Pinhome

  • Blog
  • Hobi
  • Serangga Berbahaya yang Bisa Bikin Burung Mati!

Hobi

Serangga Berbahaya yang Bisa Bikin Burung Mati!

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 23 September 2021 ∙ 8 menit membaca

Serangga berbahaya untuk burung – Pada dasarnya, burung-burung di alam liar sangat menyukai makanan jenis serangga. Akan tetapi,  jangan pernah memberikan beberapa jenis serangga berbahaya untuk burung peliharaan di rumah.

Walaupun serangga mempunyai ukuran tubuh kecil, terkadang ada serangga beracun yang sangat berbahaya jika dimakan burung. Maka dari itu, burung yang memakannya tentu akan mengalami sakit dan yang paling parah dapat mengakibatkan kematian.

Beberapa jenis serangga yang sering kamu jumpai di rumah, mungkin dianggap tidak berbahaya. Oleh karena itu, mulai sekarang kamu harus jeli dalam memilih jenis serangga yang baik untuk kesehatan burung.

Jangan asal memberikan pakan serangga ke burung jika tidak tahu manfaatnya dan akibatnya. Burung-burung yang kamu pelihara tentu juga tidak tahu serangga apa saja yang beracun dan mematikan untuk dikomsumsi.

Semua burung tentu beranggapan bahwa setiap ada serangga yang hinggap di sangkar adalah makanan lezat. Padahal, di balik kelezatan serangga tersebut ada racun yang mematikan.

Maka dari itu, sebaiknya kamu harus selalu mengawasi serangga apa saja yang mendekati kandang burung. Jika hanya laron tidak terlalu bermasalah, hanya saja sayapnya harus dilepas agar burung tidak tersedak.

Nah, agar burung tidak mengalami gangguan penyakit atau mati karena memakan serangga berbahaya, kami akan menunjukkan beberapa serangga yang harus dihindari burung kicau di rumah atau burung lomba.

Serangga Berbahaya Untuk Burung

1. Tawon hornet (Vespa Mandarinia)

tawon
(Shutterstock)

Tawon atau lebah hornet yang dianggap berbahaya untuk burung karena memiliki sengatan beracun dan bisa memicu reaksi alergi.

Selain itu, tawon raksasa ini juga mempunyai delapan bahan kimia berbeda yang dapat menghasilkan racun dengan konsentrasi sangat tinggi. Bahkan, organ dalam di tubuh burung bisa hancur bila tersengat tawon hornet.

2. Tawon jaket kuning (Wasp)

(Shutterstock)

Tawon lainnya yang termasuk serangga berbahaya untuk burung adalah tawon jaket kuning. Tawon ini mempunyai sengatan yang menimbulkan alergi dengan gejala anaphylactic shock yang berakhir dengan kematian.

Parahnya lagi, jika memakan tawon ini burung akan mengalami alergi yang kuat dan mengalami kemurungan disertai bulu–bulu yang mengembang. Dalam waktu 1-2 hari, burung akan mengalami kematian.

3. Belalang 

(Shutterstock)

Sampai saat ini belalang yang aman diberikan ke burung adalah belalang yang warnanya hijau. Kalau belalang hitam, cokelat, merah, dan berbintik adalah serangga berbahaya untuk burung.

Karena, warna mencolok seperti merah, hitam, cokelat, dan berbintik menunjukkan bahwa belalang tersebut beracun. Belalang seperti ini mamiliki racun yang berasal dari sekresi fenolik kelenjar di dada. Kemudian akan menghasilkan senyawa beracun fenolik dan kuinon.

4. Walang sangit

(Shutterstock)

Walang sangit dapat membunuh burung dalam waktu singkat. Sudah banyak korbannya, karena banyak kicau mania yang mengatakan bahwa setelah burungnya memakan walang sangit beberapa waktu kemudian burung tersebut mati.

Jadi, perlu kamu ketahui bahwa walang sangit tidak hanya mengeluarkan batu tak sedap, tetapi juga cairan yang bisa menyebabkan alergi. Jika burung tanpa sengaja memakan serangga berbahaya  ini, maka burung bisa kehilangan suaranya, kemudian mati.

5. Kupu-kupu Beracun (Hebomia Glaucippe)

(Shutterstock)

Meskipun terlihat indah, serangga ini termasuk serangga berbahaya pada burung karena kupu-kupu ini memiliki racun yang disebut glacontryphan-M. Racun tersebut juga bisa ditemui pada siput laut jenis Conus marmoreus.

Sebenarnya racun yang terdapat pada kupu-kupu tersebut tidak digunakan untuk membunuh burung, tapi untuk sarana bertahan hidup dari serangan predator seperti semut, belalang, dan burung.

Jika burung peliharaanmu tak sengaja memakan kupu-kupu beracun, sudah dapat dipastikan bahwa burung akan segera mati.

6. Ngengat (Moth) 

(Shutterstock)

Ngengat atau kupu-kupu kecil mungkin lebih sering dijumpai di Indonesia. Biasanya ngengat akan hinggap di dekat lampu, kemudian terbang ke sangkar burung.

Nah, karena dikira makanan enak, burung langsung memakan ngengat tersebut hingga akhirnya burung pun tewas.

Jenis ngengat sangat banyak, ada yang mengandung racun sianida, ada juga racun alkaloid. Namun, sebagian besar racun yang dimiliki serangga berbahaya ini sangat mematikan, terutama untuk burung peliharaan.

7. Kecoak (Cockroach)

(Shutterstock)

Kecoak dikenal hewan yang menjijikkan, tetapi ternyata kecoak juga mematikan, apalagi kecoak rumahan. Kalau kecoak batu dan kecoak dubia baik untuk kesehatan burung, seperti Murai Batu.

Namun, kecoak rumahan tidak demikian, karena serangga berbahaya ini biasanya tubuh kecoak tersebut sering dijadikan inang atau media perantara bakteri atau parasit yang merugikan kesehatan burung dan manusia.

8. Lalat Tsetse atau Lalat Afrika

Lalat Tsetse termasuk serangga berbahaya dan mematikan karena sering menghisap darah dan menyebabkan penyakit tidur di kawasan Afrika. Penyakit tidur ini cukup berbahaya karena hampir mirip dengan penyakit Malaria.

Lebih menakutkan lagi, karena Lalat Tsetse ternyata hidup dengan cara menghisap darah korbannya. Jika ada burung yang memakannya, maka burung tersebut akan mengalami penurunan produktivitas dan kemungkinan mengalami kematian.

9. Wereng

(Shutterstock)

Wereng termasuk hewan serangga berbahaya untuk burung karena bisa menyebarkan virus ke burung peliharaan. Selain itu, Wereng juga mampu menghisap cairan pada tumbuhan sehingga serangga ini sering dijadikan musuh utama para petani.

10. Tomcat

tomcat
(Shutterstock)

Serangga Tomcat disebut juga Semut Semai, Kumbang Rove, Semut Kayap, dan Charlie. Tomcat bisa secara otomatis mengeluarkan cairan beracun bila bersentuhan dengan burung atau manusia.

Racun Tomcat dapat menyebabkan penyakit kulit yang parah atau dikenal dengan nama dermatitis linearis.

11. Kumbang Mawar (Macrodactylus Subspinosus)

(Shutterstock)

Kumbang mawar atau rose beetle mempunyai racun neuro-toxin yang merusak kesehatan jantung. Burung yang memakan serangga berbahaya ini dipastikan mati dalam kurun waktu 9-24 jam.

Burung yang sudah dewasa sepertinya lebih kebal terhadap racun tersebut, tetapi kalau untuk anakan burung bisa sangat mematikan.

12. Kunang-kunang (Firefly)

kunang-kunang
(Shutterstock)

Kunang-kunang termasuk serangga yang unik karena dapat mengeluarkan cahaya di malam hari. Kunang-kunang mempunyai racun yang disebut lucibufagins, secara kimia sangat berhubungan dengan cardiotoxins, yang biasa ditemukan dalam kodok dan tanaman.

Jika burung memakan Kunang-kunang maka burung akan keracunan yang ditandai dengan kepala gemetaran, paruh terbuka, burung muntah, kesulitan bernapas, dan kulit menjadi gelap.

Efek paling mematikan dari jenis serangga berbahaya untuk burung ini adalah burung bisa mati dalam waktu 1 jam. Soalnya, racun kunang-kunang menyerang jantung bantung.

13. Semut Api (Fire Ant)

semut api
(Shutterstock)

Semut api sebenarnya tidak mempunyai gigi, tetapi dapat menyengat hewan dan manusia. Sengatan semut api terasa sangat menyakitkan, apalagi kalau sampai dimakan oleh burung, pasti tubuhnya akan terasa seperti terbakar.

14. Kumbang Koksi atau Kepik (Ladybug)

(Shutterstock)

Kumbang koksi mempunyai ukuran yang kecil tetapi sangat beracun, terutama untuk hewan kadal dan burung-burung kecil. Racun pada Kumbang koksi atau kepik mengalir pada darahnya.

Jika terancam, racun tersebut akan disemprotkan keluar melalui pori-pori di ekso skeleton atau sendi kaki. Biasanya racun atau cairan yang dikeluarkan serangga berbahaya ini mempunyai bau yang tidak sedap, tujuannya agar predator tidak mau memakannya.

Namun, kalau terlanjur termakan, maka burung bisa mengalami gangguan kesehatan dan kemudian mati.

15. Semut Merah (Red Harvester Ant)

semut merah
(Shutterstock)

Semut merah mirip dengan semut api tetapi lebih berbahaya karena serangga berbahaya ini dapat menyebabkan kematian. Burung dan hewan lain bisa saja mati jika mengalami reaksi alergi dari sengatan Semut merah.

16. Lembing Batu (Scotinophara Coarctata)

(Shutterstock)

Lembing batu atau kepinding sebenarnya hama tanaman yang sering merusak padi. Cara kerja Lembing batu yakni menghisap cairan batang padi yang menyebabkan padi menjadi kerdil dan menguning. Kalau dibiarkan padi akan mati dalam 5 hari.

Nah, Lembing batu cukup berbahaya bagi burung karena dapat membuat organ tubuhnya terasa perih dan menyakitkan. Pasalnya, Lembing batu bisa mengeluarkan cairan panas yang menyebabkan kulit terbakar dan gatal-gatal.

17. Laba-laba Black Widow

(Shutterstock)

Tahukah kamu, National Geographic menobatkan Laba-laba Black Widow sebagai Laba-laba yang paling berbisa dengan kadar racun 15 kali lebih dahsyat dari ular.

Namun, karena volume racun yang mereka miliki sangat terbatas, laba-laba ini jarang sekali membahayakan manusia hingga kematian. Meski begitu, kalau sampai dimakan burung, tentu burung bisa langsung mati.

Masih banyak serangga yang baik untuk kesehatan burung, seperti jangkrik, belalang hijau, laron, dan lain-lain. Semua serangga tersebut bisa didapatkan dengan mudah di sekitar rumah atau di pasar burung.

Sekian ulasan tentang serangga berbahaya untuk burung, semoga artikel ini bermanfaat!

Artikel terkait:


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel