BlogPembeli Properti PemulaPanduan KPR/KPASimulasi KPR dan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan
0
0

Simulasi KPR dan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan

Dipublikasikan oleh Nur Dwi Ratnasari dan Diperbarui oleh Nur Dwi Ratnasari

Feb 13, 2024

5 menit membaca

Copied to clipboard
BCA Syariahtop-right-banner

Sudah bukan hal baru jika saat ini harga rumah semakin melejit. Banyak orang yang akhirnya harus mengajukan pinjaman supaya bisa mendapatkan hunian impiannya. Supaya tidak kaget saat membayar cicilan, saat ini sudah banyak tersedia simulasi KPR untuk nasabah yang bisa dijadikan acuan ketika mengajukan kredit rumah.

Sebelum bisa mengajukan pinjaman, tentunya ada berbagai hal yang perlu untuk diketahui. Jika kamu ingin membeli rumah dan baru mau mengajukan kredit, baca penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Namun sebelum itu pastikan unduh aplikasi Pinhome dan manfaatkan fitur Simulasi KPR. Fitur pencariannya dapat kamu gunakan untuk menemukan hunian dekat SMAN 1 Batam, rumah baru di Kabupaten Bekasi seperti Mutiara Gading City dan sebagainya.

Apa Itu KPR?

Source : Liputan6

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah layanan yang disediakan oleh bank seperti BTN, BNI, dan BCA di Indonesia. Dalam skema ini pembeli rumah hanya perlu membayar uang muka kredit KPR rumah sedangkan sisanya dipinjamkan oleh bank. Bank memberikan pinjaman KPR sesuai permohonan dengan pembayaran cicilan bersamaan dengan pajak tahunan.

Dalam sistem KPR terlibat tiga pihak yakni pembeli, penjual, dan bank. Masing-masing dengan peran transaksi jual beli, pemberian pinjaman, dan pencairan KPR. Dengan adanya ini akan memungkinkan proses pembelian rumah yang lebih terjangkau.

Melalui skema ini, pembeli rumah tak perlu langsung menyediakan uang seharga rumah. Pembeli hanya perlu menyiapkan uang muka dan sisanya didapat dari bank.

Sebagai penyedia jasa, bank akan memberikan uang pinjaman KPR sesuai dengan yang telah diajukan. Namun, hal ini tentunya tidak dilakukan secara cuma-cuma. Pembeli rumah akan dikenai pajak tahunan yang pembayarannya dilakukan bersamaan dengan cicilan pengembalian KPR. Pins bisa mengetahui besaran angsuran dengan menggunakan simulasi KPR.

Baca juga: Panduan Mengajukan KPR/KPA Di Aplikasi Pinhome #MulainyaDariSini

Jenis KPR Indonesia

Source : Kompas

Pembiayaan perumahan di Indonesia tidak hanya berfokus pada satu model layanan saja tetapi menawarkan berbagai pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Berikut tiga pilihan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang banyak digemari masyarakat:

1. KPR Konvensional

Jika berbicara tentang KPR Konvensional bisa disebut juga KPR tanpa subsidi yang ditawarkan oleh banyak bank. Ingatlah bahwa pinjaman ini tidak berasal dari pemerintah sehingga jika terlambat maka Pins akan membayar denda yang cukup besar.

Menariknya, suku bunga KPR ini tidak tetap melainkan mengikuti BI rate atau kebijakan masing-masing bank. Oleh karena itu, orang yang mempertimbangkan KPR tersebut disarankan untuk melakukan pengecekan secara seksama.

2. KPR Bersubsidi

Salah satu fasilitas pembayaran yang diselenggarakan oleh pemerintah adalah program perumahan KPR subsidi pemerintah. Dengan dukungan subsidi ini uang muka dan cicilan yang perlu dibayarkan menjadi lebih terjangkau.

Namun, perlu dicatat bahwa KPR ini memiliki batasan harga properti yakni maksimal Rp120 juta. Jika kamu sedang mencari opsi pembayaran yang lebih mudah KPR  tersebut bisa menjadi alternatif yang dapat  dipertimbangkan.   

3. KPR Syariah

KPR Syariah cukup menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan pendekatan sistem pembayaran yang unik. Dalam kasus pinjaman hipotek jenis ini, digunakan prinsip jual beli atau murabahah yang berarti bank menyelesaikan pembelian rumah (termasuk harga dan keuntungan bank) secara penuh. 

Setelah akad KPR terjadi kemudian debitur hanya perlu membayar biaya bulanan ke bank tanpa bunga tambahan. KPR Syariah ini menawarkan kemudahan dengan pendekatan yang adil dan transparan sehingga menjadi pilihan menarik bagi kamu yang mencari solusi pembiayaan dengan prinsip syariah.

Baca juga: Cara Menghitung Uang Muka KPR Rumah

Syarat Pengajuan yang Perlu Dipenuhi

Source : Finansial Bisnis

Nah, sebelum itu Pins ​​juga harus menggali informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi saat mengajukan permohonan Kredit Pemilikan Rumah. Dengan memahami setiap persyaratan yang diperlukan proses pengajuan dapat diselesaikan dengan lebih lancar. Berikut contoh pengajuan KPR Bank BCA .

  • WNI
  • Karyawan yang telah bekerja minimal 1 tahun di perusahaan terakhir atau total telah bekerja selama minimal 2 tahun
  • Bagi wiraswasta/profesional telah bekerja minimal 2 tahun di bidang yang sama
  • Usia paling rendah 18 tahun atau sudah menikah
  • Bagi profesional/pengusaha dan wiraswasta usia maksimal saat kredit berakhir yaitu 65 tahun, sedangkan bagi karyawan yaitu 55 tahun
  • Wajib menutup asuransi dengan syarat banker’s clause
  • Peminjam bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT atau Akta Pembebanan Hak Tanggungan
  • Pembayaran dilakukan melalui autodebet dari rekening BCA
  • Melengkapi syarat dokumen yang diperlukan seperti fotokopi KTP, KK, NPWP, dan lain-lain

Baca juga: Syarat Pengajuan KPR BTN Yang Perlu Diketahui!

Melakukan Simulasi KPR untuk Nasabah

Sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR, ada baiknya Pins melakukan simulasi KPR terlebih dahulu. Perhitungan yang didapat ketika melakukan simulasi akan memberikan gambaran mengenai besaran biaya dan cicilan yang perlu dilakukan.

Sebagai contoh, Pins ingin membeli rumah seharga Rp650 juta dan memilih cicilan selama 20 tahun. Berikut ini perhitungan yang didapat dari simulasi KPR BTN untuk jenis konvensional dan syariah.

Perhitungan yang pertama yaitu untuk KPR Konvensional dan mengambil jenis suku bunga flat yaitu 8,29% per tahun. Sedangkan suku bunga floating-nya yaitu 13,5% (mengikuti BI). Berdasarkan perhitungan tersebut, pemohon akan dikenakan Rp143.793.900 untuk pembayaran pertama (sudah termasuk angsuran, DP, biaya bank, dan notaris). Lalu angsuran per bulannya yaitu Rp6.118.900.

Berikutnya yaitu perhitungan untuk KPR Syariah. Jenis margin yang diambil yaitu Anuitas Flat dengan margin bank fix per tahunnya yaitu 8,49%. Hasilnya yaitu pemohon harus melakukan pembayaran pertama sebesar Rp146.703.700 (sudah termasuk angsuran, DP, biaya bank, dan notaris). Kemudian, pemohon melakukan cicilan per bulan sebesar Rp4.791.000.

Apabila hasil perhitungan masih belum sesuai dengan keinginan, Pins bisa coba memilih rentang waktu pembayaran yang lebih panjang seperti 25 tahun atau mencoba melihat pengajuan di bank lainnya.

Baca juga: Penting! Inilah 5 Proses Jika KPR Kamu Sudah Lunas

Langkah-Langkah Menghitung KPR Menggunakan Kalkulator dari Pinhome

Siapkan koneksi internet dan gadget yang memadai dan ikuti langkah simulasi KPR untuk nasabah berikut untuk mempermudah kamu memperhitungkan KPR dengan tenor tertentu.

1.Buka situs resmi kalkulator KPR melalui website Pinhome berikut:

2. Masukkan harga rumah yang ingin dibeli pada kolom harga properti

3.  Masukkan jumlah deposit yang kamu bayarkan pada kolom uang muka 

4. Pilihlah periode kredit atau jangka waktu cicilan yang diinginkan. Misalnya 15, 20 atau 30 tahun

5. Pilih jenis bank pengajuan

6. Jangan lupa untuk mengecek suku bunga fix dan suku bunga floating yang berlaku pada kreditmu.

    7. Kalkulator akan menampilkan detail pembayaran bulanan, total pembayaran, dan elemen penting lainnya. Pastikan Pins memahami informasi ini dan pastikan sesuai dengan anggaran dan kebutuhan.

    Pastikan kamu menyimpan hasil perhitungan atau data yang diperlukan untuk digunakan. Dengan mengikuti panduan ini dapat mempermudah kamu merencanakan dan lebih memahami situasi  yang diajukan menggunakan kalkulator  KPR tersebut.

      KPR ada untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian layak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Sebelum mengajukan, pastikan Pins sudah memahami simulasi KPR untuk nasabah di atas dan siap untuk mengajukan KPR serta membayar kredit per bulan. Jangan lupa sesuaikan dengan kemampuan finansialmu, ya!


      Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami Puri Tenjo dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.

      Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

      Copied to clipboard
      bottom-sidebar-banner
      left footer bannerright footer banner
      left footer bannerright footer banner

      Properti Rekomendasi

        Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
        Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
          Rp 181 Juta
          Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
            Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
            Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

            Properti Eksklusif: Green Paradise City

            Parung Panjang, Kab. Bogor
              Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
              Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

              Properti Eksklusif: The Agathis

              Pancoran Mas, Kota Depok
              sticky banner
              sticky banner

              © www.pinhome.id

              Pinhome App

              Coba Aplikasi Pinhome

              Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
              Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

              iOS PCA DownloadAndroid PCA Download