Perbedaan nasionalisme barat dan nasionalisme timur

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ December 28, 2021 ∙ 2 menit membaca

Pada abad ke-19, pelbagai pemikiran tentang kehidupan umat manusia lahir di Eropa. Pemikiran tersebut begitu mendalam pengaruhnya sehingga berubah menjadi kekuatan moral yang mendorong dan menggugah kesadaran manusia untuk merealisasikan nilai-nilai asasi kemanusiaan khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan hidup. Pemikiran-pemikiran itu salah satunya adalah Nasionalisme.

Paham nasionalisme berasal dari Eropa Barat, lalu menyebar ke seluruh Eropa pada abad ke-19 dan pada abad ke-20 tersebar ke seluruh dunia. Paham ini menjadi paham yang penting dalam mendasari pergerakan kemerdekaan khususnya di Asia dan Afrika.

Hans Khon menyatakan bahwa nasionalisme adalah suatu paham yang menempatkan kesetiaan tertinggi individu harus diserahkan kepada negara dan bangsa. Paham ini merupakan suatu kekuatan yang menentukan dalam sejarah modern.

Lothrop Stoddard mengatakan bahwa nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang hidup dalam hati rakyat yang berkumpul menjadi satu bangsa. Bangsa menurut Ernest Renan adalah sekelompok manusia yang berkeinginan untuk hidup bersatu.

Hans Khon
Hans Khon

Pendapat tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia tentang paham nasionalisme

Prinsip-prinsip nasionalisme juga dianut oleh kaum pergerakan nasional Indonesia setelah disesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia yang heterogen. Berdasarkan pertimbangan heterogenitas itu, Indische Partij partai politik yang didirikan tahun 1912, mengembangkan paham Indische Nationalisme (Nasionalisme Hindia).

Pengembangan paham tersebut bertujuan mempersatukan penduduk bumiputra, keturunan Belanda (Indo), Arab dan Cina, yang mengakui Hindia sebagai tanah airnya.

Ir. Soekarno, sebagai salah seorang pendiri Partai Nasional Indonesia (PNI) melihat perbedaan yang tajam antara nasionalisme Barat dan nasionalisme Timur.

Menurut Beliau nasionalisme timur bukan tiruan nasionalisme barat, dan bukan nasionalisme yang bersifat chauvinisme, akan tetapi lebih luas, yaitu memberi tempat kecintaan terhadap bangsa lain, bukan harus saling menyerang demi keuntungan sendiri.

Senada dengan Soekarno, Moh. Hatta menyatakan bahwa nasionalisme Indonesia tidak membendi bangsa lain, tetapi harus menjalin persaudaraan. Hal itu dapat tercapai jika bangsa itu telah menjadi bangsa yang merdeka.

Setelah Perang Dunia I, nasionalisme merupakan persoalan upaya menentukan nasib sendiri dari suatu bangsa sebagai akibat dari meningkatnya paham fasisme dan sosialisme.

Baca juga: Munculnya pola Utara Selatan

Sesudah Perang Dunia II, nasionalisme ditandai dengan munculnya revolusi kemerdekaan dalam bentuk perlawanan terhadap imperialisme dan kolonialisme di Amerika Latin, Asia dan Afrika.

Kemampuan untuk memahami nasionalisme dapat terlihat dari simbol-simbol seperti bendera dan lagu kebangsaan. Nasionalisme dapat merangsang individu kuat daripada ideologi apapun.

Nasionalisme di Indonesia sangat dirasakan pengaruhnya pada saat perang kemerdekaan dalam rangka merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Lifestyle
Lifestyle 35 Ucapan Hari Kartini Inspiratif Penuh Makna

Habis gelap terbitlah terang, ungkapan yang dicetuskan oleh Ibu Kartini. Seorang pahlawan bagi pere

Finansial
Finansial Apa itu Price Action dalam Trading? Ini Penjelasannya!

Mengingat trading termasuk instrumen yang memiliki high risk, maka diperlukan strategi dan analisa

Finansial
Finansial 7 Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham, Wajib Tahu!

Dalam berinvestasi saham selalu ada risiko yang mengikuti. Hal ini dikarenakan saham termasuk jenis

Finansial
Finansial 5 Cara Mendapatkan Uang 100 Juta Pertama di Usia 25 Tahun

#WaktunyaBeliRumah -Memiliki aset berupa tabungan atau barang bernilai ratusan juta di usia muda pa

Finansial
Finansial Mengenal Apa itu Metaverse Crypto serta Resiko yang Ada di Dalamnya

Metaverse crypto adalah cara pembayaran di ruang virtual yang diciptakan untuk versi digital dari b

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia