Pinhome

Pola politik ekspansi Jepang di Pasifik

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 20 September 2013 ∙ 2 menit membaca

3 Pola Politik Ekspansi Jepang

Setelah Jepang mengalahkan Belanda, maka kekuasaan Belanda secara otomatis berpindah kepada Jepang (lihat artikel Transisi penjajahan Belanda kepada Jepang). Jepang berkuasa di Indonesia dan meluncurkan pola politik ekspansi di Pasifik.

  1. Tanggal 8 Desember 1941 Jepang menyerang Pearl Harbour, pangkalan pertahanan Amerika Serikat di Pasifik. Bersamaan itu Jepang menjalankan ekspansi ke wilayah Korea, Cina, Indocina dan Malaka.
  2. Tahun 1942 Jepang mengarahkan ekspansinya ke Filipina, Indonesia, Irian dan Australia.
  3. Tanggal 1 Maret 1942 pasukan Jepang mendarat di bumi Indonesia. Seminggu kemudian tanggal 8 Maret 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang di Kalijati Jawa Barat.
Penyerangan Pearl Harbor
Foto Pearl Harbor dari pesawat terbang Jepang menunjukkan barisan kapal tempur di awal penyerangan. Ledakan yang tampak di tengah gambar adalah serangan torpedo ke USS West Virginia

Akibat pola ekspansi Jepang terhadap Indonesia

Sejak tanggal 9 Maret 1942 Jepang berkuasa atas Indonesia. Kekuasaan Jepang di Indonesia berlangsung sampai tanggal 14 Agustus 1945. Ketika menjajah Indonesia, Jepang sedang berperang melawan Sekutu yang dikepalai oleh Amerika Serikat.

Karena itu, di samping melancarkan ekspansi, Jepang bersiap-siap menyusun pertahanan untuk menghadapi serangan balik Sekutu.

Dengan latar belakang politik semacam itu, Jepang melaksanakan politik penjajahan atas Indonesia dengan sangat keras dan kejam. Rakyat Indonesia sangat menderita. Bentuk penderitaan itu antara lain :

  1. Dalam bidang politik, tokoh-tokoh pergerakan nasional ditekan dan dikejar-kejar. Organisasi pergerakan dibubarkan dan dilarang, pimpinannya ditawan dan dipenjarakan.
  2. Dalam kehidupan sehari-hari rakyat sangat tertekan dan selalu terancam hukuman dan siksaan.
  3. Kekayaan rakyat berupa hasil bumi dan perhiasan dirampas Jepang.
  4. Rakyat yang kekurangan makanan dikerahkan dalam kerja romusha.
  5. Penyakit busung lapar merajalela dan banyak rakyat mati kelaparan.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Kecantikan
Kecantikan 17 Model Rambut Tipis Pria yang Stylish

Memiliki jenis rambut tipis memang untuk sebagian orang menjadi sebuah kendala. Beberapa diantarany

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Cerai yang Sesuai dengan Kaidah yang Ada

Dalam menjalani rumah tangga, ada banyak konflik tak terduga yang bisa saja terjadi. Jika diskusi s

Kecantikan
Kecantikan 12 Model Rambut Pria Botak 

Model rambut pria botak memang terbilang sangat simpel dengan minim perawatan. Apalagi untuk bebera

Edukasi
Edukasi Surat Lamaran Magang & Serba-serbi Lengkapnya

Bagi yang mengambil pendidikan SMK atau Sekolah Menengah Kejuruan dan pendidikan lanjutan seperti m

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Kuasa Perpanjangan STNK, Ini Cara Membuatnya!

Pinhome - Mengurus surat-surat penting, seperti perpanjangan STNK merupakan kewajiban yang dilakuka

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia