Pinhome

Pinhome x Big Alpha: Tips-tips Jitu Beli Rumah Perdanamu

Dipublikasikan oleh Jay ∙ 26 October 2020 ∙ 4 menit membaca

Pins, kamu pasti udah sering mendengar ucapan “milenial bakal sulit punya rumah”, kan? Well, let’s break that saying by working hard! Di Propertalk Minggu, 27 September 2020 lalu, Adhitya Mulia, Writer dan Pengamat Properti bareng Dayu Dara Permata, CEO Founder Pinhome benar-benar menjawab keresahan milenial yang ini. Apa sih yang harus dilakukan milenial agar sukses pas beli rumah perdana? Yuk coba cek rangkuman acara Pinhome Big Alpha berikut!

Pinhome – Kalau Pins sedang menimbang-nimbang untuk memiliki properti, mungkin hal yang pertama terbesit di benak kita adalah, kapan sih waktu yang tepat buat membeli rumah? Oke, pertama-tama Pins harus membedakan faktor internal dan faktor eksternal yang memengaruhi cepat atau lambatnya proses kita untuk bisa memiliki rumah, ya!

Untuk faktor internal, atau hal-hal yang bisa kita kontrol, Bang Adhit ngasih tau, bahwa waktu terbaik untuk beli rumah adalah sedini mungkin; ketika kita masih ada di usia 23-40 tahun. Kenapa? Karena ketika sudah berada di atas 40 tahun, prioritas kita akan berpindah ke pendidikan anak atau fokus membangun usaha yang akan menyokong perekonomian kita saat pensiun nanti. Selain itu, kita sebaiknya beli rumah jika dana yang dimiliki sudah mencapai 30% atau 50% dari harga rumah yang kita inginkan. Ini tentunya biar biaya cicilan KPR gak terlalu tinggi. Sedikit tips dari Bang Adhit supaya dananya bisa cepat siap, kita harus terus bekerja keras, rajin menabung, serta berinvestasi. Di samping itu, usahakan untuk mengurangi kegiatan-kegiatan konsumtif. Jika memungkinkan, Pins juga sebaiknya memiliki secondary income, nih, biar pundi-pundi kita semakin terisi. Terakhir, belilah rumah ketika kita sudah tidak memiliki utang, agar kemampuan untuk menyicil bisa lebih maksimal.

Pinhome Big Alpha

Untuk faktor eksternal, atau hal-hal yang tidak bisa kita kontrol, kita harus jeli melihat bagaimana pergerakan suku bunga bank. Tentunya, belilah ketika suku bunga Bank Indonesia sedang turun, Pins. Selanjutnya, perhatikan juga harga-harga rumah yang kamu incar. Belilah ketika harga rumah sedang turun. Seperti yang Pins sudah ketahui, harga properti jarang sekali turun. Nah, di saat pandemi seperti sekarang ini, Bang Adhit mengatakan bahwa harga rumah baru dan seken diketahui berkontraksi sebesar 30%. Wow! Bisa dibilang bahwa saat ini adalah waktu yang tepat buat beli rumah, Pins!

Oleh karena itu, Mbak Dara pun melanjutkan perbincangan mengenai pembelian properti di tengah pandemi. Untuk menjelaskan materi ini, Dara berupaya memberikan kerangka pertimbangan bagi masyarakat yang masih bingung dalam mengambil keputusan untuk membeli properti ketika pandemi.

Menurut Dara, membeli rumah saat pandemi merupakan pilihan yang sangat tepat. Karena pasar properti saat ini telah bertransformasi menjadi buyer market. Artinya, ketika pandemi, harga-harga properti yang setelah sekian lama terus meningkat, kini justru malah menurun. Di sisi lain, cash flow dari penjualan properti atau developer menjadi stagnan. Alhasil, proses pengambilan kebijakan menjadi lebih agresif, khususnya dalam memangkas harga properti agar arus keuangan mereka bisa tetap terjaga. Karena itu, di masa pandemi ini, konsumen memiliki posisi tawar yang lebih baik. Tidak hanya itu, suku bunga pada saat ini pun sedang mengalami penurunan yang cukup signifikan bersamaan dengan bertebarannya insentif pembelian properti seperti cashback, gratis BPHTB, dan lain-lain.

Namun, pertimbangan tersebut belum cukup, Pins! Meskipun iklim pasar properti terkini cukup mendukung dan insentif bagi masyarakat dalam membeli properti terus diberikan, diperlukan pula pertimbangan lanjutan sebelum memutuskan untuk membeli properti. Dara menjelaskan jika saat pandemi, pilihan membeli rumah akan menjadi tepat dengan syarat tertentu; yaitu ketika seorang konsumen sudah memiliki eligibilitas untuk membeli properti, seperti telah menyiapkan DP sebesar 15%, siap untuk mengajukan cicilan KPR, telah memiliki persiapan biaya transaksi sebesar 3-5% dari nilai properti, dan yang terpenting dalam konteks saat ini adalah memiliki dana darurat dengan rentang waktu minimal tiga bulan untuk menghadapi ketidakpastian yang bisa saja datang kembali.

Gimana, Pins, bermanfaat banget kan penjelasan dari Bang Adhit dan Mbak Dara? Semoga yang sudah dijelaskan Pinhome Big Alpha cukup memberikan informasi buat Pins ya. Yuk, pikirkan matang-matang apakah kamu sudah siap untuk membeli rumah di masa pandemi seperti sekarang ini? Jangan lupa bahwa selalu ada Pinhome yang akan membantumu dalam menemukan properti idaman dengan proses yang mudah, cepat, dan transparan.


Masih banyak lagi webinar Pinhome seputar properti dan milenial yang dibahas secara menarik dan sederhana. Nantikan terus ya informasinya di sosial media kami. Sampai jumpa di lain waktu, Pins!

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel