Peristiwa The Boston Tea Party

Diperbarui oleh ∙ October 31, 2022 ∙ 3 menit membaca

Peristiwa The Boston Tea Party diawali ketika Inggris mendatangkan teh ke Amerika, dan untuk itu penduduk harus membayar pajak. Ketentuan tersebut tentu saja bertentangan dengan semangat kebebasan dalam perdagangan. Rakyat Amerika yang menyamar sebagai suku Indian kemudian melempar teh dari tiga buah kapal Inggris ke pelabuhan Boston.

Peristiwa The Boston Tea Party
Peristiwa The Boston Tea Party

Dengan peristiwa tersebut Inggris sangat marah dan mengeluarkan undang-undang baru yang dianggap sebagai sebagai \\\\\\\”undang-undang paksa\\\\\\\” (coercive act) oleh penduduk Amerika.

Akibatnya terjadi penyerangan terhadap penduduk Boston, dan terjadi pembelaan dari penduduk di daerah lain. Kejadian tersebut yang menjadi sumber pemicu pecahnya Perang Kemerdekaan Amerika pada tahun 1774.

Tujuan awal terjadinya Perang Kemerdekaan Amerika adalah untuk menentang pemerintah Inggris yang dianggap semena-mena. Pada saat itu belum ada tujuan untuk mencapai kemerdekaan. Pertempuran pertama terjadi di Lexington, kemudian menyebar ke Boston.

Inggris meminta kepada penduduk Kanada yang juga koloni Inggris untuk membantunya melawan penduduk koloni Amerika. Namun permintaan itu ditolak, karena perasaan senasib sebagai penduduk koloni. Bahkan paksaan Inggris terhadap penduduk Kanada malah menimbulkan sikap menentang kepada Inggris.

Keadaan seperti itu dimanfaatkan oleh Bangsa Amerika untuk menyiapkan pasukan yang dipimpin oleh George Washington yang pernah berjasa kepada Inggris dalam Perang Tujuh Tahun.

Pada tahun 1776, Thomas Paine mengutarakan pendapatnya dalam sebuah karangan berjudul \\\\\\\”Common Sense\\\\\\\” (Akal sehat). Tulisan tersebut berisi gagasan kemerdekaan, pendapat Paine itu menyadarkan penduduk koloni Amerika untuk mengubah tujuan perjuangan mereka dari hanya menentang kebijakan pemerintah Inggris menjadi perjuangan mencapai kemerdekaan.

Selanjutnya diadakan kongres di Philadelphia yang dihadiri oleh wakil-wakil 13 daerah (negara bagian). Mereka sepakat untuk menandatangani sebuah deklarasi yang dikenal dengan \\\\\\\”Declaration of Independence\\\\\\\” yang telah disusun oleh Thomas Jefferson.

Deklarasi tersebut ditandatangani pada tanggal 4 Juli 1776, dan hari tersebut dijadikan sebagai Hari Kemerdekaan Amerika (Independence Day). Kongres pun kemudian menyepakati adanya \\\\\\\”Articles of Confederation\\\\\\\” sehingga terbentuklah United States of Amerika (USA).

Perjuangan kemerdekaan Amerika ditempuh dengan dua cara yaitu dengan perjuangan fisik dan diplomasi. Perjuangan diplomasi dengan mengirimkan Benjamin Franklin ke Eropa. Prancis sebagai lawan utama Inggris segera mengakui berdirinya negara Amerika pada tahun 1778.

Prancis kemudian mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Lafayette untuk membantu perjuangan rakyat Amerika. Sekitar 7.000 pasukan Inggris yang dipimpin Comwallis menyerah kepada George Washington dan Lafayette di Kota Yorktown pada tahun 1783.

Akhirnya Inggris mengakui kemerdekaan Amerika dalam Perjanjian Paris tahun 1783. Declaration of Independence yang dikumandangkan pada tanggal 4 Juli 1776 sebagai pernyataan kemerdekaan Amerika terhadap Inggris mengandung nilai-nilai penghargaan terhadap hak asasi manusia (human right).

Baca juga: Latar belakang Revolusi Amerika

Human Right dimasukkan ke dalam UUD menjadi Bill of Right pada tahun 1788. Dalam perkembangannya human right ikut mempengaruhi Revolusi Prancis tahun 1789, terutama ketika Dewan Nasional mengumumkan Pernyataan Hak Asasi Manusia dan Warga.

Selanjutnya : Pengaruh Revolusi Amerika bagi Indonesia

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Crypto Wallet? Pengertian dan Cara Memakainya

Pada era modern ini, berkembangnya teknologi sudah banyak sekali memberikan manfaat kepada hidup ma

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cari Tahu Dulu Kebenarannya! (Edisi YoY Oktober & November)

#WaktunyaBeliRumah - Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tida

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia