Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Cara Mengetahui Suhu Normal Pada Bayi & Cara Mengukurnya

Cara Mengetahui Suhu Normal Pada Bayi & Cara Mengukurnya

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 6 November 2021 ∙ 3 menit membaca

Mengetahui suatu suhu normal pada bayi sangatlah penting untuk orangtua, karena bisa cepat menyadari ketika bayi akan mengalami kenaikan suhu tubuh atau demam.

Biasanya untuk suhu normal tubuh bayi sekitar 36,5-37 derajat Celcius.

Bayi akan dikatakan demam ketika suhu tubuhnya mengalami peningkatan lebih dari 38 derajat Celcius.

Jika itu diukur dari anus atau suhu rektal, 37,5 derajat Celcius jika diukur dari suhu oral atau diukur dari mulut, atau bisa juga 37,2 derajat Celcius jika diukur dari ketiak.

Selain meningkat, suhu tubuh bayi juga bisa turun. Penurunan suhu dari tubuh bayi perlu untuk diwaspadai jika suhunya kurang dari 35 derajat Celcius.

Bagaimana Cara mengukur Suhu Tubuh Bayi?

suhu normal pada bayi

Jika dilihat secara sederhana, suhu tubuh pada bayi ini bisa diketahui dengan cara menyentuh dahi, pipi, perut dan punggung bayi.

Namun, jika Anda ingin mengetahui suhu pastinya, tentu diperlukan bantuan termometer sebagai alat untuk mengukur suhu tubuh.

Untuk jenis termometer yang biasa digunakan untuk seorang bayi dan anak-anak yaitu termometer digital.

Jenis termometer yang biasa dipakai untuk mengukur suhu tubuh bayi ada banyak jenisnya.

Termasuk juga yang ditempatkan di ketiak, mulut, telinga atau dahi.

Namun, jenis termometer rektal yang dapat dipakai di anus adalah yang paling akurat dan juga mudah dipakai untuk bayi.

Tentunya pastikan termometer tersebut dalam keadaan bersih, sebelum dan juga sesudah  mengukur suhu tubuh bayi.

Cucilah terlebih dahulu dengan memakai air sabun atau lap dengan alkohol.

Hal ini dapat bertujuan untuk membuhuh kotoran dan bakteri yang berisiko menyebarkan penyakit.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda gunakan ketika akan mengukur suhu tubuh pada bayi, berdasarkan di bagian tubuh yang ingin diukur dengan termometer tersebut.

  1.       Suhu Rektal (Dubur)

Untuk dapat mengukur suhu rektal atau melalui anus, yang pertama Anda harus posisikan bayi dalam keadaan tengkurap.

Kemudian oleskan sedikit petroleum jelly di ujung termometer dan masukkan ke anus bayi sedalam kurang lebih 2 sentimeter.

Diamkan beberapa saat sampai termometer tersebut berbunyi sebagai tanda pengukuran selesai. Lalu, tarik termometer dan baca hasilnya.

  1.       Suhu Aksila (Ketiak)

Jika Anda hendak mengukur suhu tubuh bayi dari bagian ketiak, tentu pastikan ujung termometer menyentuh bagian kulit ketiak tanpa terhalang pakaian.

Selanjutnya, pertahankan pada posisi sampai termometer dalam jepitan ketiak bayi berbunyi, lalu baca hasilnya.

  1.       Suhu Oral (Mulut)

Untuk dapat mengukur suhu tubuh bayi dari mulut (suhu oral). Pastikan terlebih dahulu ketika pengukuran suhu tidak Anda lakukan setelah bayi makan atau minum.

Harus memberikan jarak kurang lebih 15 menit setelah bayi makan atau minum.

Kemudian, Anda dapat meletakkan termometer pada bawah lidah bayi, dalam keadaan mulut tertutup.

Pertahankan untuk posisi termometer tersebut sampai berbunyi, dimana untuk tanda suhu berhasil diukur. Lalu tarik termometer dan baca hasil pengukurannya tersebut.

Suhu Membran Timpani

Selain menggunakan alat termometer, mengukur suhu tubuh bayi atau anak juga dapat dengan cara melakukan kontak langsung dengan membrane timpani atau gendang telinga.

Hal ini dikarenakan oleh pancaran panas yang terdapat pada lubang telinga sama dengan suhu membrane, maka cara inilah bisa memperkirakan suhu membrane timpani secara akurat.

Selain itu, otitis media atau kotoran telinga juga belum bisa mengurangi keakuratan dari termometer timpani secara signifikan.

Jika gejala tersebut masih terus muncul pada bayi atau ibu masih khawatir demam yang telah dialami, kami merekomendasikan untuk membawa bayi Anda ke dokter untuk menjalani pemeriksaan.

Tags :

Bagikan Artikel