Ini Letak Perbedaan Reksadana dan Saham Untuk Investasi

Dipublikasikan oleh Mahardhika Gilang ∙ 10 February 2022 ∙ 4 menit membaca

Sebagaimana yang banyak diketahui bahwa investasi memang banyak diminati belakangan ini. Instrumen yang dapat dipilih oleh investor pun cukup beragam mulai dari saham sampai dengan reksadana. Untuk itu investor perlu mengetahui perbedaan reksadana dan saham terlebih dahulu sebelum memutuskan memilih instrumen yang tepat. Pasalnya instrumen tersebut nantinya berpengaruh terhadap jalannya investasi yang dilakukan.

Mengingat tidak sedikit calon pelaku investasi memandang bahwa kedua instrumen tersebut sama. Padahal di sejumlah bagian atau aspek keduanya cukup berbeda. Hingga bagi para investor baru atau yang tergolong pemula pengetahuan terkait perbedaan tersebut penting dimiliki. Adapun daftar perbedaan yang dimaksud antara saham dengan reksadana yaitu seperti berikut:

Pengelola Dana

Hal pertama yang menjadi letak perbedaan reksadana dan saham yaitu pada bagian pengelolaan dananya. Dimana untuk saham dana yang dimiliki dikelola dengan cara langsung oleh investor yang bersangkutan. Akan tetapi bagi investor yang masih baru dan bingung mengenai hal ini dapat meminta bantuan atau nasihat dari pialang. Dalam hal ini investor perlu untuk melakukan pemantauan harga saham.

Berbeda dari saham, reksadana bakal mengelola dana yang dimiliki melalui manajer investasi. Dengan begitu investor hanya perlu melakukan penungguan saja sang manajer investasi menjalankan pengelolaan portofolio dari investor secara baik.

Tingkat Resiko dan Return

Daftar letak perbedaan reksadana dan saham selanjutnya yaitu di bagian sisi resikonya. Dimana saham mempunyai resiko yang tergolong lebih tinggi ketimbang reksadana. Hal ini terutama terjadi bagi para pemula, mengingat seluruh pengelolaan dana yang dimiliki berada di tangan investor sendiri. Contohnya yaitu kapan kiranya waktu yang pas saat melakukan pembelian maupun penjualan.

Dilihat dari segi return yang ada memang antara reksadana dan saham mempunyai perbedaan.  Dimana saham tidak membutuhkan dana lebih guna melakukan pembayaran terhadap agen yang menjalankan investasi. Hal ini lantaran saham memang dikelola oleh orang secara pribadi. Umumnya investor hanya perlu membayar sekitar pukul, 1 hingga 0,3 guna membayar online trading saja.

Sedangkan reksadana cenderung mempunyai resiko lebih kecil ketimbang saham. Hal ini dikarenakan dana yang ada dilakukan pengelolaan oleh manajer investasi yang memang sudah mempunyai banyak pengalaman di bidangnya. Dengan begitu pelaku investasi tidak perlu risau terkait hal ini, terlebih bagi investor pemula sekali pun.

Untuk reksadana investor perlu menyiapkan dana guna melakukan pembayaran terhadap manajer investasi. Pasalnya investasi yang dijalankan dikelola atau diatur oleh manajer investasi tersebut. Di samping itu umumnya investor juga bakal terkena dana potongan saat hendak menjalankan penarikan dana investasi.

Minimal Investasi

Ternyata jumlah angka minimal investasi yang bisa dilakukan untuk instrumen reksadana dan saham memang cukup berbeda. Misalnya saja untuk investasi saham menetapkan bagi para investor yang hendak melakukan investasi saham dengan cara langsung. Maka perlu melakukan pembuatan rekening dengan minimal dana 5 juta rupiah terlebih dahulu.

Untuk reksadana ini bisa dicoba hanya dengan berbekal 100 ribu rupiah saja. Tentunya ini cukup menarik bagi investor pemula yang belum mempunyai dana investasi besar. Bahkan terdapat sekuritas yang memang memberlakukan penataan investasi minimal adalah 50 ribu rupiah saja.

Pajak

Investasi juga tak terlepas dari yang namanya pajak termasuk saham. Dimana ketentuan saham, pajak yang ditetapkan adalah sekitar 0,1 persen terhitung dari jumlah penjualan saham yang dilakukan. Selain itu investor juga bakal dikenakan pajak final yang jumlah nominalnya adalah 10 persen apabila investor berhasil memperoleh dividen.

Berbeda dari saham, reksadana merupakan satu dari beberapa instrumen investasi yang tak dikenakan pajak. Hal ini sebagaimana ungkapan yang dilakukan oleh pihak Bareksa. Meskipun demikian, namun investor perlu melakukan pelaporan keuntungan berinvestasi dengan reksadana dalam bentuk SPT Tahunan.

Pencairan Dana

Lantaran alasan berupa saham yang memang dilakukan pengelolaan dengan cara langsung oleh sang investor. Maka dalam hal pencairan dana nantinya dapat investor lalui dengan waktu yang lebih singkat. Hal ini dikarenakan investor tak perlu terlibat dengan pihak ketiga. Dengan begitu proses dana dapat masuk ke dalam rekening investor juga dapat berlangsung dengan lebih cepat.

Akan tetapi untuk reksadana, waktu pencairan yang dilakukan memang cenderung lebih memakan waktu. Pasalnya reksadana memang menggunakan pihak ketiga yang berupa agen pengelola atau manajer investasi dalam menjalankan investasi. Umumnya waktu yang dibutuhkan adalah sekitar lima hari dalam hitungan waktu kerja. Hal ini wajar lantaran perlu melakukan pengurusan terkait manajer investasi juga.

Demikian pembahasan mengenai 6 perbedaan reksadana dan saham yang perlu investor ketahui. Terutama bagi para pelaku dunia investasi yang masih tergolong baru. Hingga beberapa pembahasan di atas dapat menjadi pertimbangan dalam memilih instrumen dalam investasi. Mengingat masing-masing produk memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Hingga investor dapat memilih sendiri mana yang sesuai untuk dipakai investasi.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Apartemen
Apartemen Pilih Apartemen 2 Lantai Tipe Loft Atau Duplex ?

Jenis apartemen sangat beragam misalnya jenis classix six, studio, garden, hingga convertible. Namu

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 11 Model Keramik Dinding Teras Motif Batu Alam

Indonesia kaya akan batu alam yang sebenarnya sangat cantik dipasang sebagai bahan bangunan di ruma

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi HP Samsung 4 Jutaan dari Galaxy Series

Ketika sudah terlanjur suka dengan smartphone keluaran Samsung, pasti kamu sudah enggan untuk memak

Lifestyle
Lifestyle 13 Rekomendasi HP 10 Jutaan dengan Fitur Terkini & Canggih

Apakah Pins adalah tipikal user smartphone yang rela membeli produk yang memiliki kualitas bagus me

Lifestyle
Lifestyle 15 Rekomendasi HP 4 Jutaan yang Terjangkau & Punya Performa Gahar

Bagi sebagian besar orang, ada yang memilih smartphone untuk kebutuhan komunikasi. Aplikasi yang di

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia