Pinhome

Perlawanan bangsa Indonesia terhadap Jepang tahun 1944-1945

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 21 March 2013 ∙ 2 menit membaca

Perlawanan Terhadap Jepang – Kedatangan Jepang mula-mula disambut gembira, karena propagandanya yang ingin menolong membebaskan bangsa Indonesia dari kesengsaraan akibat kekejaman Belanda. Tetapi, pada kenyataannya, Jepang tidak jauh berbeda dengan Belanda sebagai penjajah.

Penindasan dan perampasan kekayaan bangsa Indonesia dilakukan tidak kepalang tanggung. Bahkan tidak segan-segan menindas penduduk untuk menyerahkan semua kekayaannya. Dengan demikian pada waktu itu kemiskinan dan kelaparan terjadi di mana-mana. Kematian pun terjadi saling susul-menyusul.

Kekejaman yang paling tampak adalah perlakuan tentara Jepang terhadap barisan Romusya (barisan kerja paksa). Di bawah pengawasan Kempetai (Polisi militer Jepang), barisan Romusya itu diangkut dan dipenjarakan di tempat-tempat sangat berbahaya.

Mereka kerja paksa tanpa mengenal lelah, sedang makanan tidak diperhatikan. Akibatnya, banyak yang jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Karena kekejaman yang sudah keterlaluan ini, menumbuhkan reksi keras dari masyarakat.

Perlawanan terhadap Jepang
Perlawanan terhadap Jepang

Timbullah kebencian dan perlawanan rakyat di berbagai tempat. Perlawanan yang sangat terkenal adalah perlawanan yang dilakukan oleh anggota tentara peta di Blitar, Jawa Timur. Perlawanan ini dipimpin oleh Syodanco (komandan peleton) Supriyadi. Selengkapnya baca: Perlawanan Peta Blitar

Perlawanan ini mulai dikobarkan pada tanggal 14 Februari 1945. Tetapi, perlawanan ini dapat digagalkan. Para pemimpinnya ditangkap dan diajukan ke pengadilan. Disamping itu, sebelumnya sudah terjadi beberapa perlawanan rakyat di berbagai daerah.

Update : Beberapa perlawanan itu diantaranya adalah:

  1. Perlawanan di Aceh yang dipimpin oleh Teuku Abdul Jalil.
  2. Perlawanan di Aceh, dipimpin Teuku Hamid (1944).
  3. Perlawanan di Singaparna, Jawa Barat, dipimpin oleh K.H. Zainal Mustafa (1944).
  4. Perlawanan di Cilacap Jawa Tengah, dipimpin oleh Khusairi.

Baca selanjutnya: Runtuhnya kekuasaan Jepang di Indonesia

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Lifestyle
Edukasi
Edukasi Surat Kepemilikan Tanah yang Resmi & Sah

Surat kepemilikan tanah (SKT) adalah berkas yang wajib dimiliki jika kamu memiliki niat untuk membe

Edukasi
Edukasi Format dan Contoh Surat Lamaran Kerja di Toko

contoh surat lamaran kerja di toko tulis tangan contoh surat lamaran pekerjaan di toko cont

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Niaga, Lengkap Beserta Penjelasannya!

Dalam dunia bisnis, surat niaga sangat umum digunakan untuk kebutuhan bisnis sehari-hari. Biasanya

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pribadi dan Struktur Penulisannya

Ada dua macam surat yang jamak ditemukan, yaitu surat resmi dan tidak resmi. Surat tidak resmi seri

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia