Penemuan Sinar X oleh Rontgen

Diperbarui oleh ∙ December 27, 2021 ∙ 4 menit membaca

Sejarah ditemukannya Sinar X oleh Rontgen – Rontgen mengumumkan penemuan sinar X pada 28 Desember 1895, setelah sebelumnya ia rahasiakan. Ia menuliskannya pada sebuah laporan awal dengan judul “On a New Kind of Ray; A Preliminary Communication”, yang berisi detail penemuan sinar X.

Usai pengumuman tersebut, Rontge melanjutkan dengan sebuah studi mengenai transparansi relatif sinar terhadap substansi lain yang berbeda. Dari temuannya, ia menyimpulkan bahwa transparansi bervariasi, bergantung pada kerapatan substansi yang dilewati sinar X tersebut.

Rontgen melaporkan bahwa ia tidak dapat melakukan refleksi atau refraksi dari sinar yang ditemukannya. Sinar tersebut juga tidak bisa diarahkan dengan menggunakan cermin atau lensa. Ia mencatat bahwa sinar X akan menyebar ke segala arah saat keluar dari titik di mana sinar X tersebut keluar, dan sinar X tetap dihasilkan saat sinar menumbuk alumunium yang dimasukkan ke dalam gelas.

Tabung yang digunakan Rontgen untuk menemukan sinar X berbentuk seperti buah pir yang merupakan tabung Crookes dengan katode pada ujung satunya dan anode pada ujung lainnya. Sinar X dihasilkan pada daerah di mana sinar katode menabrak gelas pada ujung yang lebih besar dari tabung. Untuk mendapatkan gambaran yang tajam, sumber sinar X harus dibuat sekecil mungkin.

Saat awal-awal terbentuknya gambaran oleh sinar X, pada ujung tabung ditutupi dengan lempengan timbal yang mempunyai lubang kecil pada lempengan tersebut. Hanya sinar yang melewati lubang tersebut yang bisa digunakan untuk sistem ini sangat tidak efisien dan membutuhkan waktu yang lama. Tabung tersebut dirancang untuk memfokuskan berkas elektron menuju daerah dengan target kecil.

Dalam tulisannya, Rontgen menyatakan bahwa sinar X juga dihasilkan jika sinar katode dimasukkan ke alumunium di dalam gelas pada tabung. Tulisan Rontgen berikutnya diterbitkan pada bulan Maret 1896. Dalam tulisan tersebut, Rontgen memaparkan bahwa ia telah mencoba menggunakan berbagai macam material untuk dipakai sebagai target.

Dalam tuliasnnya yang ketiga, sekaligus merupakan tulisan terakhirnya yang dipublikasikan pada Mei 1897, Rontgen mengemukakan sebuah fenomena di mana setiap objek apa pun yang terekspos oleh sinar X akan mengeluarkan sinar X juga.

Rontgen menemukan adanya radiasi sekunder pada setiap objek yang diekspos dengan sinar X. Ia juga menemukan bahwa kualitas sinar X yang dihasilkan tergantung pada bahwan target yang digunakan. Kualitas sinar X akan semakin baik saat ditambahkan alumunium pada tabung dan target (saat itu menggunakan platinum sebagai bahan target) yang dimiringkan dengan sudut 45 derajat dari garis lurus katode.

Tabung sinar X yang pertama kali digunakan memiliki energi yang rendah dan waktu ekspos yang lama. Hingga akhirnya diketahui bahwa dengan menambah beda potensial antara katode dengan anode, kecepatan tumbukan elektron dari katode ke target menjadi lebih cepat.

Namun, hampir semua energi tumbukan elektron diubah menjadi panas saat elektron menumbuk target, sehingga disimpulkan harus ada penembahan massa dari bahan target untuk mencegah kelebihan panas.

Platinum tipis yang digunakan sebagai target pada awal dibuatnya tabung mudah meleleh akibat tumbukan elektron. Sebuah target dari platinum yang besar dan padat harganya akan sangat mahal. Karena itulah, bahan target ini kemudian diganti dengan tungsten.

Tungsten merupakan bahan target yang tidak mudah meleleh akibat tumbukan elektron. Namun, pada waktu tertentu, bahan target ini juga akan rusak, terutama pada bagian yang menjadi target dari tumbukan elektron, tetapi tidak secepat pada target dari platinum.

Penemuan tentang sinar X membuat Rontgen menjadi ilmuwan yang disegani. Penemuan tersebut mengantarkannya pada penghargaan dari University of Wuzburg. Ia juga menerima penghargaan sebagai warga kehormatan dari kampung halamannya di Lennep. Akan tetapi, ia tidak menghadiri hampir semua undangan yang ditujukan kepadanya dari masyarakat sains mengenai penemuan ini.

Pada tahun 1901, Rontgen menjadi penerima Nobel pertama untuk fisika. Kali ini ia mau berangkat menghadiri acara penerimaan Nobel, namun ia tidak memberikan kuliah sebagaimana yang dilakukan ilmuwan lain saat menerima Nobel.

Itulah catatan sejarah ditemukannya sinar X oleh Rontgen. Mungkin anda penasaran dengan Rontgen? Silahkan baca artikel Biografi singkat Wilhelm Conrad Rontgen penemu sinar X, semoga menambah wawasan dan pengetahuan.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial 9 Bank dengan Penawaran KPR Terbaik

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi solusi terbaik untuk kamu yang ingin memiliki rumah idaman

Finansial
Finansial Cicilan DP Rumah Sebaiknya ke Developer atau Bank Ya?

Sekarang, bank bukan lagi menjadi satu-satunya tempat yang menawarkan uang muka tanpa bunga atau ci

Finansial
Finansial Cara Mengajukan Permohonan Keringanan Cicilan untuk KPR BTN

Membeli rumah dengan KPR, misalnya di Bank BTN membuat kamu wajib melakukan pembayaran cicilan seti

Gadget
Gadget 9 Cara Membuat PowerPoint di HP, Lengkap dan Mudah

Membuat presentasi dadakan akan sangat mudah jika dilakukan lewat HP. Hal ini dapat dilakukan tanpa

Finansial
Finansial Apakah Ada Cara KPR Rumah Bekas Tanpa DP? Ini Jawabannya

Cara KPR rumah bekas tanpa DP kini jadi incaran karena bisa jadi pilihan tepat untuk mereka yang in

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia