Sejarah Agama Hindu di India

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 11 April 2016 ∙ 2 menit membaca

Sejarah Negara Com – Agama Hindu meyakini Tuhan itu Maha Esa. Salah satu ajaran filsafat Hindu, Adwaita Wedanta menegaskan hanya ada satu kekuatan dan menjadi sumber dari segala yang ada (Brahman), yang memanifestasikan (mewujudkan) dirin-Nya kepada manusia dalam beragam bentuk (dewa-dewa).

5 Keyakinan Agama Hindu

Dalam Agama Hindu ada lima keyakinan dan kepercayaan yang disebut dengan Pancasaradha. Pancasaradha merupakan keyakinan dasar umat Hindu. Kelima keyakinan tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Widhi Tattwa : percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa dari segala aspeknya.
  2. Atma Tattwa : percaya dengan adanya jiwa dalam setiap makhluk.
  3. Karmaphala Tattwa : percaya dengan adanya hukum sebab-akibat dalam setiap perbuatan.
  4. Purnabhava Tattwa : percaya dengan adanya proses kelahiran kembali (reinkarnasi).
  5. Moksa Tattwa : percaya bahwa kebahagiaan tertinggi merupakan tujuan akhir manusia.

Baca juga: India negara gudang vitalitas kebudayaan

Munculnya agama Hindu di India

Agama Hindu muncul di India antara tahun 3102 Sebelum Masehi hingga 1300 Sebelum Masehi (ada juga sumber lain sekitar tahun 1500 Sebelum Masehi). Agama ini adalah agama tertua di sejarah dunia.

Agama tersebut timbul berbarengan dengan masuknya bangsa Arya. Bangsa Arya adalah bangsa nomaden yang memasuki India dari Asia Tengah melewati Selat Kaiber.

Datangnya bangsa Arya kemudian mendesak bangsa Dravida yang merupakan penduduk asli India dan termasuk ras Australoid. Desakan bangsa Arya menuju ke sebelah selatan hingga ke dataran tinggi Dekkan.

Perkembangan berikutnya, terjadi akulturasi (percampuran) kebudayaan bangsa Arya dan Dravida, dan menghasilkan kebudayaan baru yang disebut Hindu. Pertumbuhan atau perkembangan Hindu di India dibagi menjadi 4 zaman, yaitu:

  1. Zaman Weda (1500 SM),
  2. Zaman Brahmana (1000 – 750 SM),
  3. Zaman Upanisad (750 SM – 500 SM),
  4. Zaman Budha (500 SM – 300 M)

Zaman Budha dimulai saat Sidharta menafsirkan Weda dari sudut logika yang kemudian dikembangkan dengan yoga dan semadhi. Yoga dan semadhi merupakan jalan untuk mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Sidharta adalah putra Raja Sudhodana.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Teknik Sipil
Teknik Sipil 16 Motif Keramik Dinding Luar yang Awet

Keramik adalah salah satu material yang sering digunakan untuk lapisan dekorasi dinding. Pins dapat

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Model Keramik Kamar Mandi Abu-Abu

Interior kamar mandi dapat menggunakan material keramik untuk bagian lantai maupun dinding. Pemilih

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Desain Roster Keramik Mewah dan Manis

Roster atau lubang angin merupakan ventilasi yang dibutuhkan setiap rumah agar ruangan di dalamnya

Teknik Sipil
Teknik Sipil 12 Inspirasi Keramik Hitam Cocok untuk Ruangan Apapun

Material keramik banyak digunakan untuk melengkapi interior rumah, baik di ruang tamu, kamar, dapur

Lifestyle
Lifestyle Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil, Simak Cara Membuatnya!

Ingin membeli mobil? Atau malah sedang ingin menjual mobil yang kamu miliki? Eits, jangan sampai ke

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia