Sejarah awal perkembangan agama Buddha di dunia

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ December 25, 2021 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta, putra Raja Siddhodana dari Kerajaan Kapilawastu dan termasuk keturunan suku bangsa Sakya. Ia dikenal dengan sebutan Buddha Gautama atau Sakyamuni. Pada mulanya, Buddha bukan sebuah agama, melainkan suatu paham baru dalam agama Hindu yang lahir karena tidak menyukai kedudukan istimewa kasta Brahmana.

Saat itu, kaum Brahmana mempunyai hak istimewa untuk mempelajari kitab-kitab Weda, hak menguasai ajaran dan isi Weda, hak menyelenggarakan upacara kurban, dan hal memberi tuntunan untuk mencapai moksha. Oleh karena itu, muncullah ajaran praktis yang dapat dilaksanakan masyarakat, yaitu Buddhisme.

4 Tempat Suci Umat Buddha

Ada empat tempat yang dianggap suci oleh umat Buddha, karena tempat tersebut memiliki hubungan dengan Sidharta. Keempat tempat tersebut adalah: Taman Lumbini, Bodhgaya, Benares, dan Kusinagara.

  • Taman Lumbini terletak di daerah Kapilawastu, yaitu tempat kelahiran Sidharta (563 SM).
  • Bodhgaya adalah tempat Sidharta menerima penerangan agung.
  • Benares, yaitu tempat Sidharta pertama kali menyebarkan ajarannya.
  • Kusinagara, tempat wafatnya Sidharta (482 SM).

Peristiwa kelahiran, menerima penerangan agung, dan kematiannya terjadi pada tanggal yang bersamaan, yaitu waktu bulan purnama di Bulan Mei. Ketiga peristiwa ini dirayakan oleh umat Budha sebagai hari Waisak.

Kehidupan masyarakat Budha

Masyarakat Buddha terbentuk setelah sang Buddha mengajarkan pengalaman agungnya kepada sejumlah orang. Khotbah pertamanya terjadi di taman rus Isipathana, di Sarnath, Benares. Di tempat itu ia memperoleh empat muridnya yang pertama.

Khotbah keliling yang dilakukan Buddha dan para muridnya mengundang banyak pengikut. Ada pengikut yang mengikuti cara Buddha sebagai Rahib, mereka disebut Biksu (rahib pria) dan Biksuni (rahib wanita).

Mereka hidup dalam suatu komunitas yang dinamakan Sangha. Di samping itu, ada pula pengikut yang tetap dalam pekerjaannya sehari-hari. Mereka dinamakan Umat.

Masyarakat Buddhis tidak mengenal sistem kasta. Baik rahib maupun umat sama-sama disebut putra dan putri Buddha. Keduanya mendukung satu sama lain dalam mengamalkan ajaran Buddha yang disebut Dharma.

Umat bertanggung jawab memenuhi kebutuhan jasmani para rahib, berupa makanan, pakaian, dan tempat berteduh. Sebaliknya, rahib bertanggung jawab memenuhi kebutuhan rohani umat, melalui nasihat dan teladan hidup sesuai ajaran Buddha.

Para rahib mempunyai tugas khusus, yakni menjaga kemurnian ajaran Buddha dan mengajarkannya kepada semua orang. Untuk itu, mereka hidup miskin, bertapa, dan belajar. Di antara mereka ada yang menjadi rahib sampai akhir hayatnya, ada pula yang menjadi rahib selama waktu tertentu.

Inti ajaran agama Buddha

Kehidupan keagamaan Buddha berpedoman kepada kitab Tripitaka. Tripitaka berarti “tiga keranjang” karena ditulis pada daun lontar yang disimpan dalam keranjang. Kitab tersebut ditulis dalam bahasa Pali, bahasa percakapan sehari-hari. Itulah sebabnya kitab Tripitaka dapat dibaca oleh semua kalangan.

Ajaran Buddha terangkum dalam Empat Kebenaran Utama dan Delapan Jalan Kebenaran. Ajaran tersebut didasarkan pada pengalaman Siddharta Gautama, mulai dari keprihatinannya menyaksikan penderitaan rakyat di luar istana lalu pengembaraannya mencari makna kehidupan.

4 kebenaran utama Buddha

Empat Kebenaran Utama atau Catur Aryasatyani dalam ajaran Buddha adalah sebagai berikut:

  1. Dalam kehidupan umat manusia, penderitaan lebih hebat daripada kebahagiaan.
  2. Penderitaan itu timbul karena adanya hasrat untuk hidup.
  3. Hanya dengan usaha manusia itu sendiri penderitaan dapat terhapus.
  4. Cara mencapainya dilakukan dengan Delapan Jalan Kebenaran (Astaida), yaitu berpikir baik, bersifat baik, berkata baik, bertingkah laku baik, makan minum yang baik, berusaha yang baik, perhatian yang baik, dan semadi yang baik.

Dengan demikian, ajaran Buddha tidak terlalu jauh berbeda dengan ajaran Hindu. Tetapi, ajaran Buddha memiliki beberapa ajaran baru, misalnya tidak dibenarkan mengadakan kurban dan tidak dibenarkan adanya tingkatan dalam masyarakat.  

Isi Triratna

Buddha, Dharma, dan Sanggha disebut Triratna yang artinya tiga mutiara. Seseorang yang mau masuk ajaran Buddha diwajibkan mengucapkan tridharma, yaitu kewajiban yang berisi sebagai berikut:

  1. Saya mencari perlindungan pada Buddha.
  2. Saya mencari perlindungan pada Dharma.
  3. Saya mencari perlindungan pada Sanggha.

Baca juga mengenai perkembangan agama Buddha lainnya pada artikel: Sejarah Agama Buddha di Dunia

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Uncategorized
Uncategorized 12 Aplikasi Ganti Wajah Terbaik 2023

Aplikasi ganti wajah semakin populer seiring dengan berkembangnya teknologi. Aplikasi ini digunakan

Lifestyle
Lifestyle 10 Aplikasi Pendeteksi Lagu Terbaik 2023

Pernahkah Pins kesulitan menemukan lagu? Misalnya, kamu sedang berada di sebuah kafe dan tiba-tiba

Berita Pinhome
Berita Pinhome Listing Properti Eksklusif Pinhome, Garansi Bebas Biaya Tersembunyi Sejak Awal

Memiliki rumah idaman adalah impian sejuta umat. Pinhome sebagai pioneer platform properti end-to-e

Finansial
Finansial Ini 6 Cara dan Tips Membuka Bisnis atau Usaha Sendiri di Rumah

Sekarang ini banyak cara membuka usaha sendiri di rumah yang bisa Pins coba. Membangun bisnis sekar

Berita Pinhome
Berita Pinhome Ananta Homes Tenjo, Hunian Minimalis di Kawasan Strategis

Membeli rumah idaman memang bukan persoalan mudah. Pins harus menentukan apakah lokasi rumah terseb

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia