Sejarah pertempuran 5 hari 5 malam di Palembang

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ December 27, 2021 ∙ 2 menit membaca

Pertempuran 5 hari 5 malam di Palembang – Seperti halnya ditempat-tempat lain, pertempuran melawan Sekutu meletus juga di Palembang. Pasukan sekutu mendarat di Palembang pada tanggal 12 Oktober 1945 di bawah pimpinan Letnan Kolonel Carmichael.

Seperti juga di tempat lain, kali inipun bersama tentara Sekutu ikut pula mendarat aparat/tentara NICA. Selanjutnya pemerintah Republik Indonesia di Palembang menentukan bahwa pasukan Sekutu itu hanya diijinkan mendiami daerah Talang Semut, kemudian ternyata mereka meluaskan daerahnya ke tempat-tempat lain.

Sekutu Menggeledah Rumah Penduduk

Suasana menjadi panas ketika Sekutu secara tidak sah menggeledah rumah penduduk untuk mencari senjata. Akhirnya meletuslah suatu insiden.

Sementara itu Sekutu terus menambah kekuatannya sehingga dalam bulan Maret 1946 pasukan mereka sudah berjumlah kira-kira 2 batalyon. Di samping itu, Sekutu juga melindungi masuknya pasukan Belanda.

Setiap hari jumlah pasukan Belanda makin bertambah banyak, dan ketika Sekutu meninggalkan kota Palembang pada bulan Oktober 1946 mereka menyerahkan kedudukan-kedudukannya kepada Belanda.

Baca juga: Pertempuran 5 hari di Semarang

Perlawanan Rakyat Palembang

Pertempuran Palembang

Suasana kota Palembang makin tegang dan insiden-insiden bersenjata seringkali terjadi. Ketika Belanda menuntut supaya kota Palembang dikosongkan dan pemuda-pemuda menolak tuntutan tersebut, maka meletuslah pertempuran. Untuk mengulur waktu guna mendatangkan bala bantuan, Belanda mengajak berunding.

Pada saat perundingan sedang berjalan pada tanggal 1 Januari 1947 pertempuran meletuslah kembali. Dalam pertempuran ini, Belanda menggunakan pesawat terbang, tembakan altileri dari sungai dengan meriam-meriam kapal dan berbagai senjata berat.

Tetapi, para pejuang kemerdekaan RI di Palembang dengan persenjataan yang sederhana telah memberikan perlawanan yang gigih dan berhasil membuat kerugian yang cukup besar pada fihak Belanda.

Sebuah kapal pemburu dan beberapa buah perahu motor Belanda tenggelam di sungai Musi. Gedung radio dan peralatannya di Talang Betutu hancur, sehingga tak dapat dipakai lagi. Begitu pula beberapa buah tank telah dapat dilumpuhkan.

Setelah pertempuran berlangsung selama 5 hari 5 malam, seperlima kota Palembang hancur serta korban berjatuhan di kedua belah pihak. Pada tanggal 6 Januari 1947, akhirnya dicapai persetujuan gencatan senjata antara Belanda dan pimpinan Pemerintah RI di Palembang.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Berita Pinhome
Berita Pinhome Kehadiran CMO Baru, Pinhome Makin Optimis Garap Property Tech di Indonesia

Pinhome, pionir property technology Indonesia mengumumkan penunjukan Fibriyani Elastria sebagai Chi

Lifestyle
Lifestyle 14 Aplikasi Crypto Terbaik Yang Patut Dicoba

Menawarkan keuntungan besar, itu membuat berbagai kelompok usaha atau berdagang dengan aplikasi cry

Edukasi
Edukasi 6 Rumah Adat Suku Dayak Kalimantan

Ada banyak sekali rumah adat di Indonesia, masing-masing memiliki model dan daya tarik yang berbeda

Lifestyle
Lifestyle 11 Rekomendasi Aplikasi Dompet Digital Terbaik

Hidup di era teknologi saat ini membuat segalanya terasa mudah, termasuk dalam hal finansial. Pins

Lifestyle
Lifestyle 18 Rekomendasi Aplikasi Ojek Online Terbaik

Tentunya sebagai konsumen harus berhati-hati dalam memilih aplikasi ojek online. Selain kenyamanan,

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia