Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Simulasi KPR dan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan

Finansial

Simulasi KPR dan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 2 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Sudah bukan hal baru jika saat ini harga rumah semakin melejit. Banyak orang yang akhirnya harus mengajukan pinjaman supaya bisa mendapatkan hunian impiannya. Supaya tidak kaget saat membayar cicilan, saat ini sudah banyak tersedia Simulasi KPR yang bisa dijadikan acuan ketika mengajukan kredit rumah.

Pinhome – Di Indonesia, sudah tersedia banyak layanan pinjaman khusus bagi masyarakat yang ingin membeli rumah. Kredit ini diadakan supaya semua orang bisa mendapatkan kesempatan untuk memenuhi salah satu kebutuhan dasarnya yaitu papan.

Sebelum bisa mengajukan pinjaman, tentunya ada berbagai hal yang perlu untuk diketahui. Jika kamu ingin membeli rumah dan baru mau mengajukan kredit, baca penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Panduan Mengajukan KPR/KPA Di Aplikasi Pinhome #MulainyaDariSini

Apa Itu KPR?

(Liputan6)

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah. Layanan ini disediakan oleh banyak bank yang ada di Indonesia seperti BTN, BNI, atau BCA. Melalui skema ini, pembeli rumah tak perlu langsung menyediakan uang seharga rumah. Pembeli hanya perlu menyiapkan uang muka dan sisanya didapat dari bank.

Sebagai penyedia jasa, bank akan memberikan uang pinjaman KPR sesuai dengan yang telah diajukan. Namun, hal ini tentunya tidak dilakukan secara cuma-cuma. Pembeli rumah akan dikenai pajak tahunan yang pembayarannya dilakukan bersamaan dengan cicilan pengembalian KPR. Pins bisa mengetahui besaran angsuran dengan menggunakan simulasi KPR.

Di dalam sistem KPR, ada 3 pihak yang terlibat yaitu pembeli, penjual, dan bank. Masing-masing pihak memiliki hubungan yang berbeda. Di antara penjual dan pembeli, terjadi transaksi jual beli rumah. Lalu antara pembeli dan bank, transaksi yang terjadi yaitu pemberi pinjaman dan peminjam. Sedangkan antara bank dan penjual hubungan yang terjadi yaitu pencairan KPR serta potensinya.

Jenis-jenis KPR yang Ada di Indonesia

(Kompas)

Baca Juga: Cara Menghitung Uang Muka KPR Rumah

KPR di Indonesia tidak hanya tersedia dalam satu jenis layanan saja. Terdapat berbagai jenis pinjaman lain yang disediakan menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Berikut ini 3 jenis KPR yang paling umum di masyarakat:

  • KPR Konvensional bisa juga disebut sebagai KPR Non Subsidi yang disediakan oleh banyak bank. Pinjaman jenis ini bukan dari pemerintah sehingga denda keterlambatannya cukup besar. Besaran bunga untuk KPR ini tidak menentu karena mengikuti BI rate atau kebijakan masing-masing bank.
  • KPR Bersubsidi merupakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Tentunya, dengan subsidi yang didapat, uang muka dan cicilan yang perlu dibayarkan lebih rendah. Namun, rumah yang bisa mendapat KPR ini dibatasi yaitu untuk harga Rp120 juta.
  • KPR Syariah juga cukup diminati oleh masyarakat. Jenis KPR ini menggunakan prinsip jual beli atau mubarahah yang berarti pembelian rumah (harga + keuntungan bank) dilakukan secara lunas oleh bank dan pembeli hanya perlu melakukan cicilan tiap bulan. Selain itu, KPR Syariah juga tidak ada bunga tambahan.

Syarat Pengajuan yang Perlu Dipenuhi

(Finansial Bisnis)

Sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa persyaratan yang harus Pins penuhi. Berikut ini contoh syarat pengambilan KPR dari Bank BCA.

  • WNI
  • Karyawan yang telah bekerja minimal 1 tahun di perusahaan terakhir atau total telah bekerja selama minimal 2 tahun
  • Bagi wiraswasta/profesional telah bekerja minimal 2 tahun di bidang yang sama
  • Usia paling rendah 18 tahun atau sudah menikah
  • Bagi profesional/pengusaha dan wiraswasta usia maksimal saat kredit berakhir yaitu 65 tahun, sedangkan bagi karyawan yaitu 55 tahun
  • Wajib menutup asuransi dengan syarat banker’s clause
  • Peminjam bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT atau Akta Pembebanan Hak Tanggungan
  • Pembayaran dilakukan melalui autodebet dari rekening BCA
  • Melengkapi syarat dokumen yang diperlukan seperti fotokopi KTP, KK, NPWP, dan lain-lain

Melakukan Simulasi KPR

Sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR, ada baiknya Pins melakukan simulasi KPR terlebih dahulu. Perhitungan yang didapat ketika melakukan simulasi akan memberikan gambaran mengenai besaran biaya dan cicilan yang perlu dilakukan.

Sebagai contoh, Pins ingin membeli rumah seharga Rp650 juta dan memilih cicilan selama 20 tahun. Berikut ini perhitungan yang didapat dari simulasi KPR BTN untuk jenis konvensional dan syariah.

Perhitungan yang pertama yaitu untuk KPR Konvensional dan mengambil jenis suku bunga flat yaitu 8,29% per tahun. Sedangkan suku bunga floating-nya yaitu 13,5% (mengikuti BI). Berdasarkan perhitungan tersebut, pemohon akan dikenakan Rp143.793.900 untuk pembayaran pertama (sudah termasuk angsuran, DP, biaya bank, dan notaris). Lalu angsuran per bulannya yaitu Rp6.118.900.

Berikutnya yaitu perhitungan untuk KPR Syariah. Jenis margin yang diambil yaitu Anuitas Flat dengan margin bank fix per tahunnya yaitu 8,49%. Hasilnya yaitu pemohon harus melakukan pembayaran pertama sebesar Rp146.703.700 (sudah termasuk angsuran, DP, biaya bank, dan notaris). Kemudian, pemohon melakukan cicilan per bulan sebesar Rp4.791.000.

Apabila hasil perhitungan masih belum sesuai dengan keinginan, Pins bisa coba memilih rentang waktu pembayaran yang lebih panjang seperti 25 tahun atau mencoba melihat pengajuan di bank lainnya.

KPR ada untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian layak sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing. Sebelum mengajukan, pastikan Pins sudah memahami dan siap untuk membayar kredit per bulan. Jangan lupa sesuaikan dengan kemampuan finansialmu, ya!


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel