Sejarah Peradaban Maritim Nusantara pada masa Prasejarah

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ October 27, 2022 ∙ 3 menit membaca

Wilayah Indonesia merupakan pemberhentian kedua dari perpindahan bangsa Austronesia, hal tersebut karena diketahui luasnya persebaran bangsa Austronesia, (dari Madagaskar di barat dan pulau Paska di timur, dan dari Formosa di utara sampai Selandia Baru di Selatan).

Khususnya di Indonesia, bangsa Austronesia itu juga merupakan nenek moyang bangsa Indonesia. Ini berarti bahwa kebudayaan yang mereka bawa ke Indonesia bisa dikategorikan sebagai kebudayaan Indonesia kuno (prasejarah), yang sebenarnya menjadi pangkal perkembangan kebudayaan Indonesia hingga kini.

Selain itu jika penyebaran nenek moyang bangsa Indonesia bisa mencapai pulau-pulau yang berjarak sangat jauh dari wilayah asalnya yang juga terpisahkan oleh lautan yang luas, dapat dipastikan mereka mempunyai peralatan yang dipergunakan menyeberangi laut, yaitu perahu.

Berdasarkan hal tersebut dengan kata lain, maka nenek moyang bangsa Indonesia secara tidak langsung adalah bangsa pelaut, yang tentu saja memiliki budaya maritim sebagai produk.

Perahu Kerajaan
(Sumber : Perahu Kerajaan/Komunitas Studi Budaya dan Sejarah)

Sebagai contoh, mereka tentu memiliki pengetahuan yang cukup tinggi tentang perkapalan, laut, angin, musim bahkan ilmu falak (perbintangan) sebagai pengetahuan untuk bernavigasi.

Salah satu benda prasejarah yang dapat diperkirakan sebagai petunjuk bahwa bangsa Indonesia terbiasa melakukan aktifitas pelayaran antar pulau, dan juga perdagangan adalah nekara perunggu.

Salah satu pendorong adanya hubungan pelayaran dan perdagangan dengan menggunakan kapal layar dan bercadik adalah angin musim, yang di Indonesia dikenal adanya angin musim barat dan angin musim timur.

Dengan demikian bisa diperkirakan bahwa pelayaran menyeberangi samudra India ke timur dan ke barat memperkuat dugaan akan adanya hubungan dagang yang lebih awal antara berbagai pulau di Indonesia dengan India ketimbang dengan Cina.

Berdasarkan hasil temuan peneliti mengenai jenis perahu yang ada di berbagai daerah Indonesia dan daerah sekitarnya, bisa ditarik kesimpulan, perahu bercadik adalah perahu khas 7 bangsa Indonesia. Peneliti berkesimpulan bahwa hal tersebut merupakan salah satu tanda adanya penyebaran pengaruh dari para perantau bangsa Indonesia.

Namun tidak semua masyarakat dari bangsa Indonesia menjadi pelaut, karena sebagian di antara mereka adalah petani yang hidup diwilayah-wilayah pedalaman dan jauh dari laut, dimana mereka telah mampu bercocok tanam dan bukan lagi menjadi bangsa berburu dan pengumpul makanan.

Terdapat dugaan bahwa pelayaran dan hubungan dagang pada waktu itu sudah berlangsung antar penduduk antar pulau di Indonesia, bahkan dengan penduduk di daratan Asia Tengara. Sehingga untuk kebutuhan tersebutlah kemudian diperlukan alat transportasi air atau laut, yaitu perahu bercadik yang merupakan perahu khas Indonesia. Kebanyakan perdagangan itu dilakukan secara barter.

Sebagian lagi menggunakan alat tukar yang bukan atau belum benbentuk uang, akan tetapi benda-benda yang mempunyai nilai magis atau bersifat khas. Benda tersebut antara lain berupa nekara perunggu, barang perhiasan, manik-manik atau batu-batuan yang indah dan sebagainya.

Perdagangan dengan daratan Asia pada waktu itu sudah relatif cukup maju, adapun yang dijual antara lain berupa rempah-rempah, jenis kayu tertentu, hasil bumi dan sebagainya.

BIODATA PENULIS

NamaIlham Pramayogi
Usia21 tahun
AlamatJember
ProfesiMahasiswa
OrganisasiPengurus HMP Kelamas tahun 2019

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Uncategorized
Uncategorized 12 Aplikasi Ganti Wajah Terbaik 2023

Aplikasi ganti wajah semakin populer seiring dengan berkembangnya teknologi. Aplikasi ini digunakan

Lifestyle
Lifestyle 10 Aplikasi Pendeteksi Lagu Terbaik 2023

Pernahkah Pins kesulitan menemukan lagu? Misalnya, kamu sedang berada di sebuah kafe dan tiba-tiba

Berita Pinhome
Berita Pinhome Listing Properti Eksklusif Pinhome, Garansi Bebas Biaya Tersembunyi Sejak Awal

Memiliki rumah idaman adalah impian sejuta umat. Pinhome sebagai pioneer platform properti end-to-e

Finansial
Finansial Ini 6 Cara dan Tips Membuka Bisnis atau Usaha Sendiri di Rumah

Sekarang ini banyak cara membuka usaha sendiri di rumah yang bisa Pins coba. Membangun bisnis sekar

Berita Pinhome
Berita Pinhome Ananta Homes Tenjo, Hunian Minimalis di Kawasan Strategis

Membeli rumah idaman memang bukan persoalan mudah. Pins harus menentukan apakah lokasi rumah terseb

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia