Rumah Adat Banten dan Penjelasannya

Diperbarui oleh ica ∙ February 22, 2022 ∙ 7 menit membaca

Sebelum menjadi provinsi, dahulu Banten merupakan bagian dari daerah Jawa Barat. Meskipun demikian jangan heran apabila Banten dan Jawa Barat memiliki budaya yang berbeda, termasuk soal rumah adat. Berbicara mengenai rumah adat Banten, tentu banyak hal yang dapat kita bahas.

Mulai dari ciri khas, arsitektur, hingga filosofi rumah adatnya. Rumah adat Banten dikenal dengan nama rumah adat sulah nyanda (kasepuhan). Hingga saat ini rumah adat ini masih terjaga dan digunakan oleh Suku Baduy.

Oh iya, semenjak jadi provinsi, Banten memiliki 4 wilayah kota/kabupaten, antara lain;

  1. Kabupaten Lebak
  2. Pandeglang
  3. Serang
  4. Tangerang

Baca Juga: Rumah adat Jawa Tengah

Mengenal Rumah Adat Banten Khas Suku Baduy

Nama Rumah Adat BantenRumah Adat Sulah Nyanda
Bagian / Ruangan RumahSeroso Tepas Ipah Leuit
Bahan yang DigunakanBatu Kayu Bambu Ijuk

Rumah adat ialah sebuah bangunan tempat tinggal masyarakat, dimana rumah tersebut masih menjaga tradisi leluhur, mulai dari bentuk hingga pembagian ruangan.

Tidaklah mudah untuk menemukan rumah adat di jaman modern ini, seiring perkembangan jaman, keberadaan rumah adat semakin susah untuk ditemukan.

Banten salah satu wilayah yang beruntung, mengingat rumah tradisional masih tetap terjaga utuh hingga saat ini.

Kita dapat menemukan rumah adat Banten di wilayah utama Suku Baduy, Provinsi Banten.

Rumah adat banten memiliki sebutan lain, seperti rumah adat baduy atau rumah sulah nyanda.

Seperti halnya dengan rumah adat lain, misal rumah adat Sunda Jawa Barat ataupun rumah adat Jawa, rumah sulah nyanda memiliki keunikan tersendiri.

Beberapa keunikan dari rumah adat sulah nyanda akan kita bahas pada bagian berikutnya.

Sekilas Mengenai Suku Baduy

Rumah adat sulah nyanda tidak dapat dilepaskan dengan Suku Baduy, mengingat Baduy adalah suku asli Banten. Suku Baduy orang kanekes adalah kelompok etnis masyarakat adat suku Banten di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Berdasarkan data sensus penduduk yang dilakukan di tahun 2010, setidaknya populasi Suku Baduy adalah 26.000 orang. Hingga saat ini mereka masih menjaga budaya dan adat istiadat, bahkan dapat kita katakan Suku Baduy mengisolasi diri dari budaya luar.

Baca Juga: 

Pembagian Ruangan Rumah Adat Banten

Seperti halnya dengan rumah adat Indonesia pada umumnya, rumah adat banten atau sulah nyanda terbagi ke dalam beberapa bagian, diantaranya.

  1. Seroso
  2. Tepas
  3. Ipah
  4. Leuit

Setiap ruangan atau bagian memiliki tujuan dan fungsi masing-masing, berikut pembahasan lengkapnya.

#1. Seroso

Seroso merupakan sebutan yang diperuntukkan untuk bagian depan rumah atau beranda atau teras.

Area ini memiliki kegunaan untuk menerima tamu, bersantai bersama keluarga atau hanya sekedar menikmati hari.

Bagian ini juga tidak jarang digunakan untuk kegiatan lain, seperti bermain anak, menenun untuk kaum wanita serta kegiatan lainnya.

#2. Tepas

Tepas merupakan area yang digunakan untuk bersantai bersama keluarga dan tempat tidur pada malam hari, lokasinya berada di dalam rumah.

Pada waktu tertentu, biasa digunakan juga sebagai tempat kegiatan atau acara, seperti syukuran dan pertemuan.

#3. Ipah

Bagian rumah adat Banten yang ketiga ialah ipah, letaknya berada di bagian belakang rumah. Fungsinya sebagai tempat menyimpan bahan makanan dan memasak. Meskipun begitu, faktanya ipah tidak jarang dijadikan sebagai tempat tidur oleh anggota keluarga.

Tentu hal tersebut sangat unik sekali, yang artinya ruangan atau bagian dari rumah adat banten yang disebut dengan ipah ini multifungsi.

#4. Leuit

Leuit merupakan bagian yang tidak menyatu dengan rumah. Tempat ini digunakan masyarakat Baduy sebagai lumbung padi dan menyimpan berbagai macam hasil bumi.

Lokasinya jauh dari rumah, dengan pertimbangan apabila sewaktu-waktu terjadi musibah atau bencana dengan rumah, mereka masih memiliki persediaan makanan.

Tempat untuk penyimpanan padi dan hasil bumi lainnya ini dilakukan dengan aturan khusus sesuai adat yang berlaku. Dilindungi oleh mantra-mantra yang dibacakan oleh ketua adat.

Selain itu pembangunannya pun tidak bisa dilakukan kapan saja, harus sesuai dengan hitungan dari pu’un atau ketua adat.

Masyarakat Baduy percaya, apabila pembangunan tidak sesuai dengan aturan adat maka akan terjadi bencana yang menerpa.

Pembangunan rumah sulah nyanda memiliki aturan khusus, hal ini berlaku untuk setiap ruangan.

Arsitektur Rumah Sulah Nyanda

Rumah sulah nyanda ini memiliki bentuk dan penampilan yang agak mirip dengan rumah adat Jawa Barat, yaitu rumah Panggung.

Seperti yang telah dibahas pada bagian sebelumnya, rumah ini memiliki empat bagian dengan fungsi dan kegunaan yang berbeda.

Sama halnya dengan kebanyakan rumah adat lainnya di Indonesia, sulah nyanda memiliki konsep rumah ramah lingkungan, artinya tidak merusak alam.

Pondasi rumah biasanya dibangun dengan menyesuaikan kontur dan bentuk tanah, apabila tanah miring, maka pondasinya pun dibuat sama.

Tiang penyangga terbuat dari kayu yang sangat kuat, sebab memiliki fungsi untuk menopang atau menyangga beban rumah.

Dinding rumah terbuat dari anyaman bambu, atau yang dikenal dengan nama bilik.

Selain ramah lingkungan, anyaman bambu memiliki sirkulasi yang sangat baik untuk kenyamanan rumah.

Lantai rumah pada umumnya menggunakan papan kayu ataupun bambu, sedangkan untuk bagian atap rumah menggunakan ijuk sebagai penutup dengan kerangka bambu.

Masyarakat Baduy hidup benar benar sesuai naluri mereka. Berdasarkan informasi, orang -orang baduy tidak pernah mengunci rumah saat bepergian.

Barangkali diantara kalian ada yang bertanya-tanya, apakah rumah adat Banten ini memiliki jendela? Jawaban tidak. Rumah ini secara keseluruhan dindingnya menggunakan anyaman bambu.

Lebih jelasnya mungkin kalian dapat berkunjung ke Baduy, tidak sedikit orang atau kelompok yang melakukan kunjungan kesana, entah itu untuk belajar ataupun hanya sekedar liburan.

Baca Juga: Rumah adat Lampung

Ciri Khas Rumah Adat Sulah Nyanda

Pada umumnya setiap rumah adat memiliki kekhasan atau keunikan antara satu dengan yang lainnya, entah itu dari segi arsitektur, material yang digunakan ataupun fungsi.

Hal ini berlaku juga untuk rumah adat Sulah Nyanda di Banten, memiliki keunikan dari segi bentuk, ruangan dan bahan yang digunakan.

Apa saja keunikan Tersebut? berikut daftarnya.

  1. Bagian bawah rumah tidak menyentuh tanah, sebab menggunakan model rumah panggung.
  2. Pondasi menggunakan batu sebagai penyangga masing-masing tiang.
  3. Bahan atau material rumah didominasi kayu dan bambu.
  4. Atap rumah memiliki 2 bagian, kiri dan kanan. Kiri sebagai bagian depan yang memiliki atap lebih panjang, sedangkan kanan bagian belakang rumah.
  5. Seluruh rumah adat Baduy di Banten ini tidaklah memiliki jendela.
  6. Bagian atap rumah menggunakan daun injuk sebagai penutup.
  7. Bagian lantai menggunakan bambu yang dibelah.

Perlu kalian ketahui juga, bahwa Suku Baduy terbagi menjadi 2 bagian, orang dalam dan orang luar.

Orang dalam adalah sebutan untuk masyarakat Baduy dalam, mereka benar-benar tertutup dari kehidupan luar.

Sedangkan orang luar adalah sebutan untuk Baduy luar, mereka tidak tertutup dengan perkembangan budaya luar.

Baik Baduy dalam ataupun luar memiliki rumah adat yang sama, tidak memiliki perbedaan mencolok.

Secara garis besar kita dapat simpulkan rumah Suku Baduy ini menggunakan material bambu, kayu, batu dan injuk.

Baca Juga: Gadang Rumah Adat Sumatera Barat

Filosofi Rumah Sulah Nyanda

Rumah adat Banten bukan hanya tempat untuk berteduh saja, akan tetapi memiliki filosofi yang mendalam.

Dimana masyarakat Baduy sangat memperhatikan kelestarian alam, hal ini terlihat dari bahan yang digunakan dalam pembuatan rumah.

Masyarakat Baduy menganggap bahwa rumah melambangkan kepribadian seorang, sehingga dalam pembuatannya pun tidak dapat sembarangan, harus mengikuti aturan adat yang berlaku.

Rumah yang dibangun haruslah selaras dengan alam, jangan sampai mengganggu ataupun merusak alam.

Karena sejatinya manusia bagian dari alam, hidup dari alam. Hal inilah yang benar-benar masyarakat baduy sadari.

Rumah adat dari Banten ini hingga sekarang masih lestari, sebab terdapat mereka (Suku Baduy) yang merawat dan mempertahankan keberadaannya melalui nilai adat istiadat yang dipegangnya.

Sebagai generasi muda, kita wajib melestarikan budaya dan keragaman yang ada di Indonesia, salah satunya dengan peduli dan menyadari keberadaannya.

Lebih jauhnya kita dapat mempelajari dan melakukan penelitian terkait hal tersebut. Tidak harus rumah adat banten saja, bisa juga rumah adat lain, seperti rumah adat Bali.

Semoga tulisan ini menjadi penyemangat bagi kita untuk mencintai budaya tanah air. Jangan sampai kita melupakan budaya budaya yang ada di negeri ini.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Editor: Nurchalimah

Source Feature Image: Unsplash

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Rumah
Rumah Rumah Subsidi di Provinsi Sulawesi

Telah hadir rumah subsidi di provinsi Sulawesi. Menjawab impian kamu yang ingin punya rumah dengan

Rumah
Rumah Rumah Subsidi di Sumatera Utara

Rumah subsidi di Sumatera Utara adalah solusinya!. Bagi Pins yang berpenghasilan menengah ke bawah

Lifestyle
Lifestyle 7 Contoh Surat Peminjaman Barang dan Tempat

Ingin meminjam barang namun diminta suratnya? Di artikel yang membahas contoh surat peminjaman bara

Gadget
Gadget 11 Rekomendasi HP Samsung 5 Jutaan Terbaik Untuk Budget Cukup!

Pesatnya perkembangan teknologi mengakibatkan pertumbuhan smartphone canggih. Samsung merupakan per

Finansial
Finansial Ada Konsultan Take Over di Pinhome, Info Ini Cuma Buat Kamu. Simak Yuk!

#WaktunyaBeliRumah - Pins, pernahkah kamu mendengar istilah Take Over? Istilah ini sering digunakan

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia