Sejarah tanggal 3 Oktober di Kota Pekalongan, Jawa Tengah

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ December 25, 2021 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – Mengingat sejarah tanggal 3 Oktober, bahwa tanggal tersebut merupakan hari bersejarah dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Hari itu tepatnya 3 Oktober 1945, rakyat Indonesia melakukan pengusiran tentara Jepang dari salah satu kota di Jawa Tengah, tepatnya dari Pekalongan.

Saat itu, ada 3 kelompok organisasi yang melakukan usaha memindahkan kekuasaan dari Jepang kepada Indonesia. Sebagai kelanjutan pemerintah Jepang melakukan perundingan dengan tiga wakil dari masyarakat pekalongan.

Adapun ketiga wakil tersebut adalah, KNID (dipimpin Dr. Sumbadji), BPKKP (dipimpin Dr. Ma’as), dan Angkatan Muda (dipimpin Mumpuni dan Margono Jenggot).

Sejatinya, perundingan antara Jepang dan wakil masyarakat Pekalongan, dilaksanakan tanggal 1 Oktober 1945, tetapi karena ada sesuatu hal, maka perundingan pun diundur menjadi tanggal 3 Oktober 1945 pukul 10.00 WIB yang dilaksanakan di gedung Kempeitai.

Dengan wakilnya Mr. Besar masyarakat Pekalongan berunding dengan perwakilan pemerintah Jepang dalam rangka memantapkan penyerahan sekaligus perpindahan kekuasaan.

Perundingan yang diundur 2 hari tersebut ternyata membuat rakyat memanas, tak ayal masyarakat Pekalongan pun berkobar mengepung gedung Kenpetai.

Sebagai wakil masyarakat, Mr. Besar mendesak pemerintah Jepang, dengan tiga tuntutan, antara lain sebagai berikut:

  1. Jepang harus segera menyerahkan kekuasaannya kepada rakyat Indonesia dengan cara damai.
  2. Melakukan pelucutan senjata terhadap seluruh tentara Jepang.
  3. Mr. Besar menjamin keamanan tentara Jepang meskipun kekuasaan sudah diserahkan kepada rakyat Indonesia.

Perundingan Gagal

Dari ketiga tuntutan tersebut, tak ada satupun yang disetujui perwakilan pemerintah Jepang, alis ditolak mentah-mentah.

Dari uletnya perundingan semakin membuat rakyat diluar gedung Kenpetai, semakin panas. Beberapa pemuda meneriakkan agar perundingan segera diselesaikan.

Karena teriakan mereka tak digubris, dengan tanpa gentar, mereka menurunkan bendera Jepang yang berkibar di gedung tersebut kemudian menggantinya dengan bendera Republik Indonesia Sang Merah Putih. Namun, naas, tanpa ampun ketiganya tewas ditembus peluru tentara Jepang.

Maka, tanpa komando ribuan rakyat yang telah mengepung gedung Kenpetai secara serentak menyerang serdadu Jepang dengan senjata seadanya. Maka, perang antara rakyat Pekalongan dengan tentara Jepang pun tak dapat dihindarkan.

Dalam catatan sejarah, sebanyak 37 rakyat Pekalongan gugur di medan perang, dan 12 orang lainnya menderita cacat.

Untuk mengingat sejarah tersebut, maka dibangun sebuah monumen yang terletak di Lapangan Kebon Rojo, Pekalongan. Sedangkan gedung Kempetai tempat perundingan, dirubah menjadi sebuah masjid yang dinamakan Masjid Syuhada.

Di depan Masjid Syuhada di buat patung berwujud bambu runcing 4 buah yang masing-masing memiliki 5 ruas. Tetapi sekarang, patung tersebut dirubah menjadi patung bambu 3 buah dan masing-masing ruasnya ditambah menjadi 10.

Makna dari 3 bambu dan 10 ruas tersebut adalah, 3 mencerminkan tanggal 3, dan 10 merupakan bulan ke sepuluh saat terjadinya peristiwa tersebut. Dan hingga sekarang, setiap tanggal 3 oktober di depan monumen di Lapangan Kebon Rojo, Pekalongan diadakan upacara peringatan dan aksi teaterikal oleh para pelajar Pekalongan.

Baca juga: Peristiwa sejarah dunia pada tanggal 4 oktober

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Ingin Balik Nama Rumah Take Over? Ini Cara Mengurus AJB Rumah Take Over

Mengurus Akta Jual Beli (AJB) merupakan salah satu proses penting dalam melakukan transaksi jual be

Uncategorized
Uncategorized 12 Aplikasi Ganti Wajah Terbaik 2023

Aplikasi ganti wajah semakin populer seiring dengan berkembangnya teknologi. Aplikasi ini digunakan

Lifestyle
Lifestyle 10 Aplikasi Pendeteksi Lagu Terbaik 2023

Pernahkah Pins kesulitan menemukan lagu? Misalnya, kamu sedang berada di sebuah kafe dan tiba-tiba

Berita Pinhome
Berita Pinhome Listing Properti Eksklusif Pinhome, Garansi Bebas Biaya Tersembunyi Sejak Awal

Memiliki rumah idaman adalah impian sejuta umat. Pinhome sebagai pioneer platform properti end-to-e

Finansial
Finansial Ini 6 Cara dan Tips Membuka Bisnis atau Usaha Sendiri di Rumah

Sekarang ini banyak cara membuka usaha sendiri di rumah yang bisa Pins coba. Membangun bisnis sekar

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia