Pinhome

Puisi Lama

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 26 July 2021 ∙ 7 menit membaca

Pinhome.id – Puisi adalah salah satu karya seni dengan penggemar tersendiri. Jika puisi lama dikenal terikat dengan banyak aturan, maka ini berbeda dengan puisi baru. Karena itulah banyak orang memilih membuat puisi baru sebagai media untuk mencurahkan isi hati. 

Dalam ulasan ini, kita akan fokus membahas mengenai puisi lama. Karena tak lega rasanya jika kamu menyukai puisi baru tanpa mengenal si puisi lama kan?

Apa itu puisi lama?

Jenis-jenis puisi lama apa saja?

Apa yang membedakan puisi lama dan puisi baru?

Pengertian Puisi Lama

Secara umum, puisi lama adalah jenis puisi yang terikat dengan aturan dari segi bait, rima, hingga suku kata. Setiap jenis puisi lama ini memiliki ketentuan berbeda-beda dengan jenis yang lain.

Berbeda halnya dengan puisi baru yang tidak terlalu mementingkan syarat dan ketentuan seperti puisi lama.

Baca Juga:

Jenis Jenis Puisi Lama

#1. Pantun

Salah satu jenis puisi lama ini pasti sudah akrab sekali di telinga kita. Namun apakah Pins tahu asal usul pantun? 

Kata pantun berasal dari kata panutun (asal Minangkabau). Jenis puisi ini awalnya dipakai untuk mempererat pergaulan masyarakat. Berikut ciri-ciri pantun:

  1. Setiap bait harus terdiri dari empat baris
  2. Baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
  3. Memiliki rima a-b-a-b
  4. Baris pertama dan kedua berisi sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi atau maksud dan tujuan dari puisi (pantun) ini.

Contoh pantun:

Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Bolehlah kita berjumpa lagi

Berburu ke padang datar
Melihat rusa belang kaki
Berguru kepalang ajar
Bagai bunga kembang tak jadi

#2. Karmina

Karmina ini berbeda dengan pantun meskipun ada juga yang menyebutnya sebagai pantun singkat. Syarat yang dimiliki karmina pun tidak terlalu jauh berbeda dengan pantun. Berikut ciri-ciri karmina:

  1. Bait terdiri dari dua baris
  2. Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
  3. Rima berada di setiap frasa dengan pola a-b-a-b
  4. Frasa pertama di baris pertama berima sama dengan frasa pertama di baris kedua dan frasa kedua di baris pertama sama dengan frasa kedua di baris kedua.
  5. Baris pertama dinamakan sampiran dan baris kedua dinamakan isi.

Contoh karmina:

Gendang gendut tali kecapi
Kenyang perut senanglah hati

Dahulu ketan sekarang ketupat
dahulu preman sekarang ustadz

Ikan kakap makan kepompong
Banyak cakap suka bohong

Kelapa diparut enak rasanya
Biar perutnya gendut baik hatinya

Gula merah sedang diparut
Nafsu amarah jangan diturut

Baca Juga:

#3. Seloka

Puisi lama satu ini sekilas sangat mirip dengan pantun jika dilihat dari segi strukturnya. Jenis puisi ini berisikan perumpamaan atau pepatah yang mengandung sindiran, senda gurau atau ejekan. Berikut ciri-ciri dari seloka:

  1. Masing-masingbait minimal terdiri dari empat baris, boleh lebih asal genap.
  2. Setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
  3. Memiliki rima a-b-a-b
  4. Ada hubungan antara isi bait yang satu dengan isi bait berikutnya
  5. Pada baris kedua dalam bait terdahulu menjadi baris pertama pada bait berikutnya dan baris keempat dalam bait terdahulu menjadi baris ketiga dalam bait berikutnya.

Contoh seloka:

Lurus jalan ke Payakumbuh,
Kayu jati bertimbal jalan,
Dimana hati takkan rusuh,
Ibu mati Bapak berjalan,

Kayu jati bertimbal jalan,
Turun angin patahlah dahan,
Ibu mati Bapak berjalan,
Kemana untung diserahkan.

#4. Mantra

Ini adalah puisi lama yang dianggap mistis, memiliki kekuatan gaib. Mantra ini bisa dikatakan jenis puisi lama yang pertama berkembang.

Tidak ada ciri khusus untuk membuat mantra ini. Satu-satunya ciri khas dari mantra yaitu ada bagian-bagian kata-kata yang diulang untuk memberikan rasa sugesti kepada pendengar.

Contoh mantra:

(1) Sihir lontar pinang lontar
terletak di ujung bumi
Setan buta jembalang buta
akan sapa tak berbunyi

(2) Jampi Dukun Betawi
Suara adzan dibisikkan ke telinga si bayi
Bismillah…
Mate jangan seliat-liatnye
Kuping jangan sedenger-dengernye
Lidah jangan sengomong-ngomongnye
Mulut jangan semakan-makannye
Muke jangan semerungut-merungutnye
Bibir jangan sedower-dowernye
Perut jangan sebuncit-buncitnye
Jidat jangan selicin-licinnye
Pale jangan sebotak-botaknye
Tangan jangan sepegang-pegangnye
Kaki jangan sejalan-jalannye
kulit jangan sebuduk-buduknye

InsyaAllah… Wabarakallah…
Nangis jangan sejadi-jadinye
Marah jangan sengamuk-ngamuknye
Otak jangan selupe-lupenye
Hati jangan sekosong-kosongnye
Darah jangan sekotor-kotornye
Puah! Alhamdulillah

Dikutip dari buku Sapardi Djoko Damono “Bilang Begini Maksudnya Begitu” (2016).

#5. Talibun

Nah, jika tadi karmina dikatakan sebagai puisi singkat, maka talibun adalah sebaliknya. Jenis puisi ini juga hampir mirip dengan pantun akan tetapi memiliki baris yang lebih panjang dari pantun. Berikut ciri-ciri talibun:

  1. Tiap barisnya memiliki baris dengan jumlah yang genap, namun harus lebih dari empat baris.
  2. Memiliki rima a-b-a-b
  3. Setengah dari jumlah baris per bait di bagian awal disebut sampiran, selebihnya disebut isi.
  4. Jumlah suku kata tiap baris berkisar 8 sampai 12.

Contoh talibun:

Mencari batu sepanjang lima senti
Batu diambil lalu letakkan sejajar
Jangan lupa diatur mengelilingi gelas
Jika setiap hari bermain tiada henti
Tak pernah ada waktu untuk belajar
Jangan kaget nantinya tinggal kelas.

Baca Juga: 10 Cara Merawat Bonsai Agar Subur Di Rumah

#6. Gurindam

Jika karmina dikatakan sebagai pantun singkat, maka berdasarkan pengertian gurindam dikatakan sebagai syair yang singkat. Berikut ciri-cirinya:

  1. Tiap bait terdiri dari dua baris.
  2. Memiliki rima a-a
  3. Tiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata
  4. Setiap barisnya adalah isi

Contoh gurindam:

(1) Kurang pikir kurang siasat
Tentu dirimu akan tersesat

(2) Barang siapa hendak bertanya
Maka tanyalah pada ahlinya

(3) Jika berilmu janganlah angkuh
Nanti dirimu akan terjatuh
(4) Barangsiapa tidak berilmu
Bagaikan kursi tidak bertumpu

(5) Kalau anak tidak dibina
Nanti dia akan celaka.

#7. Syair

Syair berasal dari Arab. Biasanya berisi suatu cerita dan mengandung nasihat di dalamnya. Ciri khas dari syair terdiri atas empat baris dalam satu bait dan bersajak a-a-a-a. Berikut contoh syair:

Dengarkanlah wahai kawan sejati,
Syair sederhana dari lubuk hati,
Tentang hidup dunia fana ini,
Tentang kerikil yang dihadapi,
Hidup sementara hanya untuk beribadat,
Bukan mengumpat bukan maksiat,
Janganlah terbuai godaan syahwat,
Hingga ibadah kena terlewat,
Janganlah lalai akan sholat,
Janganlah kikir akan zakat,
Kenalah kita perbanyak sholawat,
Guna bekal kelak di akhirat,
Tuhan tak pernah lupa,
Tuhan pun tak pernah memalingkan kita,
Sebab Tuhan selalu bersama kita,
Tapi kita selalu lupa pada-Nya,
Kemanakah kita di waktu bahagia,
Memilih sesama meluapkan suka,
Kemanakah kita di kala lara,
Teringat Tuhan mengeluh duka,
Cobalah tuk selalu ingat pada Illahi,
Berdoa dan berserah diri,
Baik suka duka dalam diri,
Ya Allah ya Tuhan kami,
Seringkanlah kita memohon ampun,
Agar jiwa laksana embun,
Janganlah sampai nanti tertegun,
Saat nyawa lepas dari ubun-ubun,

Baca Juga: Naguib Mahfouz: Tokoh Sastrawan Arab Ternama Dunia

Ciri Ciri Puisi Lama

Secara umum setidaknya puisi lama memiliki 3 ciri. Lebih jelasnya sebagai berikut;

  • Pada umumnya merupakan cerita rakyat yang tidak diketahui siapa pengarangnya dan disampaikan dari mulut ke mulut.
  • Sebuah karya sastra lisan, sebab disampaikan dari mulut ke mulut, bukan berupa tulisan.
  • Memiliki aturan yang pasti, seperti terikat rima, bait baris dan sebagainya.

Berikut ini adalah aturan yang harus dipenuhi puisi lama.

  • Jumlah kata dalam 1 baris
  • Persajakan (rima)
  • Banyak suku kata tiap baris
  • Irama
  • Jumlah baris dalam 1 bait

Kemudian apa yang membedakan antara puisi lama dan puisi baru?

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian awal, puisi lama adalah sebuah puisi yang terikat oleh aturan yang pasti. Sedangkan untuk puisi baru lebih bebas tidak terkait aturan.

Baca Juga: 

Nah, itulah tadi pengertian dan jenis-jenis puisi lama beserta contohnya. Meskipun sekarang puisi modern lebih diminati, akan tetapi puisi lama jangan sampai dilupakan.

Puisi lama jenis pantun dan syair masih sering terdengar ketika ada acara-acara seperti pernikahan, karena sudah menjadi tradisi suatu daerah atau memang orang-orang tua terdahulu memang menyukai puisi lama berjenis pantun tersebut.


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Editor: Nurchalimah

Source Feature Image: Unsplash

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Wasiat yang Sah Menurut Hukum

Bicara soal wasiat tentu menjadi satu hal yang sensitif. Tak jarang, hal ini pun kerap menjadi pers

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Somasi dan Cara Membuatnya

Apakah kamu pernah mendengar surat somasi? Surat ini kerap dikaitan dengan dunia hukum. Biasanya pe

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengaduan dan Formatnya yang Benar

Dalam transaksi, terkadang ada beberapa hal yang kurang sesuai, baik dalam pembelian barang atau pe

Edukasi
Edukasi Cara Membuat Surat Keterangan Bebas Narkoba dan Contohnya

Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) umum digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya melama

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Keterangan Belum Menikah dan Cara Membuatnya

Surat keterangan belum menikah kerap diajukan sebagai salah satu dokumen ketika mengurus suatu hal,

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia