29 Peribahasa Jawa & Artinya yang Kaya Makna

Pinhome

Peribahasa Jawa Penuh Makna

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 18 October 2021 ∙ 7 menit membaca

Daerah Jawa memang sangat terkenal dengan tradisi dan budayanya, termasuk peribahasa Jawa. Apa itu peribahasa? Peribahasa atau juga pepatah merupakan sekumpulan kata yang bersifat tetap serta memiliki makna dalam berperilaku.

Masyarakat Jawa sendiri sangat memperhatikan bahasa yang mereka gunakan, sebab mereka meyakini baik buruknya seseorang dapat dilihat dari apa yang mereka ucapkan.

Seiring perkembangan zaman yang maju, peribahasa atau pepatah Jawa banyak dilupakan oleh kalangan muda. Padahal jika digali sebuah peribahasa Jawa memiliki makna yang mendalam.

Sebagai contoh, berikut adalah peribahasa Jawa yang begitu terkenal, bahkan dikenal banyak orang diluar jawa.

Alon-alon waton kelakon

Memiliki arti pelan-pelan saja asal berhasil, mengingatkan bahwa kita harus bersabar dalam menjalanis proses.

Tentunya, masih banyak contoh selain peribahasa di atas. Nah, dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai peribahasa awa, meliputi peribahasa tentang kesabaran, peribahasa Jawa tentang cinta, peribahasa Jawa lucu, sampai peribahasa yang populer di masyarakat luas.

Harapannya, kita dapat mengambil pesan yan positif di balik peribahasa Jawa ini ya, Pins.

Pepatah Jawa Populer

Bermain wayang
Sumber: Firman Kasan

Pada bagian berikut, kita akan melihat beberapa pepatah Jawa yang paling populer. Beberapa di antaranya tentu sudah pernah kamu dengar ya, Pins.

#1. Ana catur mungkur

Tidak mendengarkan perkataan orang lain

Sebenarnya ada kalanya kita mendengarkan perkataan orang lain, selama hal tersebut baik dan positif bagi kita, yang terpenting jangan merasa bahwa kita selalu benar.

Selain itu, mendengar perkataan orang lain juga salah satu bentuk etika sopan santun.

#2. Yitna yuwana lena kena

Orang yang berhati-hati maka akan selamat sedangkan yang tidak maka akan celaka

Memang seperti itulah, tentu dengan adanya peribahasa Jawa satu ini, kita harus lebih hati-hati dalam melakukan apapun agar selamat dan tidak terjadi apa yang tidak diinginkan. Peribahasa Jawa ini juga menjadi pepatah Sunda yang tidak kalah populer

#3. Adigang adigung adiguna

Artinya adalah orang yang mengandalkan kekuatan, kedudukan dan kepandaiannya

Memang penting bagi kita untuk memiliki kekuatan, kepandaian serta kedudukan, namun apabila tidak bisa memiliki ketiganya, paling tidak milikilah salah satu.

#4. Angon mangsa

Mencari waktu yang tepat atau baik

Makna peribahasa ini yaitu menjadi seseorang yang bijak, sebab seorang yang bijak akan tahu kapan ia bertindak dan melakukan hal yang memang perlu dilakukan.

#5. Anak polah bapak kepradhah

Perbuatan anak yang tidak baik maka orang tuanya kena getahnya juga

Peribahasa ini perlu direnungkan dengan baik-baik, terutama untuk kita semua sebagai anak supaya berhati-hati dalam bertindak dan melakukan segala hal.

Apa yang kita lakukan sebagai anak, pastinya akan melibatkan orang tua. Jika kita sebagai anak berbuat kurang baik, maka orang tua (Ayah) kena getahnya.

#6. Becik ketitik ala ketara

Segala perbuatan baik dan buruk pada akhirnya akan kelihatan juga nantinya

Peribahasa Jawa ini mengajarkan kepada kita bahwa segala perbuatan yang kita lakukan suatu saat nanti akan kelihatan dan ketahuan juga. Maka dari itu, sebisa mungkin kita jauhi perbuatan yang buruk.

#7. Cincing-cincing meksa klebus

Tadinya ingin berhemat malah boros

Pepatah ini sangat cocok bagi kalian yang merasa boros. Menabung dan berhemat membutuhkan konsistensi, tidak jarang niat berhemat justru membuat seseorang menjadi boros.

#8. Busuk ketekuk pinter keblinger

Orang bodoh maupun orang pintar tidak bisa menolak musibah atau kemalangan

Pepatah Jawa yang mengajak kita untuk mempercayai takdir dan lebih berserah pasrah terhadap kehidupan.

#9. Criwis cawis

Banyak omong namun enggan untuk melakukan

Jangan sampai kita banyak berbicara, tapi tak berbuat atau tidak melakukan apa-apa. Lebih baik sedikit berbicara dan banyak bertindak.

#10. Desa mawa cara negara mawa tata

Setiap daerah maupun negara mempunyai adat istiadat masing-masing

Peribahasa Jawa ini menyebutkan bahwa setiap daerah atau tempat memiliki adat istiadat, sehingga kita harus mengormati setiap tempat atau daerah.

Toleransi dan sikap menghargai pastinya adalah salah satu etika kehidupan yang perlu dijaga.

#11. Njajah desa milang kori

Sudah mengunjungi segala tempat di berbagai daerah maupun negara

Ini tentunya menjadi cita-cita bagi banyak orang, ya! Kira-kira bagaimana dengan kalian Pins?

#12. Kebat kliwat gancang pincang

Orang yang bertindak tidak hati-hati maka akan celaka

Mengajarkan kepada kita bahwa haruslah berhati-hati dalam melakukan segala hal, diperhtungkan terlebih dahulu baik buruk, serta untung dan ruginya.

Baca juga: Peribahasa, Pepatah & Umpasa Batak

Peribahasa Jawa Tentang Sabar

orang Jawa bijak
Sumber: Phinemo

Setelah pada bagian sebelumnya kita membahas peribahasa Jawa populer yang dapat menjadi cermin kehidupan, pada bagian ini mari kita mengenal peribahasa jawa tentang kesabaran.

#1. Obah Ngarep Kobet Mburi

Berusaha dulu, bersenang kemudian

Peribahasa ini seperti peribahasa dalam bahasa Indonesia, yaitu “berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian” yang memiliki arti hapir sama, yaitu bersakit-sakit dahulu bersenang -senang kemudian.

#2. Jer Basuki Mawa Bea

Setiap keberhasilan ada harga yang harus dibayar

Keberhasilan yang didapatkan tidak akan jauh dari apa yang kita perjuangkan. Mungkin diantara kita sering mendengar, bahwa proses tidak akan membohongi hasil.

Apabila kita ingin sukses tentu harus memperjuangkannya.

#3. Jembar Segarane

Berjiwa besar memaafkan

Jadilah manusia yang berjiwa besar dan bisa memaafkan kesalahan setiap orang. Dengan memaafkan kesalahan orang lain artinya kita telah memaafkan diri sendiri.

Selain itu, memilik manfaat sikap pemaaf juga sangat banyak bagi seseorang lho Pins.

#4. Ojo Leren Lamun Durung Sayah

Jangan berhenti sebelum capek

Peribahasa Jawa di atas mengajarkan kepada kita bahwa kita harus tetap berusaha, jangan pernah berhenti.

#5. Ojo Milik Barang Kang Melok, Ojo Mangro Mundak Kendo

Jangan tergiur yang tampak indah, jangan mendua agar tetap semangat.

Sesuatu yang tampak menggoda dan indah belum tentu baik untuk kita, jadi jangan sampai mendua ya supaya kita tetep semangat.

Peribahasa Jawa Lucu

Penjaga Keraton
Sumber: IDN Times

Berikut merupakan pepatah Jawa lucu, namun syarat akan pembelajaran. Kamu mungkin akan tertarik juga membaca Kata Kata Lucu Bahasa Jawa.

#1. Ojo dadi pengecut koyo upil sing umpetan ning ngisor meja

Jangan menjadi pengecut seperti upil di bawah meja

Baru satu sudah lucu ya, menganalogikan upil di bawah meja seperti seorang pengecut.

#2. Urip iku akeh cobaan. Yen akeh saweran iku jenenge dangdutan.

Hidup itu berisi cobaan, bukan saweran seperti orang kebiasaan nonton dangdutan

Bagus nih ,untuk disampaikan kepada orang yang suka mengeluh. Hidup memang berisi cobaan bukan berisi saweran seperti halnya dalam dangdutan.

#3. Kuat lakoni, ora kuat tinggal ngopi

Kuat ya dijalani, jika tidak kuat tinggal ngopi

Peribahasa Jawa ini mengandung mana yang lucu sekaligus menghibur. Secara tidak langsung, juga menunjukkan bahwa dalam menjalani hidup sesekali perlu bersikap santai.

Baca juga: Kata Kata Lucu Bahasa Sunda

Kata-Kata Cinta Bahasa Jawa (Pribahasa Jawa Cinta)

Potret keluarga Jawa
Sumber: IDN Times

Berikut adalah peribahasa atau kata-kata cinta dalam bahasa Jawa, cocok bagi kalian yang sedang kasmaran dengan orang Jawa nih!

#1. Rino wengi aku tansah kelingan sliramu

Siang malam aku selalu ingat dirimu

Siapa nih yang saat ini sedang mengalami perasaan seperti ini, siang malam yang dipikiran hanya dia seorang.

#2. Witing tresno jalaran soko kulino

Artinya, jatuh cinta karena terbiasa.

Peribahasa Jawa tentang hidup

Masyarakat Jawa
Sumber: Hipwee

Peribahasa Jawa di bawah ini mungkin bisa membuat kalian lebih baik serta bertindak dengan hati-hati.

#1. Jaran kerubuhan empyak

Sudah jatuh tertimpa tangga pula

Hati-hati ya Pins, jangan sampai kita seperti yang dikatakan peribahasa ini ya.

#2. Iwak kalebu ing wuwu

Berhati-hati dalam bertindak

Kita sudah sepantasnya memperhatikan setiap tindakan yang akan kita ambil, jangan sampai salah melangkah.

Baca juga: Peribahasa & Pepatah Gayo


Peribahasa Jawa memang syarat akan makna ya Pins. Ini tidak mengherankan, mengingat asal usul bahasa Jawa cukup panjang di Indonesia. Tidak hanya itu, filosofi orang Jawa juga terkenal dengan pesan moralnya yang begitu mendalam.

Semoga dengan pembahasan pengenai peribahasa Jawa ini, kita semakin dapat mengamalkan hal positif di balik peribahasa tersebut ya Pins.


Temukan pilihan rumah terlengkap seperti perumahan baru di Jakarta Barat di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Editor: Daisy

Tags :

Bagikan Artikel