Pinhome

Soeharto dalam jangka Jayabaya

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 15 July 2014 ∙ 2 menit membaca

Setelah sebelumnya diuraikan Ir. Soekarno dalam ramalan Jayabaya, selanjutnya ramalan Jayabaya Notonagoro lagi-lagi terbukti setelah kekuasaan RI berpindah ke pundak Soeharto. Soeharto yang notabene berakhiran To adalah tipe pemimpin Indonesia yang juga telah diramalkan dalam jangka Jayabaya melalui konsep Notonagoro.

Kata No adalah Soekarno dan To adalah Soeharto

Dengan demikian, sudah jelas bahwa No yang pertama mengacu pada Soekarno (presiden pertama) dan To yang pertama mengacu pada Soeharto (presiden kedua). Selanjutnya kita tinggal melihat siapa nagoro itu?

Tembang Jawa butir 11 sampai 16

Naik hingga turunnya Presiden RI ke-2, Soeharto juga secara jelas diramalakan oleh Prabu Jayabaya pada bagian akhir tembang Jawa butir 11 sampai 16 sebagai berikut :

“Ana jalma ngaku-ngaku dadi ratu duwe bala lan prajurit negara ambane saprawulan panganggone godhong pring anom atenger kartikapaksi nyekeli gegaman uleg wesi pandhereke pada nyangklong once gineret kreta tanpa turangga nanging kaobah asilake swara gumerenggeng pindha tawon nung sing nglanglang Gatotkaca kembar sewu sungsum iwak lodan munggah ing dharatan.

Tutupe  warsa Jawa lu nga lu (wolu/telu sanga wolu elu) warsa srani nga nem nem (sanga nenem nenem) alangan tutup kwali lumuten kinepung lumut seganten”

Beliau muncul sebagai pemimpin yang didukung oleh Angkatan Bersenjata RI (darat, udara, dan laut), berlambang Kartikapaksi, memakai topi baja hijau (tutup kwali lumuten) pada tahun 1966 dan digambarkan sebagai orang yang kaya raya serta akan menjadi pemimpin dunia.

Zaman pemerintahan Presiden Soeharto (Orde Baru) berlangsung selama 30 tahun, dan menurut Jayabaya ada 3 raja yang menguasai tanah Jawa (Indonesia) saat itu sebagai lambang kekuasaan dari tiga kekuatan politik, yakni Golkar, Parpol, dan ABRI. Ketiga kekuatan itu menghilang saat Pak Harto mundur, karena saling berselisih.

Setelah itu, tidak ada lagi raja yang disegani dan para Bupati Manca Negara (luar Jawa) berdiri sendiri-sendiri (otonom). Pemimpin dunia dibuktikan dari ide Presiden Soeharto yang mempunyai gagasan membentuk ASEAN (konon menurut sejarahnya, ASEAN merupakn kesatuan dari kerajaan Majapahit).

Baca juga: Soekarno dalam ramalan Jayabaya

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Perjanjian Kerjasama dan Cara Benar Membuatnya

Sebuah perusahan tentu tak bisa berdiri sembari. Untuk memperluas cangkupan bisnis diperlukan kerja

Edukasi
Edukasi 3 Contoh Surat Rekomendasi dan Cara Membuatnya yang Benar

Surat rekomendasi kerap dibutuhkan dalam berbagai keperluan, seperti melamar pekerjaan serta mencar

Edukasi
Edukasi 6 Contoh Surat Lamaran Kerja di Rumah Sakit, Semua Posisi!

Pinhome - Sebagai lulusan tenaga ahli medis, kamu juga perlu membuat surat lamaran kerja ke rumah s

Edukasi
Edukasi 5 Contoh Surat Lamaran Kerja di Bank, Lengkap! 

Pinhome - Ingin bekerja sebagai pegawai bank yang ada di Indonesia? Bank di Indonesia biasanya memb

Edukasi
Edukasi Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan Tulis Tangan dan Contohnya

Walau zaman sudah modern, tapi masih ada perusahan tertentu yang memilih untuk menggunakan surat la

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia