Biaya Penalti di Bank Lama

Melakukan take over KPR ke Danamon membuat Pins harus membayar penalti ke bank lama karena pelunasan dipercepat di sana. Besarannya tiap bank ini bervariasi, tapi angkanya jelas cukup besar.

Pins wajib mengecek ketentuan penalti di bank lama sebelum memutuskan pindah bank. Karena cara menghitung biaya take over KPR ini juga mencakup biaya penalti di bank lama dan itu harus dipersiapkan oleh Pins sejak awal. 

Cara Mengajukan Take Over KPR ke Danamon

Cek Syarat & Dokumen

Pastikan syarat terpenuhi & berkas lengkap.

Ajukan Permohonan

Daftar lewat cabang atau via Pinhome.

Appraisal Properti

Penilaian aset oleh pihak bank.

Verifikasi & Putusan

Analisis kredit & persetujuan plafon.

Akad & Pelunasan

Tanda tangan akad & utang dipindahkan.

1. Cek Kelayakan dan Siapkan Dokumen

Langkah pertama dalam mengajukan take over KPR Danamon adalah memastikan bahwa Pins memenuhi semua syarat umum yang telah disebutkan sebelumnya.

Pastikan cicilan KPR sudah berjalan minimal 18 bulan, properti sudah 100% siap huni, SLIK OJK bersih, dan batas usia masih sesuai ketentuan yang berlaku.

Kalau sudah memenuhi syarat umum, kumpulkan seluruh dokumen pribadi, keuangan, dan dokumen jaminan properti yang dibutuhkan agar proses pengajuan bisa berjalan lancar.

2. Ajukan Permohonan ke Danamon

Langkah berikutnya adalah mengajukan permohonan ka Danamon. Pins bisa menghubungi bank melalui Hello Danamon di nomor 1-500-090, mengunjungi cabang terdekat, atau mengajukan melalui platform properti terpercaya seperti Pinhome dengan fitur take over KPR lewat Pinhome.

Pins bisa melakukan konsultasi awal terlebih dahulu sebelum menyerahkan dokumen, sehingga bisa mendapatkan gambaran lebih jelas tentang proses dan persyaratan yang berlaku.

3. Proses Appraisal Properti

Setelah permohonan diajukan, Danamon akan melakukan appraisal atau penilaian terhadap properti yang dijadikan jaminan. Penilaian ini dilakukan oleh penilai independen atau Kantor Jasa Penilai Publik rekanan yang ditunjuk bank.

Adapun yang dinilai ini adalah fisik bangunan, lokasi, harga pasar, dan juga legalitas. Proses penilaiannya sendiri biasanya berlangsung selama 3-7 hari. 

Tujuan dari appraisal adalah untuk memastikan nilai pasar properti tersebut masih relevan dengan sisa pokok utang yang akan dialihkan. 

4. Verifikasi dan Keputusan Kredit

Cara take over KPR setelah appraisal adalah verifikasi dan keputusan kredit. Dalam proses take over KPR Danamon, bank akan melakukan pengecekan SLIK OJK untuk memverifikasi riwayat kredit Pins dan memastikan tidak ada catatan kredit bermasalah.

Proses analisis kredit ini didasari pada dokumen yang diserahkan, hasil appraisal, dan data verifikasi dari berbagai sumber. Kemudian bank juga akan menggunakan metode 5C, yaitu Character (Karakter), Capacity (Kemampuan), Capital (Modal), Collateral (Jaminan), dan Condition (Kondisi).

Setelah analisis selesai, bank akan memberikan keputusan kredit yang mencakup persetujuan, plafon yang disetujui, suku bunga, dan tenor yang ditawarkan kepada Pins.

5. Penandatanganan Akad dan Pelunasan ke Bank Lama

Jika pengajuan take over KPR Danamon disetujui, Pins akan diundang untuk menandatangani akad kredit baru di hadapan notaris. Setelah akad selesai, Danamon akan melunasi sisa utang ke bank lama dengan cara mentransfer langsung uangnya ke bank lama.

Setelah itu, seluruh kewajiban Pins berikutnya sudah pindah sepenuhnya ke Danamon mulai bulan berikutnya. 

Ajukan Take Over KPR Danamon Lewat Pinhome

Pinhome adalah platform properti terpercaya yang menyediakan layanan KPR dan take over KPR Danamon dengan dukungan tim ahli yang siap membantu Pins. Ada sejumlah keuntungan take over KPR yang bisa didapatkan Pins dan tidak bisa dilewatkan.

Pertama, Pins mendapatkan panduan lengkap dari awal sampai akhir proses tanpa harus bingung mengurus administrasi sendiri. Selanjutnya, tim Pinhome juga akan membantu membandingkan penawaran dari berbagai bank sehingga bisa memilih opsi take over kredit pemilikan rumah yang paling menguntungkan.

Terakhir dan yang paling penting, Pins bisa berkonsultasi terlebih dahulu secara gratis sebelum mengambil keputusan.

Program take over KPR Danamon menawarkan berbagai keunggulan menarik, mulai dari plafon besar, tenor fleksibel, hingga opsi top up yang menguntungkan.

Memahami syarat, dokumen, dan biaya sejak awal sangat penting agar proses take over kredit pemilikan rumah Danamon berjalan lancar tanpa kejutan yang tidak diinginkan.

Segera mulai konsultasi lewat Pinhome atau hubungi langsung Danamon untuk mengetahui apakah take over ini adalah langkah terbaik yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan finansial Pins saat ini.

Ajukan Take Over KPR Danamon Lewat Pinhome

Proses lebih mudah, transparan, dan didampingi tim ahli profesional.

Panduan Lengkap Pendampingan penuh dari awal hingga seluruh proses administrasi tuntas.
Bandingkan Bank Membantu membandingkan penawaran untuk mendapatkan opsi paling menguntungkan.
Konsultasi Gratis Diskusi objektif secara gratis guna memastikan keputusan finansial yang tepat.

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download